Pemerintahan

Pemkot Makassar Revitalisasi Mobil Bekas untuk Percepat Penanganan Masalah Sosial

×

Pemkot Makassar Revitalisasi Mobil Bekas untuk Percepat Penanganan Masalah Sosial

Sebarkan artikel ini
Melalui Dinas Sosial, Pemkot Makassar, melakukan langkah inovatif dengan menyulap mobil-mobil bekas menjadi kendaraan operasional yang layak pakai, guna menunjang penanganan anak jalanan (anjal), penyaluran bantuan sosial, hingga kegiatan penjangkauan dan razia terpadu.

Munafri bahkan membuka peluang penambahan kendaraan jika masih terdapat aset serupa yang belum dimanfaatkan. Ia juga menegaskan, langkah ini seharusnya menjadi contoh bagi organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

“Kalau masih ada, saya akan coba cek, dan kalau ada lagi akan saya serahkan. Ini juga harus menjadi contoh bagi dinas-dinas lain untuk terus berinovasi, tidak selalu menunggu anggaran besar,” tegasnya.

Menurutnya, optimalisasi aset idle merupakan solusi cerdas dalam menghadirkan pelayanan publik yang efektif dan efisien.

Kendaraan-kendaraan yang telah dibranding oleh Dinas Sosial dinilai mampu menjawab kebutuhan lapangan, khususnya dalam penanganan persoalan sosial di Kota Makassar.

Meski demikian, Munafri juga mengingatkan pentingnya kesiapan teknis kendaraan agar operasional berjalan maksimal.

“Kalau mobil bekas memang harus disiapkan bengkelnya. Jangan sampai satu kali jalan, tiga kali mogok. Pastikan semuanya bisa berjalan dengan baik,” pesannya.

Dia optimistis, dengan sedikit perbaikan, kendaraan-kendaraan tersebut masih sangat layak digunakan.

Kehadiran armada operasional ini diharapkan dapat mempercepat penanganan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya mobil ini, persoalan-persoalan sosial di Kota Makassar bisa lebih cepat kita selesaikan secara bersama-sama,” tutup Munafri.

Sedangkan, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, menjelaskan bahwa kendaraan operasional yang diluncurkan merupakan hasil optimalisasi aset pemerintah daerah yang sebelumnya tidak dimanfaatkan secara maksimal.

Mobil-mobil tersebut kini difungsikan untuk mendukung kegiatan penjangkauan dan pelayanan sosial di lapangan.

“Mobil yang kita maksimalkan ini. Satu di antaranya berasal dari Dinas Kesehatan, kemudian ada juga kendaraan dari Dalmas,” ungkap Andi Bukti Djufrie.

Ia menyampaikan, kendaraan tersebut telah melalui proses rebranding sehingga layak digunakan sebagai armada operasional Dinas Sosial.

Proses tersebut sepenuhnya didukung dari sisi anggaran oleh pihak internal yang terlibat. Lanjut dia, ini merupakan hasil branding oleh salah satu kepala bidang di Dinsos.

“Saya hanya ingin menyampaikan bahwa dengan adanya mobil ini, sangat membantu teman-teman di rehabilitasi sosial (resos) dalam melakukan penjangkauan,” jelasnya.