<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kesehatan Arsip - Dot NEWS</title>
	<atom:link href="https://dotnews.co.id/category/kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://dotnews.co.id/category/kesehatan/</link>
	<description>Informatif. Edukatif. Inspiratif</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Mar 2026 09:21:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-Picsart_25-02-07_02-33-09-031-32x32.png</url>
	<title>Kesehatan Arsip - Dot NEWS</title>
	<link>https://dotnews.co.id/category/kesehatan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Aliyah Mustika Ilham Terima Audiensi BPJS Kesehatan, Perkuat Sinergi Layanan JKN</title>
		<link>https://dotnews.co.id/aliyah-mustika-ilham-terima-audiensi-bpjs-kesehatan-perkuat-sinergi-layanan-jkn/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 09:21:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=6267</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 06 Maret 2026 (Dotnews) — Wakil Wali...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/aliyah-mustika-ilham-terima-audiensi-bpjs-kesehatan-perkuat-sinergi-layanan-jkn/">Aliyah Mustika Ilham Terima Audiensi BPJS Kesehatan, Perkuat Sinergi Layanan JKN</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 06 Maret 2026 (Dotnews)</strong> </em>— Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi jajaran BPJS Kesehatan Cabang Makassar di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Balai Kota Makassar, Jumat (6/3/2026).</p>
<p>Pertemuan tersebut menjadi forum silaturahmi sekaligus penguatan koordinasi antara BPJS Kesehatan Cabang Makassar dengan Pemerintah Kota Makassar, termasuk memperkenalkan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Makassar yang baru.</p>
<p>Rombongan dipimpin langsung Kepala Cabang Makassar, Prabowo, didampingi Kepala Bagian Penjaminan Manfaat Roy Yusuf Anwar serta Kepala Bagian Kepesertaan Yunita Andriani.</p>
<p>Audiensi tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin.</p>
<p>Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis terkait penguatan pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Makassar, termasuk peningkatan koordinasi dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.</p>
<p>Aliyah Mustika Ilham menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan untuk memastikan akses layanan kesehatan yang optimal bagi warga.</p>
<p>Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memperluas cakupan perlindungan kesehatan masyarakat di Kota Makassar.</p>
<p>Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, sekaligus menjadi momentum memperkuat kerja sama dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat Makassar.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/aliyah-mustika-ilham-terima-audiensi-bpjs-kesehatan-perkuat-sinergi-layanan-jkn/">Aliyah Mustika Ilham Terima Audiensi BPJS Kesehatan, Perkuat Sinergi Layanan JKN</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akper Mappaoudang Resmi Bertransformasi Jadi STIKES Bhayangkara Makassar</title>
		<link>https://dotnews.co.id/akper-mappaoudang-resmi-bertransformasi-jadi-stikes-bhayangkara-makassar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 08:06:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[lldikti wilayah ix]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[stikes bhayangkara makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5661</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 15 Januari 2026 (Dotnews) – Akademi Keperawatan...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/akper-mappaoudang-resmi-bertransformasi-jadi-stikes-bhayangkara-makassar/">Akper Mappaoudang Resmi Bertransformasi Jadi STIKES Bhayangkara Makassar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 15 Januari 2026 (Dotnews)</strong></em> – Akademi Keperawatan (Akper) Mappaoudang Makassar resmi bertransformasi menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhayangkara Makassar atau disingkat STIKBHARA. Perubahan status tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 1125/E/B/2025 tentang perubahan bentuk perguruan tinggi.</p>
<p>Penyerahan Surat Keputusan dilakukan langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Drs. H. Andi Lukman, M.Si, kepada Ketua Yayasan Bhata Utama Bhayangkara Makassar, Kombes Pol dr. Bambang Triambodo, Sp.B., FINACS, didampingi Ketua STIKES Bhayangkara Makassar Kompol Dardin, S.Kep., Ns., M.Kep, serta jajaran pejabat utama RS Bhayangkara Makassar, dosen, dan staf civitas akademika.</p>
<p>Prosesi penyerahan dan penandatanganan berita acara berlangsung di Aula Tibrata RS Bhayangkara Makassar, Jalan Letjen Pol Andi Mappaoudang, Rabu (14/1/2026).</p>
<p>Ketua Yayasan Bhata Utama Bhayangkara Makassar, Kombes Pol dr. Bambang Triambodo, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh civitas akademika atas kerja keras dan komitmen yang telah mengantarkan perubahan status institusi tersebut.</p>
<p>“Perubahan ini adalah buah dari semangat, dedikasi, dan kerja keras seluruh pihak. Semoga STIKES Bhayangkara Makassar semakin maju dan berkontribusi besar dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Andi Lukman, menyebut perubahan status ini sebagai momentum penting untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi kesehatan di Sulawesi Selatan.</p>
<p>“Perubahan dari Akper menjadi STIKES harus menjadi pemicu semangat bagi dosen dan seluruh civitas akademika untuk terus berkembang. LLDIKTI Wilayah IX akan terus mendoakan, memfasilitasi, dan melakukan akselerasi agar STIKES Bhayangkara Makassar semakin maju,” ungkapnya.</p>
<p>Ia menilai, dengan disiplin dan sistem pendidikan yang diterapkan, STIKES Bhayangkara Makassar memiliki potensi besar melahirkan lulusan tenaga kesehatan yang siap kerja dan mampu bersaing di era saat ini.</p>
<p>Dalam Surat Keputusan perubahan bentuk tersebut, STIKES Bhayangkara Makassar juga memperkenalkan dua program studi, yakni Program Sarjana (S1) Administrasi Rumah Sakit (ARS) serta Program Diploma III Keperawatan.</p>
<p>Ketua STIKES Bhayangkara Makassar, Kompol Dardin, S.Kep., Ns., M.Kep, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia berharap, transformasi ini mampu melahirkan lulusan unggul, baik secara akademik maupun non-akademik.</p>
<p>“STIKES Bhayangkara Makassar berkomitmen memperkuat layanan pendidikan kesehatan, khususnya di Sulawesi Selatan, sesuai motto kami: Disiplin, Terampil, dan Berdaya Saing,” kata Dardin.</p>
<p>Ia menambahkan, STIKES Bhayangkara Makassar mengedepankan pengembangan keperawatan forensik serta keperawatan yang terampil dan siap kerja di dunia kesehatan. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja keras civitas akademika dengan dukungan penuh dari Ketua Yayasan, LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, orang tua mahasiswa, serta masyarakat.</p>
<p>Pada kesempatan tersebut, Dardin juga menginformasikan bahwa STIKES Bhayangkara Makassar telah membuka pendaftaran mahasiswa baru Tahun Akademik 2026 melalui laman resmi dan media sosial STIKES Bhayangkara Makassar.</p>
<p>“Ini menjadi awal baru bagi kami untuk terus berkontribusi dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional dan berdaya saing,” tutupnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/akper-mappaoudang-resmi-bertransformasi-jadi-stikes-bhayangkara-makassar/">Akper Mappaoudang Resmi Bertransformasi Jadi STIKES Bhayangkara Makassar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Makassar Benahi RSUD Daya, Pelayanan Kesehatan Kini Sigap dan Berpihak pada Kemanusiaan</title>
		<link>https://dotnews.co.id/pemkot-makassar-benahi-rsud-daya-pelayanan-kesehatan-kini-sigap-dan-berpihak-pada-kemanusiaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 12:30:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5235</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 16 Desember 2025 (Dotnews) &#8211; Pemerintah Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/pemkot-makassar-benahi-rsud-daya-pelayanan-kesehatan-kini-sigap-dan-berpihak-pada-kemanusiaan/">Pemkot Makassar Benahi RSUD Daya, Pelayanan Kesehatan Kini Sigap dan Berpihak pada Kemanusiaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 16 Desember 2025 (Dotnews)</strong></em> &#8211; Pemerintah Kota Makassar, terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan publik, diwujudkan secara nyata melalui pembenahan dan penguatan fasilitas layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar.</p>
<p>Pelayanan kesehatan bukan sekadar soal prosedur, tetapi tentang kecepatan menyelamatkan nyawa dan keberpihakan pada kemanusiaan. Prinsip inilah yang kini menjadi roh perubahan layanan kesehatan di Kota Makassar.</p>
<p>Di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan kesehatan publik yang tidak lagi sibuk urusan administratif, melainkan sigap, responsif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.</p>
<p>Arah kebijakan tersebut mulai dirasakan langsung oleh masyarakat melalui transformasi layanan di RSUD Daya Makassar. Sejak dilantik pada 9 September lalu, manajemen baru yang dipimpin Direktur dr. A. Any Muliany M., bergerak cepat melakukan pembenahan.</p>
<p>Selaku Direktur RSUD Daya Makassar, dr. A. Any Muliany M, menegaskan bahwa seluruh langkah perbaikan yang dilakukan pihak rumah sakit diarahkan pada satu tujuan utama, yakni memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan bermartabat bagi masyarakat Kota Makassar.</p>
<p>&#8220;Semua langkah ini kami arahkan untuk satu tujuan utama, yaitu memberikan pelayanan terbaik dan bermartabat bagi masyarakat Makassar,&#8221; ujar dr. Any Muliany, Selasa (16/12/2025).</p>
<p>Perubahan dilakukan secara progresif, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan, penguatan etika humanis tenaga kesehatan, hingga pembaruan fasilitas dan alat medis yang mengikuti standar layanan kesehatan modern.</p>
<p>Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, RSUD Daya Makassar kini menghadirkan sejumlah layanan dan alat medis terbaru yang menunjang pelayanan kesehatan modern dan komprehensif.</p>
<p>&#8220;Salah satunya adalah PSG (Polysomnography), alat diagnostik yang digunakan untuk pemeriksaan gangguan saraf serta Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT),&#8221; jelasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/pemkot-makassar-benahi-rsud-daya-pelayanan-kesehatan-kini-sigap-dan-berpihak-pada-kemanusiaan/">Pemkot Makassar Benahi RSUD Daya, Pelayanan Kesehatan Kini Sigap dan Berpihak pada Kemanusiaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Munafri Lakukan Sidak di Sejumlah Pusat Layanan Kecamatan Tamalate</title>
		<link>https://dotnews.co.id/wali-kota-munafri-lakukan-sidak-di-sejumlah-pusat-layanan-kecamatan-tamalate/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2025 06:07:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[dinas kesehatan kota makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[wali kota makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=1883</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 27 Mei 2025 (Dotnews) — Dalam rangka...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/wali-kota-munafri-lakukan-sidak-di-sejumlah-pusat-layanan-kecamatan-tamalate/">Wali Kota Munafri Lakukan Sidak di Sejumlah Pusat Layanan Kecamatan Tamalate</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MAKASSAR, 27 Mei 2025 (Dotnews) — Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pusat layanan masyarakat, termasuk Kantor Camat, Puskesmas, dan Sekolah Dasar di wilayah Kecamatan Tamalate, Kelurahan Barombong dan sekitarnya, Selasa (27/5/2025).</p>
<p>&#8220;Pagi ini, saya melakukan sidak di mulai dari Kantor Camat Tamalate, kemudian berlanjut ke Kantor Lurah Barombong dan Kantor Lurah Sambung Jawa. Selain itu, tim juga menyambangi Puskesmas Barombong dan SDN Barombong,&#8221; jelas Appi.</p>
<p>Kegiatan ini dilakukan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik dan sesuai standar operasional.</p>
<p>Munafri mengatakan bahwa sidak ini bertujuan untuk melihat langsung kinerja pegawai serta mengevaluasi sarana dan prasarana pelayanan publik.</p>
<p>&#8220;Kita ingin memastikan semua perangkat pelayanan publik benar-benar hadir melayani masyarakat secara optimal. Ini bagian dari komitmen kami meningkatkan kualitas pelayanan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dari hasil sidak, ditemukan beberapa catatan yang akan segera ditindaklanjuti, seperti perbaikan fasilitas dan peningkatan kedisiplinan aparatur sipil negara.</p>
<p>Dalam kunjungan tersebut, Appi menyoroti kondisi fasilitas yang masih membutuhkan perhatian khusus.</p>
<p>&#8220;Kami melihat langsung fasilitas di kantor camat, puskesmas, hingga SD di sekitar sini. Memang fasilitasnya perlu perhatian ekstra sehingga harus segera dibenahi,&#8221; tegasnya usai sidak.</p>
<p>Sidak ini merupakan bagian dari upaya evaluasi rutin sekaligus bentuk komitmen pemerintah Kota Makassar, dalam membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan yang diberikan.</p>
<p>Selain kondisi fisik, perhatian juga tertuju pada kebersihan dan tampilan kantor pelayanan publik yang dinilai belum optimal. Tampilan kantor kurang bersih.</p>
<p>&#8220;Ini harus butuh effort ekstra agar bisa memperlihatkan bahwa pelayanan pemerintah itu harus berada di tempat yang bersih, sehat, dan nyaman bagi semua,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Munafri juga menekankan pentingnya pelayanan yang ramah, cepat, dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat. Pelayanan yang ramah dan cepat merespons keinginan masyarakat adalah hal yang wajib.</p>
<p>&#8220;Tentu pelayanan ke masyarakat penting, menjadi tugas kita ke depan untuk terus memperbaiki sistem layanan publik agar makin responsif dan profesional,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/wali-kota-munafri-lakukan-sidak-di-sejumlah-pusat-layanan-kecamatan-tamalate/">Wali Kota Munafri Lakukan Sidak di Sejumlah Pusat Layanan Kecamatan Tamalate</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Makassar, Sukses Menggelar Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit</title>
		<link>https://dotnews.co.id/rumah-sakit-umum-pusat-rsup-makassar-sukses-menggelar-operasi-bibir-sumbing-dan-langit-langit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2025 04:39:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkes RI]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=1492</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 19 April 2025 (Dotnews) &#8211; Rumah Sakit...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/rumah-sakit-umum-pusat-rsup-makassar-sukses-menggelar-operasi-bibir-sumbing-dan-langit-langit/">Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Makassar, Sukses Menggelar Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MAKASSAR, 19 April 2025 (Dotnews) &#8211; Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Makassar, menggelar Bakti Sosial (Baksos) bagi puluhan anak-anak yang menjadi peserta Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit.</p>
<p>Kegiatan berlangsung di Lantai 4, Gedung RSUP Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, Kawasan CPI, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Pada Sabtu (19/4/2025) Kemarin.</p>
<p>dihari pertama bakti sosial ini, ada sekitar 10 orang anak yang menjadi sasaran operasi.</p>
<p>Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUP Makassar, dr Andi Saguni mengatakan bakti sosial ini baru pertama kali dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Makassar.</p>
<figure id="attachment_1493" aria-describedby="caption-attachment-1493" style="width: 2560px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-1493" src="https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-21-at-09.07.28_f7a6c5f0-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1920" srcset="https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-21-at-09.07.28_f7a6c5f0-scaled.jpg 2560w, https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-21-at-09.07.28_f7a6c5f0-1536x1152.jpg 1536w, https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/04/WhatsApp-Image-2025-04-21-at-09.07.28_f7a6c5f0-2048x1536.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-1493" class="wp-caption-text">foto bersama seluruh tim medis yang terlibat dalam bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Makassar.</figcaption></figure>
<p>&#8220;ini baru pertama kali kita laksanakan bakti sosial di rumah sakit dan sudah disambut antusias oleh masyarakat Kota Makassar,&#8221; kata dr Andi Saguni, selaku Plt Dirut RSUP Makassar.</p>
<p>Lebih lanjut Andi Saguni menambahkan, melihat antusias masyarakat pihaknya pun akan rutin menggelar hal serupa.</p>
<p>&#8220;kedepannya kita akan membuat bakti sosial lagi, mengingat kegiatan ini dianggap sangat bermanfaat bagi masyarakat, utamanya anak-anak yang membutuhkan operasi bibir sumbing dan langit-langit,&#8221; lanjut Andi Saguni.</p>
<p>Seperti diketahui, Operasi Baksos Bibir sumbing RSUP Makassar dilakukan oleh tim bedah Plastik yang dipimpin oleh dr. Nikita, Sp.BP-RE dan didukung tim lengkap mulai dari dokter bedah plastik, dokter anestesi, dokter anak, perawat dan seluruh tenaga kesehatan dan Non kesehatan yang terkait.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/rumah-sakit-umum-pusat-rsup-makassar-sukses-menggelar-operasi-bibir-sumbing-dan-langit-langit/">Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Makassar, Sukses Menggelar Operasi Bibir Sumbing dan Langit-langit</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kembalikan Kebugaran Pasca Libur Lebaran, Kabag Ops Brimob Polda Sulsel Pimpin Gowes Bersama</title>
		<link>https://dotnews.co.id/kembalikan-kebugaran-pasca-libur-lebaran-kabag-ops-brimob-polda-sulsel-pimpin-gowes-bersama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Apr 2025 15:17:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bagops Satbrimob polda sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Brimob Polda Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sulsel]]></category>
		<category><![CDATA[Satbrimob polda sulsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=1463</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 8 April 2025 (Dotnews) — Kepala Bagian...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/kembalikan-kebugaran-pasca-libur-lebaran-kabag-ops-brimob-polda-sulsel-pimpin-gowes-bersama/">Kembalikan Kebugaran Pasca Libur Lebaran, Kabag Ops Brimob Polda Sulsel Pimpin Gowes Bersama</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MAKASSAR, 8 April 2025 (Dotnews) — Kepala Bagian Operasi ( Kabag Ops) Sat Brimob Polda Sulsel, AKBP Nur Ichsan, memimpin Gowes bersama di Kawasan Center Point Of Indonesia (CPI) Makassar, Selasa (8/4/2025) pagi.</p>
<p>Gowes dilakukan untuk menjaga kebugaran dan stamina personil, pasca libur lebaran idul fitri 1446 Hijriah. Terlebih untuk memulai aktifitas seperti sediakala, dibutuhkan fisik serta prima.</p>
<figure id="attachment_1465" aria-describedby="caption-attachment-1465" style="width: 900px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-1465" src="https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250408-WA0051-1.jpg" alt="" width="900" height="1600" srcset="https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250408-WA0051-1.jpg 900w, https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250408-WA0051-1-864x1536.jpg 864w" sizes="(max-width: 900px) 100vw, 900px" /><figcaption id="caption-attachment-1465" class="wp-caption-text">Gowes bersama di Kawasan Center Point Of Indonesia ( CPI ).</figcaption></figure>
<p>Kabag Ops Satbrimob Polda Sulsel, AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si., mengatakan hari pertama masuk kantor setelah libur Lebaran, sejumlah personil Bagian Operasi (Bagops) melaksanakan giat bersepeda santai atau gowes bersama.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, pagi tadi Kami (personel Sat Brimob Polda Sulsel) melaksanakan Gowes bersama,&#8221; kata AKBP Nur Ichsan, Selasa.</p>
<p>Lebih Lanjut, Nur Ichsan menambahkan melalui gowes bersama ini ada banyak manfaat yang bisa dirasakan.</p>
<p>&#8220;Pertama, bisa memupuk kebersamaan dan kedua sekaligus membina fisik setelah satu bulan melaksanakan ibadah puasa,&#8221; tutur mantan Danyon C Pelopor ini.</p>
<p>Kabag Ops bergelar Magister Sains ini mengatakan, gowes baik untuk kesehatan, karena membakar kalori. Bikin tubuh keluar keringat.</p>
<p>“Tetapi sensasinya lebih dari itu. Gowes bikin bahagia dan ada kesenangan tersendiri. Dengan gowes memberikan manfaat kepada fisik, mental, dan emosional, sehingga bisa membantu dalam menunjang pekerjaan,” ungkap AKBP Nur Ichsan.</p>
<p>Sebagai personel Polri, kata AKBP Nur Ichsan tentu harus menjaga kondisi tubuh agar tetap fit.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/kembalikan-kebugaran-pasca-libur-lebaran-kabag-ops-brimob-polda-sulsel-pimpin-gowes-bersama/">Kembalikan Kebugaran Pasca Libur Lebaran, Kabag Ops Brimob Polda Sulsel Pimpin Gowes Bersama</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Swiss-Belinn Panakkukang Makassar Gelar Kegiatan CSR Donor Darah, Kumpulkan 153 Kantong Darah</title>
		<link>https://dotnews.co.id/swiss-belinn-panakkukang-makassar-gelar-kegiatan-csr-donor-darah-kumpulkan-153-kantong-darah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Feb 2025 09:57:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[donor darah]]></category>
		<category><![CDATA[Swiss-Belinn Panakkukang Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=1279</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 27 Februari 2025 (Dotnews) – Swiss-Belinn Panakkukang...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/swiss-belinn-panakkukang-makassar-gelar-kegiatan-csr-donor-darah-kumpulkan-153-kantong-darah/">Swiss-Belinn Panakkukang Makassar Gelar Kegiatan CSR Donor Darah, Kumpulkan 153 Kantong Darah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MAKASSAR, 27 Februari 2025 (Dotnews) – Swiss-Belinn Panakkukang Makassar kembali menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa donor darah yang berlangsung dengan sukses. Dalam kegiatan ini, sebanyak 153 kantong darah berhasil dikumpulkan, meskipun terdapat 47 kantong yang tidak lolos uji kelayakan.</p>
<p>Kegiatan donor darah ini merupakan agenda rutin yang diadakan setiap 2-3 bulan sekali oleh Swiss-Belinn Panakkukang Makassar, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan darah di wilayah Sulawesi Selatan. Acara ini terselenggara berkat kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Selatan serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Pemadam Kebakaran, dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Provinsi Sulawesi Selatan.</p>
<figure id="attachment_1282" aria-describedby="caption-attachment-1282" style="width: 1920px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-1282" src="https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/WhatsApp-Image-2025-02-27-at-16.22.25_59f55624-scaled.jpg" alt="" width="1920" height="2560" srcset="https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/WhatsApp-Image-2025-02-27-at-16.22.25_59f55624-scaled.jpg 1920w, https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/WhatsApp-Image-2025-02-27-at-16.22.25_59f55624-1152x1536.jpg 1152w, https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/WhatsApp-Image-2025-02-27-at-16.22.25_59f55624-1536x2048.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /><figcaption id="caption-attachment-1282" class="wp-caption-text">foto ist.</figcaption></figure>
<p>General Manager Swiss-Belinn Panakkukang Makassar, Roheman, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme dan partisipasi aktif dari para pendonor.</p>
<p>“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan donor darah ini. Partisipasi dari masyarakat, instansi pemerintahan, dan mitra kami sangat berarti dalam membantu ketersediaan stok darah di PMI. Kami berharap kegiatan ini dapat terus memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.</p>
<p>Selain sebagai wujud kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai aksi kemanusiaan yang dapat menyelamatkan banyak nyawa.</p>
<p>Swiss-Belinn Panakkukang Makassar berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan diadakannya kegiatan donor darah secara berkala, diharapkan semakin banyak orang yang terdorong untuk berpartisipasi dan ikut serta dalam membantu sesama.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/swiss-belinn-panakkukang-makassar-gelar-kegiatan-csr-donor-darah-kumpulkan-153-kantong-darah/">Swiss-Belinn Panakkukang Makassar Gelar Kegiatan CSR Donor Darah, Kumpulkan 153 Kantong Darah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengukuhan Spesialis Mata JEC Orbita Makassar sebagai Guru Besar Universitas Hasanuddin</title>
		<link>https://dotnews.co.id/pengukuhan-spesialis-mata-jec-orbita-makassar-sebagai-guru-besar-universitas-hasanuddin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Feb 2025 06:29:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[pengukuhan Guru Besar Spesialis Mata JEC Orbita Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[pengukuhan guru besar unhas]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. dr. Habibah S. Muhiddin]]></category>
		<category><![CDATA[Sp.M(K)]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas hasanuddin makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=1192</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 18 Februari 2025 (Dotnews) &#8211; Universitas Hasanuddin...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/pengukuhan-spesialis-mata-jec-orbita-makassar-sebagai-guru-besar-universitas-hasanuddin/">Pengukuhan Spesialis Mata JEC Orbita Makassar sebagai Guru Besar Universitas Hasanuddin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MAKASSAR, 18 Februari 2025 (Dotnews) &#8211; Universitas Hasanuddin (Unhas) secara resmi mengukuhkan Prof. Dr. dr. Habibah S. Muhiddin, Sp.M(K) sebagai Guru Besar Fakultas Kedokteran Unhas dalam bidang Vitreoretina. Penghargaan akademik tertinggi ini diberikan atas kontribusinya dalam pengembangan ilmu retina, khususnya dalam upaya pencegahan kebutaan akibat Diabetik Retinopati, yang masih menjadi salah satu tantangan kesehatan di Indonesia.</p>
<p>Pengukuhan berlangsung pada Rapat Paripurna Senat Terbuka Luar Biasa Universitas Hasanuddin dan dipimpin oleh Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.</p>
<p>Dalam pidato pengukuhannya yang bertajuk &#8220;Upaya Pencegahan Kebutaan Akibat Diabetik Retinopati dalam Menghadapi Bonus Demografi,” kata Prof Habibah.</p>
<p>Lebih lanjut Prof Habibah menekankan pentingnya upaya preventif dan kolaborasi lintas sektor untuk mencegah kebutaan, khususnya pada generasi usia produktif yang menjadi penentu masa depan bangsa.</p>
<figure id="attachment_1194" aria-describedby="caption-attachment-1194" style="width: 1600px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1194" src="https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/WhatsApp-Image-2025-02-18-at-13.14.22_29729bf6.jpg" alt="" width="1600" height="900" srcset="https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/WhatsApp-Image-2025-02-18-at-13.14.22_29729bf6.jpg 1600w, https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/WhatsApp-Image-2025-02-18-at-13.14.22_29729bf6-1536x864.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><figcaption id="caption-attachment-1194" class="wp-caption-text">Prof. Dr. dr. Habibah S. Muhiddin, Sp.M(K) saat berpidato pengukuhan bertajuk &#8220;Upaya Pencegahan Kebutaan Akibat Diabetik Retinopati dalam Menghadapi Bonus Demografi&#8221;.</figcaption></figure>
<p>Saat ini, Prof Habibah merupakan Direktur Utama PT Orbita Medika Indonesia (RS Mata dan Klinik Utama Mata JEC Orbita @ Makassar), anggota PERDAMI Pusat dan PERDAMI Sulawesi Selatan, serta pengajar sekaligus Ketua Program Studi Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Pengukuhan ini menambah deretan dokter spesialis mata dari JEC Eye Hospitals and Clinics yang menjadi guru besar di perguruan tinggi terkemuka Indonesia.</p>
<p>Prof Habibah dalam pidato pengukuhannya menyampaikan, bonus demografi yang diprediksi terjadi di Indonesia pada periode 2020–2030 merupakan peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui produktivitas tenaga kerja. Namun, potensi ini dapat terhambat jika kualitas kesehatan tidak terjaga.</p>
<p>&#8220;Lebih-lebih kesehatan mata, mengingat organ ini sangat vital untuk bekerja dan beraktivitas sehari-hari. Indra penglihatan mampu menangkap 80 persen informasi, dengan sisanya melalui indra pendengaran dan perasa. Salah satu ancaman utama pada kesehatan mata adalah tingginya prevalensi Retinopati Diabetik (RD) sebagai komplikasi serius diabetes melitus yang dapat menyebabkan kebutaan pada usia produktif,&#8221; kata dia.</p>
<figure id="attachment_1195" aria-describedby="caption-attachment-1195" style="width: 1600px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1195" src="https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/WhatsApp-Image-2025-02-18-at-13.14.29_38cec1f0.jpg" alt="" width="1600" height="900" srcset="https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/WhatsApp-Image-2025-02-18-at-13.14.29_38cec1f0.jpg 1600w, https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/WhatsApp-Image-2025-02-18-at-13.14.29_38cec1f0-1536x864.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><figcaption id="caption-attachment-1195" class="wp-caption-text">Guru Besar Unhas, Prof. Dr. dr. Habibah S. Muhiddin, Sp.M(K) saat memberikan keterangan ke sejumlah Awak Media.</figcaption></figure>
<p>Data International Diabetes Federation (IDF) 2021, sekitar 10,8 persen penduduk Indonesia mengidap diabetes melitus, dan sekitar 43,1 persen di antaranya berpotensi mengalami Retinopati Diabetik (RD) &#8211; yakni komplikasi serius yang dapat menyebabkan kebutaan bila tidak ditangani dengan tepat.</p>
<p>Retinopati Diabetik (RD) merupakan penyebab kebutaan utama pada pasien berusia 20-64 tahun di seluruh dunia. WHO mencatat RD menyebabkan kebutaan pada 4,8 persen dari 39 juta penderita buta secara global, dengan prevalensi mencapai 34,6 persen.</p>
<p>Sementara di Indonesia, prevalensi penyakit RD mencapai 43,1 persen, termasuk 26,1 persen di dalamnya mengalami RD yang mengancam penglihatan. Di Indonesia, RD menjadi komplikasi diabetes kedua terbanyak setelah nefropati. Mayoritas penderita diabetes tinggal di negara berkembang dengan penghasilan rendah, dan di negara-negara ini &#8211; termasuk Indonesia, penatalaksanaan diabetes dan deteksi dini RD belum sepenuhnya sesuai dengan pedoman yang ada.</p>
<p>Di Sulawesi Selatan sendiri, situasi RD masih perlu menjadi sorotan. Dengan populasi penduduk sekitar 9,4 juta jiwa, prevalensi diabetes melitus-nya mencapai 7,4 persen &#8211; atau berkisar 695.600 penderita. Studi pendukung yang dikumpulkan Juli 2023-Juni 2024 mendapati temuan menarik.</p>
<p>Selama periode tersebut, RS Unhas dan Klinik Utama Mata JEC Orbita @ Makassar telah menjalankan tindakan operasi vitrektomi kepada 271 pasien RD &#8211; dengan 5,53 persen di antaranya berusia kurang dari 30 tahun. Ini memperlihatkan potensi nyata ancaman RD kepada kalangan usia produktif yang sangat berdampak signifikan pada kualitas hidup. Selain risiko kebutaan, RD juga sangat bisa berdampak pada aspek pendidikan hingga pilihan karier penderitanya.</p>
<p>Prof. DR. Dr. Habibah S. Muhiddin, SpM(K), menambahkan tanpa upaya pencegahan dan deteksi dini yang optimal, peningkatan jumlah penderita RD dapat mengurangi daya saing tenaga kerja dan membebani sistem kesehatan nasional.</p>
<p>&#8220;Karenanya, investasi dalam skrining, edukasi, dan pengobatan RD menjadi langkah krusial agar generasi usia kerja tetap sehat dan produktif. Dengan demikian, bonus demografi dapat dimanfaatkan secara maksimal.”</p>
<p>Berlandas analisis situasi dan berpijak pada tujuan agar bonus demografi tidak menjadi kesia-siaan, Prof. DR. Dr. Habibah S. Muhiddin, SpM(K) merumuskan tiga kebutuhan krusial untuk pencegahan kebutaan akibat RD di Indonesia.</p>
<p>Pertama, political will &#8211; dengan menempatkan RD sebagai prioritas indikator kesehatan, layaknya kesehatan ibu dan anak, stroke atau penyakit kardiovaskular lainnya. Kedua, sarana dan prasarana yang memadai &#8211; baik untuk skrining maupun terapi, termasuk laser fotokoagulasi seharusnya tersedia di seluruh kabupaten.</p>
<p>Ketiga, kolaborasi lintas profesi dan sektoral &#8211; dari tenaga kesehatan tingkat primer hingga tersier, antar dokter spesialis penyakit dalam endokrin metabolik dan spesialis mata, serta kerja sama dengan berbagai organisasi (baik pemerintah maupun non-pemerintah, dan nasional maupun internasional).</p>
<p>Sebagai realisasi pencegahan kebutaan akibat RD, sebelumnya Prof Habibah telah menggagas berbagai inisiatif strategis di Sulawesi Selatan. Melalui Departemen Ilmu Kedokteran Mata Unhas dan PERDAMI, Prof Habibah telah bekerja sama dengan Helen Keller International, Lions International, Yayasan Layak, CBM, Foresight Australia, Orbis International, Royal College of Ophthalmology, University of Dundee, Standard Chartered dan berbagai organisasi lain.</p>
<p>Kolaborasi tersebut telah melahirkan berbagai program, seperti pelatihan untuk dokter umum, dokter mata, perawat, optometrist, kader dan guru untuk skrining gangguan penglihatan, termasuk RD.</p>
<p>Mengakhiri pidatonya, Prof Habibah menyampaikan harapannya agar upaya preventif ini dapat terus berkembang dan berdampak. Untuk mengatasi masalah kebutaan dan gangguan penglihatan RD perlu tata laksana dari hulu sampai ke hilir, terutama pada usia produktif agar bonus demografi memberi impak positif bagi Indonesia.</p>
<p>&#8220;Kita semua bertanggung jawab untuk memastikan bahwa generasi mendatang memiliki akses ke layanan kesehatan mata yang berkualitas. Bersama, kita bisa membangun masa depan yang lebih cerah bagi bangsa ini,” tandasnya.</p>
<p>Pengukuhan Prof Habibah menambah jumlah dokter spesialis mata dari jaringan JEC Group yang menjadi delapan guru besar ilmu penyakit mata di berbagai universitas terkemuka Indonesia. Sebelumnya, gelar tersebut juga pernah dikukuhkan oleh Universitas Indonesia kepada (Almarhum) Prof. Dr. Istiantoro Sukardi, SpM(K), Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiarjo, SpM(K), PhD; Prof. DR. Dr. Widya Artini Wiyogo, Sp.M(K); dan baru-baru ini, Prof. Dr. dr. Yunia Irawati, SpM(K).</p>
<p>Selain itu, Universitas Diponegoro mengukuhkan pula Prof. DR. Dr Winarto, SpM(K), serta Universitas Hasanudin telah memberikan gelar serupa kepada Prof. Dr. Budu, Ph.D., SpM(K),M.Med.Ed dan Prof. Dr. Andi Muhammad Ichsan, Ph.D., SpM(K).</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/pengukuhan-spesialis-mata-jec-orbita-makassar-sebagai-guru-besar-universitas-hasanuddin/">Pengukuhan Spesialis Mata JEC Orbita Makassar sebagai Guru Besar Universitas Hasanuddin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beberapa orang tidak tahu bahwa mereka terinfeksi flu burung, menurut penelitian dokter hewan.</title>
		<link>https://dotnews.co.id/beberapa-orang-tidak-tahu-bahwa-mereka-terinfeksi-flu-burung-menurut-penelitian-dokter-hewan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Feb 2025 01:56:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[flu burung]]></category>
		<category><![CDATA[H5N1]]></category>
		<category><![CDATA[Peneliti CDC]]></category>
		<category><![CDATA[peneliti Universitas Negeri Ohio]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=1185</guid>

					<description><![CDATA[<p>NEW YORK, 17 Februari (Dotnews) — Sebuah studi...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/beberapa-orang-tidak-tahu-bahwa-mereka-terinfeksi-flu-burung-menurut-penelitian-dokter-hewan/">Beberapa orang tidak tahu bahwa mereka terinfeksi flu burung, menurut penelitian dokter hewan.</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>NEW YORK, 17 Februari (Dotnews) — Sebuah studi baru menunjukkan bahwa flu burung telah menyebar secara diam-diam dari hewan ke beberapa dokter hewan.</p>
<p>Studi yang dipublikasikan pada hari Kamis oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit ini menggemakan dua studi yang lebih kecil yang mendeteksi bukti infeksi pada pekerja pertanian yang sebelumnya tidak terdiagnosis. Dalam studi tersebut, beberapa pekerja yang terinfeksi mengingat adanya gejala flu burung H5N1, sementara tidak ada dokter hewan dalam makalah baru tersebut yang mengingat adanya gejala tersebut.</p>
<p>Studi baru ini merupakan bukti lebih lanjut bahwa penghitungan resmi AS atas infeksi flu burung pada manusia yang terkonfirmasi — 68 kasus pada tahun lalu — kemungkinan besar merupakan angka yang jauh di bawah angka sebenarnya, kata Dr. Gregory Gray, seorang peneliti penyakit menular di University of Texas Medical Branch di Galveston.</p>
<p>&#8220;Ini berarti orang-orang terinfeksi, kemungkinan karena paparan di tempat kerja, dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit sehingga tidak mencari perawatan medis,&#8221; kata Gray. Ia mengatakan hal ini menunjukkan bahwa petugas tidak dapat sepenuhnya memahami penularan flu burung dengan hanya melacak orang-orang yang pergi ke klinik medis dengan gejala.</p>
<p><strong>Studi menunjukkan kasus flu burung tidak terhitung</strong><br />
Peneliti CDC menghadiri konferensi dokter hewan American Association of Bovine Practitioners pada bulan September 2024 di Columbus, Ohio. Mereka merekrut 150 dokter hewan dari 46 negara bagian untuk mengisi kuesioner dan setuju untuk diambil darahnya. Tidak ada yang mengatakan bahwa mereka menderita mata merah atau gejala lain yang terkait dengan flu burung.</p>
<p>Pengujian menemukan tiga dokter hewan, atau 2%, memiliki bukti antibodi terhadap infeksi H5N1. Ketiganya bekerja dengan sapi perah, serta hewan lainnya. Tidak ada yang mengatakan bahwa mereka bekerja dengan kawanan yang diketahui terinfeksi, meskipun satu orang pernah bekerja dengan kawanan unggas yang terinfeksi.</p>
<p>Gray dan beberapa rekannya melakukan penelitian tahun lalu terhadap 14 pekerja peternakan sapi perah dan menemukan dua orang, atau 14%, memiliki bukti infeksi sebelumnya. Keduanya mengalami gejala tetapi tidak pernah terdiagnosis.</p>
<p>Studi lain yang diterbitkan tahun lalu oleh CDC memeriksa 115 pekerja peternakan sapi perah. Para peneliti menemukan bahwa delapan dari mereka, atau 7%, memiliki bukti infeksi baru-baru ini dalam darah mereka. Setengahnya ingat merasa sakit.</p>
<p>Gray mengatakan, penelitian tersebut terlalu kecil untuk dijadikan dasar untuk memberikan perkiraan pasti tentang berapa banyak infeksi manusia yang tidak terdiagnosis di luar sana. Namun, persentase yang sangat kecil pun dapat berarti ratusan atau ribuan orang Amerika yang terinfeksi saat bekerja dengan hewan, katanya.</p>
<p>Itu tidak serta merta menjadi alasan untuk khawatir, kata Jacqueline Nolting, seorang peneliti Universitas Negeri Ohio yang membantu CDC dalam penelitian terbaru tersebut.</p>
<p>Penelitian yang ada menunjukkan orang yang terinfeksi meningkatkan respons antibodi dan dapat mengembangkan kekebalan alami, yang merupakan “berita baik,” katanya.</p>
<p>Namun, jika virus tersebut berubah atau bermutasi hingga membuat orang sakit parah, atau mulai menyebar dengan mudah dari orang ke orang, itu akan menjadi “cerita yang sama sekali berbeda,” kata Nolting.</p>
<p><strong>Para ahli menghimbau agar berhati-hati terhadap hewan</strong><br />
Flu burung H5N1 telah menyebar luas di antara burung liar, unggas, sapi, dan hewan lainnya. Meningkatnya keberadaannya di lingkungan meningkatkan kemungkinan orang akan terpapar, dan berpotensi tertular, kata para pejabat.</p>
<p>Saat ini risiko terhadap masyarakat umum rendah, kata CDC. Namun, para pejabat terus menghimbau orang-orang yang melakukan kontak dengan unggas yang sakit atau mati untuk mengambil tindakan pencegahan, termasuk mengenakan pelindung pernapasan dan mata serta sarung tangan saat menangani unggas.</p>
<p>“Tidak seorang pun benar-benar mempertanyakan bahwa virus tersebut telah berpindah di seluruh negeri lebih banyak daripada yang telah dilaporkan,” kata Keith Poulsen, direktur Laboratorium Diagnostik Hewan Wisconsin.</p>
<p>Ia mengatakan, ia berharap melihat peningkatan informasi yang mengingatkan dokter hewan di seluruh negeri untuk melindungi diri mereka sendiri dengan sarung tangan, masker, dan peralatan lain untuk menghentikan infeksi.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/beberapa-orang-tidak-tahu-bahwa-mereka-terinfeksi-flu-burung-menurut-penelitian-dokter-hewan/">Beberapa orang tidak tahu bahwa mereka terinfeksi flu burung, menurut penelitian dokter hewan.</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyanyi Shakira dirawat di rumah sakit di Peru karena masalah perut</title>
		<link>https://dotnews.co.id/penyanyi-shakira-dirawat-di-rumah-sakit-di-peru-karena-masalah-perut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Feb 2025 01:40:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[dirawat di rumah sakit di Peru karena masalah perut]]></category>
		<category><![CDATA[Shakira]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=1181</guid>

					<description><![CDATA[<p>LIMA, 17 Februari (Dotnews) &#8211; Bintang pop Shakira...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/penyanyi-shakira-dirawat-di-rumah-sakit-di-peru-karena-masalah-perut/">Penyanyi Shakira dirawat di rumah sakit di Peru karena masalah perut</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>LIMA, 17 Februari (Dotnews) &#8211; Bintang pop Shakira telah dirawat di rumah sakit di Peru karena masalah perut, yang memaksanya membatalkan pertunjukannya hari Minggu di negara Andes itu, kata penyanyi itu di media sosial.</p>
<p>&#8220;Saya minta maaf untuk memberi tahu kalian semua bahwa tadi malam saya harus pergi ke ruang gawat darurat karena masalah perut dan saat ini saya dirawat di rumah sakit,&#8221; tulis Shakira dalam unggahannya. &#8220;Dokter yang merawat saya telah memberi tahu saya bahwa saya tidak cukup sehat untuk tampil malam ini.&#8221;</p>
<p>Penyanyi Kolombia itu tiba di Lima pada hari Sabtu, pemberhentian pertamanya untuk tampil di sana dalam lebih dari satu dekade. Video yang diunggah ke akunnya menunjukkan ratusan penggemar menyambutnya di bandara.</p>
<p>&#8220;Saya berharap agar kondisi saya membaik besok dan saya dapat segera keluar dari rumah sakit agar dapat tampil di acara yang telah saya persiapkan untuk kalian semua,&#8221; tulis Shakira dalam unggahannya.</p>
<p>Shakira, yang dikenal di dunia berbahasa Spanyol lewat lagu-lagu hits seperti &#8220;La Tortura&#8221; bersama penyanyi Spanyol Alejandro Sanz atau lagu diss-nya pada tahun 2023 terhadap mantan pasangannya Gerard Pique, yang diproduksi oleh DJ Argentina Bizarrap, dianggap sebagai pelopor bagi artis Latin yang merambah pasar berbahasa Inggris.</p>
<p>Lagu terpopulernya hingga kini adalah &#8220;Hips Don&#8217;t Lie,&#8221; bersama Wyclef Jean, yang menampilkan gerakan tari berputar yang kini menjadi ciri khas Shakira.</p>
<p>Pertunjukan penyanyi itu berikutnya di Lima dijadwalkan pada hari Senin. Ia memulai turnya minggu lalu di Brasil.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/penyanyi-shakira-dirawat-di-rumah-sakit-di-peru-karena-masalah-perut/">Penyanyi Shakira dirawat di rumah sakit di Peru karena masalah perut</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
