Orang nomor satu Kota Makassar itu, meminta warga untuk memantau aliran air mulai hari ini hingga besok guna memastikan bahwa pasokan berjalan lancar.
“Silakan dicek, pastikan alirannya sudah jalan, sudah ada, dan warga bisa menikmati air bersih seperti warga lainnya,” imbuh Ketua IKA FH Unhas ini.
Menurut Munafri, air bersih adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi pemerintah, dan itu menjadi tanggung jawab penuh Pemkot Makassar.
“Artinya, kami ingin memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat benar-benar terpenuhi. Pemerintah harus hadir untuk mengatasi persoalan air bersih,” katanya.
Appi juga menjelaskan bahwa jaringan yang baru disambungkan ini terintegrasi dengan sejumlah penguatan jaringan lain di Kota Makassar.
“Ini sama dengan yang ada di Tamalanrea. Sambungan ini terhubung dengan jalur yang kita buat di Jalan Pontiku untuk wilayah utara kota,” sebut Appi.
“Salah satunya jalur dari Pabaeng-baeng yang kita tarik masuk ke sini. Sekitar 600–700 meter jaringan baru masuk ke wilayah Kelurahan ini dan sekitarnya,” sambung Wali Kota.
Ia juga memastikan kualitas air PDAM yang mengalir ke rumah warga sudah memenuhi standar.
Munafri kembali mengingatkan bahwa tidak ada lagi biaya yang dibebankan kepada warga dalam proses pengaktifan kembali meteran.
“Meteran akan diaktifkan kembali tanpa biaya apa pun. Itu bagian dari tanggung jawab kami Pemerintah,” tegasnya.
Di akhir kunjungan, Wali Kota mempersilakan Direktur Utama PDAM Makassar, untuk menambahkan penjelasan teknis terkait proses penyambungan jaringan baru di wilayah tersebut.
Program penyediaan sambungan air bersih gratis ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin, sekaligus realisasi janji prioritas pasangan MULIA dalam menghadirkan layanan dasar yang merata bagi seluruh warga kota.
“Mudah-mudahan Ibu-ibu bisa cek langsung hari ini. Pastikan airnya mengalir lancar penuhi kebutuhan. Itu air dari PDAM yang sudah memenuhi kebutuhan keseharian,” tukasnya.






