Mantan Bos PSM itu berharap relasi tim bertanding terjalin sejak usia muda dapat memberi dampak baik bagi masa depan para peserta.
Sehingga yang harus dibangun adalah bagaimana menjaga hubungan, menjaga kekerabatan, kekeluargaan.
“Ini yang kita harapkan supaya relasi ini bisa memberikan efek positif dan dampak yang baik dari kita mulai dari usia dini,” harap Appi.
Kegiatan yang menjadi agenda tahunan Bosowa School ini resmi dibuka dengan penuh semangat dan kehadiran ratusan peserta dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan.
Ketua Panitia SEA Competition 2025, Hanamayasa Munafri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kompetisi tahun ini kembali menegaskan misi besar penyelenggara dalam mengembangkan potensi pelajar secara menyeluruh.
Ia mengatakan bahwa SEA Competition bukan sekadar festival kompetisi, melainkan wadah untuk memupuk keunggulan yang seimbang.
“Kompetisi SEA 2025 mencerminkan komitmen kami untuk memupuk keunggulan yang seimbang, di mana kekuatan fisik dan keterampilan cerdas, ekspresi kreatif, dan pertumbuhan spiritual semua bersatu dalam kesatuan yang sempurna,” ujarnya.
Untuk tahun 2025, panitia menghadirkan empat cabang kompetisi utama, yakni Futsal, Spelling Bee (Mengeja), Menggambar, dan Tahfidz Quran.
Hanamayasa menyebutkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi dan menjadi salah satu pencapaian besar penyelenggaraan tahun ini.
“Tahun ini, kami dengan senang hati berbagi bahwa acara ini telah berhasil mengumpulkan hampir 500 peserta antusias dari 50 sekolah berbeda di seluruh Sulawesi Selatan,” tuturnya.
“Sungguh pencapaian yang luar biasa dan momen yang membanggakan bagi kita semua,” lanjutnya
Pada tahun ini, SEA Competition menghadirkan nuansa baru yang menjadi kebanggaan tersendiri bagi peserta, yaitu piala bergilir bergengsi dari Wali Kota Makassar yang akan diberikan kepada juara kompetisi futsal.
“Piala bergilir ini tidak hanya berfungsi sebagai simbol kemenangan, tetapi juga motivasi bagi semua tim untuk memberikan yang terbaik dalam sportivitas dan integritas,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Hanamayasa mengajak seluruh peserta menjadikan kompetisi ini sebagai ruang tumbuh, ruang berproses, dan pengalaman yang tak terlupakan.
“Mari kita mulai Kompetisi tahun ini dengan semangat tinggi, persatuan. Semoga empat hari ini diisi dengan pengalaman yang tak terlupakan, inspiratif, pencapaian, serta persahabatan yang bermakna,” pungkasnya.






