Pemerintahan

Momentum HUT ke-418, Pemkot Makassar Tegaskan Komitmen “Pemerintah Hadir Lewat Aksi Nyata”

×

Momentum HUT ke-418, Pemkot Makassar Tegaskan Komitmen “Pemerintah Hadir Lewat Aksi Nyata”

Sebarkan artikel ini
Pemkot Makassar Tegaskan Komitmen “Pemerintah Hadir Lewat Aksi Nyata”.

Di sisi pariwisata dan ekonomi, Makassar Great Sale 2025 menggairahkan semangat belanja warga dan wisatawan.

Diskon hingga 49% di berbagai pusat perbelanjaan menghadirkan nuansa pesta ekonomi yang meriah, sekaligus ruang bagi pelaku usaha untuk berkontribusi pada pemulihan ekonomi lokal.

Sementara itu, di Anjungan Pantai Losari, suasana kebersamaan benar-benar terasa. Layanan publik gratis, hingga stand UMKM semuanya dirancang agar warga bisa merasakan langsung kehadiran pemerintah dalam suasana yang penuh kegembiraan.

Dinas-dinas pun ikut berperan, mulai dari Disdukcapil yang melayani perekaman KTP dan pencetakan dokumen, DPMPTSP dengan layanan perizinan, hingga Diskominfo yang memperkenalkan inovasi digital lewat Super Apps LONTARA+.

Seluruh rangkaian kegiatan ini menyatukan satu pesan besar,
bahwa ulang tahun Kota Makassar bukan hanya milik pemerintah, tapi milik seluruh warganya.

Bahwa pemerintah hadir bukan hanya dengan janji, tetapi dengan bukti.
Dan bahwa Makassar kini melangkah menuju masa depan dengan harmoni, inovasi, dan kebersamaan.

Selama empat abad lebih, Makassar telah menjadi saksi perubahan zaman, dari masa pelaut dan pedagang rempah hingga kini menjadi kota yang berlari cepat dalam arus modernisasi.

Setiap pemimpin datang membawa semangat baru, dan hari ini tongkat estafet itu berada di tangan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham.

Dua sosok ini melanjutkan perjalanan panjang kota dengan visi yang berpijak pada pelayanan, harmoni, dan kemajuan bersama rakyat. Semangat untuk terus tumbuh, berbenah, dan berbuat untuk sesama.

Kini perjalanan kota menuju masa depan dengan semangat dan visi besar yang mereka sebut “MULIA”. Ini bukan sekadar slogan. Tapi, kompas moral dan arah pembangunan, akronim dari Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan.

Sebuah visi yang lahir dari kesadaran bahwa kota besar tidak hanya diukur dari gedung-gedung tinggi dan kemajuan teknologi, tapi dari kualitas hidup warganya, rasa aman di lingkungannya, serta kesempatan yang merata bagi semua.

Munafri dan Aliyah ingin menjadikan Makassar sebagai kota yang unggul dalam pendidikan, ekonomi, infrastruktur, dan pelayanan publik, sekaligus inklusif, di mana setiap warga, tanpa terkecuali, merasakan manfaat pembangunan.

Sebuah kota yang aman dan nyaman untuk tumbuh, bekerja, dan berkeluarga, serta berkelanjutan dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan dan kelestarian lingkungan.

Dari visi besar itu, lahirlah tujuh misi utama yang menjadi panduan nyata arah pembangunan Makassar, memperkuat daya saing ekonomi, memeratakan layanan pendidikan dan kesehatan, membangun infrastruktur yang berkeadilan, mengembangkan seni dan budaya.

Selain itu, komitmen untuk menegakkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, memberikan perlindungan sosial bagi kelompok rentan, serta memastikan ketertiban dan kesiapsiagaan terhadap bencana.

Namun, bagi Munafri–Aliyah, visi tidak cukup hanya ditulis diatas kertas sebagai artefak, tapi diwujudkan tindakan nyata. Karena itu, mereka menurunkan gagasan besar tersebut ke dalam program-program konkret yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.

Mulai dari gratis seragam sekolah bagi anak didik, pembebasan iuran sampah, hingga pemasangan instalasi air bersih tanpa biaya bagi warga berpenghasilan rendah.