MAKASSAR, 02 Maret 2026 (Dotnews) – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan LPG di seluruh wilayah Sulawesi yang mencakup enam provinsi berada dalam kondisi aman. Penyaluran gas elpiji saat ini berjalan normal dengan dukungan suplai yang terus diperkuat untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat.
Hingga awal Maret 2026, ketahanan stok LPG di wilayah Sulawesi tercatat berada pada level aman hingga enam hari ke depan. Distribusi tambahan juga terus dilakukan secara berkelanjutan ke berbagai titik untuk menjaga stabilitas pasokan.
Pertamina memastikan proses distribusi mulai dari terminal, agen hingga pangkalan resmi berjalan sesuai dengan rencana operasional yang telah disiapkan.
Distribusi LPG 3 kilogram tetap mengacu pada ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah di masing-masing wilayah. Ketentuan tersebut berlaku di seluruh agen dan pangkalan resmi.
Perusahaan juga menegaskan bahwa pengecer tidak termasuk dalam rantai distribusi resmi. Karena itu, masyarakat diimbau membeli LPG 3 kg melalui agen dan pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai ketentuan sekaligus memastikan distribusi tepat sasaran.
Selain itu, Pertamina mendorong masyarakat yang mampu secara ekonomi untuk menggunakan LPG non-subsidi seperti Bright Gas. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan program subsidi energi agar LPG 3 kg dapat difokuskan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Pjs Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak guna menjaga stabilitas pasokan.
“Koordinasi dengan pemerintah daerah, agen, dan pangkalan resmi terus kami tingkatkan untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Stok dalam kondisi aman dan pengiriman tambahan terus dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya, Senin (2/3/2026).
Ia juga kembali mengingatkan masyarakat agar membeli LPG 3 kg melalui jalur distribusi resmi sehingga harga dan ketersediaannya tetap terjaga.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan akan terus memantau perkembangan konsumsi LPG serta menyiapkan langkah antisipatif guna memastikan kebutuhan energi masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi tetap terpenuhi dengan baik.






