Hal ini dijadikan sebagai pedoman dan cita-cita bersama agar Kota Makassar ke depan tidak lagi membeda-bedakan masyarakat berdasarkan kondisi fisik maupun keterbatasan lainnya.
“Ini memang bukan pekerjaan yang mudah, tetapi jika tidak kita mulai, maka tidak akan pernah ada perubahan dalam tatanan kota ini,” tegas Munafri.
Ia menambahkan, pembangunan yang inklusif merupakan tanggung jawab negara dan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Oleh karena itu, pemerintah kota berupaya merespons kebutuhan penyandang disabilitas secara nyata agar mereka dapat hidup, beraktivitas, dan menikmati seluruh fasilitas kota secara bersama-sama.
“Masih banyak hal yang harus kita ubah, banyak hal yang harus kita pelajari, dan banyak hal yang harus kita perbaiki. Namun saya berkomitmen bahwa kegiatan Hari Disabilitas Internasional hari ini bukan sekadar seremoni sesaat,” tuturnya.
“Ini adalah kegiatan pertama dan insya Allah akan menjadi momentum yang kita peringati bersama setiap tahun,” sambung orang nomor satu Kota Makassar ini.
Pria yang akrab disapa Appi ini berharap, peringatan Hari Disabilitas Internasional ke depan dapat dilaksanakan dengan skala yang lebih besar dan lebih meriah, serta melibatkan lebih banyak penyandang disabilitas di Kota Makassar.
Ia menilai kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian dan perhatian Pemerintah Kota Makassar terhadap kelompok disabilitas.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri turut menyampaikan bahwa proses pemberdayaan penyandang disabilitas akan terus mendapat dukungan dari seluruh perangkat daerah.
Salah satunya melalui upaya Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar yang telah membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas di lingkup Pemerintah Kota Makassar melalui skema Perjanjian Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).
“Inilah yang kita harapkan, agar saudara-saudara kita penyandang disabilitas bisa bersama-sama dengan kita dalam kehidupan sosial dan pekerjaan,” terangnya.
“Tanggung jawab kita adalah memberikan pemberdayaan dan kesempatan agar mereka bisa hidup mandiri serta beraktivitas bersama masyarakat Kota Makassar,” lanjutnya.






