Ia juga menambahkan bahwa Pemkot menambah satu lokasi baru di Jalan Nusantara untuk mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat, termasuk untuk memaksimalkan kesempatan bekerja di sektor industri hingga peluang kerja di luar negeri.
Pada sesi akhir sambutan, Munafri memberikan apresiasi khusus bagi para instruktur yang terlibat dalam pelatihan penyandang disabilitas.
Munafri menegaskan bahwa program pelatihan dan pemberdayaan difabel tidak boleh berhenti di tahun ini. Pemerintah Kota Makassar berkomitmen menjadikannya program berkelanjutan setiap tahun.
“Kesempatan harus datang secara adil dalam bingkai inklusi. Kami berkomitmen melaksanakan program ini setiap tahun agar semakin banyak saudara-saudara kita yang bisa merasakan manfaatnya,” tegasnya.
Ketua alumni FH Unhas itu juga membuka ruang kerja sama lebih luas dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas atau BLK, termasuk penggunaan fasilitas balai ketika kapasitas MCH tidak mencukupi untuk menampung peserta pelatihan.
Mengakhiri sambutannya, Munafri menegaskan kembali bahwa Kota Makassar akan terus menghadirkan program yang memperkuat kualitas SDM, terutama bagi kelompok rentan.
“Masih banyak yang bisa kita kerjakan. Banyak anak muda yang perlu diberdayakan untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Terima kasih kepada semua pihak,” tutupnya.






