GOWA, 30 Maret 2026 (Dotnews) — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menghadiri upacara pembukaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kepala desa se-Sulawesi Selatan.
Kegiatan tersebut digelar di Rindam XIV/Hasanuddin, Desa Mata Allo, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Senin (30/3/2026). Aliyah hadir didampingi Kepala Kesbangpol Kota Makassar, Fathur Rahim.
Upacara pembukaan turut dihadiri Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan RI Gabriel Lema, serta Kepala Pusat Komponen Cadangan Kementerian Pertahanan RI Hengki Yuda. Hadir pula unsur Forkopimda serta kepala daerah dan kepala desa se-Sulsel.
Program Latsarmil Komcad ini merupakan bagian dari upaya penguatan bela negara, peningkatan wawasan kebangsaan, serta pembentukan karakter disiplin dan tangguh bagi ASN dan kepala desa.
Aliyah menegaskan, kehadirannya menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap program strategis nasional di bidang pertahanan, khususnya dalam membangun semangat nasionalisme di lingkungan aparatur pemerintahan.
“Kegiatan ini bukan hanya meningkatkan kapasitas dan kedisiplinan, tetapi juga menanamkan semangat bela negara, loyalitas, serta tanggung jawab kebangsaan bagi ASN dan kepala desa,” ujarnya.
Ia menambahkan, ASN sebagai pelayan masyarakat harus memiliki komitmen kuat terhadap tugas, sekaligus menjunjung tinggi nilai persatuan dan keutuhan bangsa.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir aparatur yang tidak hanya profesional, tetapi juga tangguh dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan,” katanya.
Menurut Aliyah, pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan menjadi elemen penting dalam mewujudkan aparatur yang berintegritas dan siap mengabdi.
Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, mendukung penuh program penguatan bela negara karena dinilai strategis dalam membentuk karakter ASN yang disiplin, berjiwa nasionalisme, dan memiliki loyalitas tinggi terhadap negara.
Ia pun berharap seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan serius agar nilai kedisiplinan, kepemimpinan, kebersamaan, dan cinta tanah air dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.






