Pemerintahan

Booth Dekranasda Makassar Jadi Magnet di INACRAFT 2026, Produk Bugis-Makassar Dilirik Pasar Global

×

Booth Dekranasda Makassar Jadi Magnet di INACRAFT 2026, Produk Bugis-Makassar Dilirik Pasar Global

Sebarkan artikel ini
Booth Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar tampil menonjol dan menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung pada ajang Indonesia International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, 4–8 Februari 2026.

JAKARTA, 07 Februari 2026 (Dotnews) — Booth Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar tampil menonjol dan menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung pada ajang Indonesia International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, 4–8 Februari 2026.

Sejak hari pertama pameran, booth Dekranasda Makassar yang berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan Kota Makassar tak pernah sepi pengunjung. Produk-produk kriya khas Bugis-Makassar, yang memadukan kekuatan budaya lokal dengan sentuhan inovasi modern, menarik minat pembeli domestik hingga mancanegara.

Tingginya antusiasme pengunjung terlihat dari intensitas interaksi di dalam booth, mulai dari eksplorasi produk, dialog langsung dengan perajin, hingga transaksi pembelian. Sejumlah pengunjung mengapresiasi kualitas produk serta identitas budaya kuat yang menjadi ciri khas kerajinan Makassar.

Perhatian terhadap booth Makassar juga datang dari kalangan tokoh nasional. Ketua TP PKK DKI Jakarta, Endang Nugrahani Pramono, menyempatkan diri mengunjungi booth dan memberikan apresiasi atas konsep tampilan serta mutu produk yang dinilai mampu bersaing di level nasional dan internasional.

Selain itu, para Ketua TP PKK dari berbagai daerah di Indonesia turut berdatangan dan menunjukkan ketertarikan terhadap produk unggulan Makassar, membuka peluang kolaborasi antardaerah.

Pengurus Dekranasda Kota Makassar, Yuliana Nur Alam, menyebut keikutsertaan dalam INACRAFT 2026 menjadi langkah strategis untuk memperluas promosi perajin lokal ke pasar yang lebih kompetitif.

“INACRAFT adalah etalase nasional dan internasional. Ini momentum penting agar karya perajin Makassar semakin dikenal luas dan mendapat akses pasar yang lebih besar,” ujar Yuliana.

Menurutnya, respons positif pengunjung menjadi indikator kuat bahwa produk kerajinan Makassar memiliki daya saing tinggi dan potensi besar untuk dikembangkan, termasuk menembus pasar ekspor.

“Produk Bugis-Makassar punya keunikan yang tidak kalah dengan daerah lain. Tantangannya kini bagaimana mendorong kontinuitas produksi dan perluasan jejaring pemasaran,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, bersama jajaran pengurus menghadiri pembukaan resmi INACRAFT 2026 di JCC Senayan, Rabu (4/2/2026).

Pembukaan INACRAFT 2026 dihadiri Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Istri Wakil Presiden sekaligus Ketua Umum Dekranas Silvi Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, serta Ketua Umum ASEPHI Muchsin Ridjan.

Melalui partisipasi aktif di INACRAFT 2026, Dekranasda Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk mendorong perajin lokal naik kelas, memperkuat ekonomi kreatif daerah, sekaligus menjaga keberlanjutan nilai budaya Bugis-Makassar di tengah persaingan industri kreatif nasional dan global.