Pemerintahan

Makassar Raih Best Adoption Government Marketplace 2025, Aliyah Mustika Ilham Terima Penghargaan di Yogyakarta

×

Makassar Raih Best Adoption Government Marketplace 2025, Aliyah Mustika Ilham Terima Penghargaan di Yogyakarta

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, mewakili Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, dalam seremoni yang digelar di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Kamis (29/1/2026)

YOGYAKARTA, 31 Januari 2026 (Dotnews) — Pemerintah Kota Makassar kembali mencatatkan prestasi nasional dalam agenda reformasi birokrasi berbasis digital. Kota Makassar meraih Best Adoption of Government Marketplace Award 2025 pada ajang Mbizmarket Award 2025, sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan mengoptimalkan sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah secara digital.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, mewakili Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, dalam seremoni yang digelar di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Kamis (29/1/2026).

Penghargaan ini diberikan oleh PT Brilliant Ecommerce Berjaya (Mbizmarket) kepada pemerintah daerah yang dinilai konsisten, transparan, dan akuntabel dalam mengadopsi marketplace pengadaan pemerintah. Kota Makassar dinilai berhasil menjadikan digitalisasi pengadaan sebagai instrumen efisiensi sekaligus penguatan tata kelola pemerintahan.

Ajang Mbizmarket Award 2025 diikuti oleh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga BUMD dari berbagai wilayah Indonesia. Sejumlah institusi strategis turut hadir, di antaranya LKPP RI, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Pajak, serta perwakilan Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia.

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menyebut capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemkot Makassar dalam mendorong transformasi birokrasi yang adaptif terhadap teknologi.

“Penghargaan ini bukan tujuan akhir, tetapi penguat komitmen kami untuk terus membangun sistem pengadaan yang transparan, efisien, dan memberi dampak langsung bagi pelayanan publik,” ujar Aliyah.

Ia menegaskan, digitalisasi pengadaan tidak hanya menyederhanakan proses belanja pemerintah, tetapi juga memperkecil ruang penyimpangan sekaligus memperluas akses pelaku usaha, khususnya UMKM, terhadap pasar pemerintah.

Turut mendampingi Aliyah Mustika Ilham dalam kegiatan tersebut, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Makassar Syibli Muhammad serta Kepala Bagian Umum RSUD Daya Netty.

Capaian ini sekaligus mengukuhkan posisi Kota Makassar sebagai salah satu daerah yang progresif dalam penerapan pengadaan digital dan reformasi birokrasi berbasis teknologi di tingkat nasional.