MAKASSAR, 16 Februari 2026 (Dotnews) – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat distribusi LPG 3 Kg bersubsidi di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menjelang Ramadan 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi rumah tangga, terutama saat sahur dan berbuka puasa.
Sebagai bagian dari strategi pengamanan pasokan, Pertamina tetap menyalurkan 285.000 tabung LPG 3 Kg pada hari libur Imlek, 17 Februari 2026. Selain itu, Pertamina juga menambah pasokan melalui extra dropping sebanyak 187.760 tabung atau sekitar 49,3 persen dari rata-rata penyaluran harian normal.
Sales Area Manager Retail Sulselbar, Rainier Axel Siegfried, mengatakan tambahan pasokan telah disiapkan berdasarkan proyeksi kebutuhan dan evaluasi pola konsumsi pada periode Ramadan sebelumnya.
“Kami telah menyiapkan tambahan alokasi dan memperketat pengawasan distribusi hingga ke tingkat pangkalan. Tim lapangan melakukan monitoring rutin agar penyaluran berjalan lancar dan masyarakat tetap memperoleh LPG 3 Kg sesuai kebutuhan,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
Secara keseluruhan, Pertamina menyiapkan tambahan suplai mencapai 472.760 tabung LPG 3 Kg yang didistribusikan secara bertahap mulai 14 Februari hingga akhir bulan. Penambahan ini difokuskan pada daerah dengan tingkat konsumsi tinggi dan disalurkan melalui jaringan agen dan pangkalan resmi di seluruh kabupaten dan kota.
Selain memperkuat pasokan, Pertamina juga meningkatkan pengawasan distribusi untuk memastikan LPG subsidi tepat sasaran. Koordinasi dilakukan bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum guna mencegah penyalahgunaan LPG bersubsidi.
Pjs Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menegaskan kesiapan operasional difokuskan pada ketersediaan pasokan dan ketepatan distribusi selama Ramadan.
“Distribusi terus dipantau secara intensif agar berjalan efektif dan tepat sasaran. Dukungan pengawasan dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menjadi kunci menjaga subsidi ini tetap sesuai peruntukannya,” katanya.
Pertamina juga mengimbau masyarakat mampu dan pelaku usaha yang tidak berhak menggunakan LPG subsidi untuk beralih ke LPG non-subsidi seperti Bright Gas. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan ketersediaan LPG 3 Kg tetap terjaga bagi rumah tangga kurang mampu dan pelaku usaha mikro.
Pertamina memastikan seluruh sistem distribusi dan kapasitas operasional telah disiapkan secara optimal guna menjaga kelancaran pasokan energi selama Ramadan di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.






