Pemerintahan

Munafri Arifuddin Dampingi Forkopimda Sulsel Pantau Harga Sembako di Pasar Terong, Pastikan Stabil Jelang Ramadan

×

Munafri Arifuddin Dampingi Forkopimda Sulsel Pantau Harga Sembako di Pasar Terong, Pastikan Stabil Jelang Ramadan

Sebarkan artikel ini
Munafri Arifuddin Dampingi Forkopimda Sulsel Pantau Harga Sembako di Pasar Terong, Jumat (20/2/2026).

MAKASSAR, 20 Februari 2026 (Dotnews) — Pemerintah memperketat pengawasan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman turun langsung memantau harga sembako di Pasar Terong, Jumat (20/2/2026).

Pemantauan dilakukan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Selatan dan Kota Makassar, serta unsur Forkopimda dan instansi terkait.

Rombongan meninjau langsung harga sejumlah komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging ayam, daging sapi, cabai, bawang merah, dan bawang putih. Selain itu, mereka berdialog dengan pedagang untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga di lapangan.

Munafri mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang Ramadan akibat peningkatan permintaan masyarakat.

“Hari ini kami bersama Pak Gubernur meninjau langsung pasar untuk memastikan stok tersedia dan harga tetap stabil. Jangan sampai ada lonjakan harga yang memberatkan masyarakat,” ujar Munafri.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Makassar akan terus melakukan pemantauan rutin di pasar tradisional dan memperkuat koordinasi dengan distributor serta pemangku kepentingan guna menjaga kelancaran distribusi pangan.

Harga Mayoritas Komoditas Stabil

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyebut secara umum harga kebutuhan pokok di Makassar masih relatif stabil dan terkendali, meski terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas.

“Alhamdulillah harga sembako relatif stabil. Ada beberapa yang naik di awal Ramadan, tetapi masih dalam batas terkontrol,” kata Andi Sudirman.

Berdasarkan hasil pemantauan, harga daging sapi sempat naik dari Rp120.000 menjadi Rp130.000 per kilogram. Namun pasokan dipastikan tetap aman. Sebaliknya, harga bawang merah justru turun dari Rp35.000 menjadi Rp30.000 per kilogram di sejumlah lapak.

Sementara itu, beras premium dijual sekitar Rp14.000 per kilogram dan beras medium Rp13.000 per kilogram. Minyak goreng curah berada di kisaran Rp16.000 per liter, sedangkan minyak kemasan sekitar Rp21.000 per liter.

Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras berkisar Rp35.000 per kilogram, sementara telur ayam ras sekitar Rp27.000 per kilogram.

Komoditas hortikultura juga masih dalam kisaran wajar, seperti cabai rawit merah Rp50.000 per kilogram, cabai keriting Rp25.000 per kilogram, serta bawang putih Rp35.000 per kilogram.

Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi

Pemantauan tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Polda Sulsel, Kodam, Kejaksaan Tinggi, Bulog, BPS, serta jajaran pemerintah daerah.

Menurut Andi Sudirman, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Pemerintah berharap langkah pemantauan langsung ini dapat mengantisipasi potensi lonjakan harga sekaligus memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani kenaikan harga kebutuhan pokok.