Pemerintahan

Wawali Aliyah Terima Audiensi ASITA Sulsel, Bahas Persiapan Rakernas II Industri Perjalanan Wisata

×

Wawali Aliyah Terima Audiensi ASITA Sulsel, Bahas Persiapan Rakernas II Industri Perjalanan Wisata

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Sulawesi Selatan untuk membahas kesiapan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II organisasi tersebut.

MAKASSAR, 06 Maret 2026 (Dotnews) — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Sulawesi Selatan untuk membahas kesiapan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II organisasi tersebut.

Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Wakil Wali Kota di Balai Kota Makassar, Jumat (6/3/2026).

Audiensi ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus forum koordinasi antara Pemerintah Kota Makassar dan DPD ASITA Sulawesi Selatan terkait rencana pelaksanaan Rakernas II yang akan mempertemukan pelaku industri perjalanan wisata dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Aliyah didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin. Sementara dari pihak ASITA hadir Ketua ASITA Sulawesi Selatan Didi L. Manaba, Wakil Ketua Hakam Sanusi, Sekretaris Ratu Noorita, Koordinator Lintang ASITA Sulawesi Selatan Bambang Haryanto, serta Sekretaris Eksekutif Neni.

Ketua ASITA Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa Rakernas II ASITA merupakan agenda strategis organisasi untuk memperkuat koordinasi nasional sekaligus merumuskan berbagai langkah pengembangan industri perjalanan wisata di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Aliyah Mustika Ilham menilai kegiatan Rakernas dapat menjadi momentum penting untuk mempromosikan potensi pariwisata Makassar sekaligus memperluas jejaring industri pariwisata di tingkat nasional.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung berbagai kegiatan yang mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Menurutnya, kehadiran para pelaku industri perjalanan wisata dari berbagai daerah akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu destinasi unggulan di kawasan timur Indonesia.