Pemerintahan

Pemkot Makassar Jajaki Kerja Sama dengan Putera Sampoerna Foundation untuk Tingkatkan Kompetensi Guru

×

Pemkot Makassar Jajaki Kerja Sama dengan Putera Sampoerna Foundation untuk Tingkatkan Kompetensi Guru

Sebarkan artikel ini
Pemkot Makassar Jajaki Kerja Sama dengan Putera Sampoerna Foundation untuk Tingkatkan Kompetensi Guru.

MAKASSAR, 10 Maret 2026 (Dotnews) — Pemerintah Kota Makassar membuka peluang kolaborasi dengan Putera Sampoerna Foundation untuk memperkuat kompetensi guru melalui program pelatihan yang lebih terarah dan terukur.

Rencana kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan antara Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan jajaran Putera Sampoerna Foundation di Balai Kota Makassar, Senin (9/3/2026).

Senior Director Putera Sampoerna Foundation, Elan Merdy, menyampaikan bahwa pihaknya berencana mendukung penguatan sistem pendidikan di Kota Makassar, khususnya pada jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Menurut Elan, pihaknya telah melakukan pemetaan awal terhadap sejumlah SD dan SMP di Makassar. Hasilnya menunjukkan sebagian guru masih berada pada tahap penguasaan teori dan belum sepenuhnya mampu mengimplementasikan metode pembelajaran secara efektif di kelas.

“Kami melihat sebagian guru sebenarnya sudah sering mengikuti pelatihan. Namun mereka masih belum mengetahui bagaimana menerapkan metode tersebut secara langsung di kelas,” ujar Elan.

Ia menilai setiap sekolah memiliki tantangan yang berbeda, baik dari sisi karakter siswa maupun lingkungan belajar. Karena itu, program peningkatan kapasitas guru perlu dirancang lebih spesifik dan berfokus pada praktik pembelajaran.

Sebagai tahap awal, Putera Sampoerna Foundation menawarkan program intervensi selama satu tahun yang akan melibatkan sekitar 50 guru dari lima SD dan lima SMP di Makassar.

“Program ini bertujuan meningkatkan praktik mengajar di kelas sehingga dapat berdampak langsung pada peningkatan motivasi dan kualitas belajar siswa,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari peningkatan kompetensi guru.

“Tidak mungkin anak-anak bisa menjadi pintar jika gurunya tidak memiliki kompetensi yang baik,” ujar Munafri.

Munafri mengatakan Pemerintah Kota Makassar saat ini tengah mencari pendekatan yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas guru secara berkelanjutan, tidak hanya melalui pelatihan, tetapi juga dengan sistem pengukuran yang jelas terhadap perkembangan kompetensi mereka.

Menurutnya, selama ini banyak guru mengikuti pelatihan, namun dampaknya terhadap kualitas pembelajaran belum terukur secara jelas.

“Kita membutuhkan alat ukur untuk melihat progres guru. Selama ini mereka mengikuti pelatihan, tetapi kita tidak mengetahui secara pasti hasilnya seperti apa. Ini yang harus kita bangun bersama,” jelasnya.

Munafri juga menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran bahwa profesi guru adalah panggilan mulia yang memiliki peran besar dalam mencerdaskan generasi bangsa.

“Guru di Makassar harus sadar bahwa mereka memiliki peran besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Makassar dan Putera Sampoerna Foundation sepakat melanjutkan pembahasan teknis setelah Idulfitri. Pertemuan lanjutan akan dikemas dalam workshop selama dua hari untuk merumuskan konsep pengembangan guru yang lebih terstruktur.

Workshop tersebut juga akan membahas penyusunan roadmap peningkatan kompetensi guru dalam beberapa tahun ke depan.

“Kami berharap kerja sama ini dapat menghasilkan model pengembangan guru yang terukur dan berkelanjutan sehingga kualitas pendidikan di Kota Makassar dapat meningkat secara signifikan,” pungkas Munafri.