Ragam

Produser Film “RIBA” Buka Peluang Kerja Sama dengan Mahasiswa saat Cinema Talks di Makassar

×

Produser Film “RIBA” Buka Peluang Kerja Sama dengan Mahasiswa saat Cinema Talks di Makassar

Sebarkan artikel ini
Verona Films mengadakan sesi cinema talks bersama mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar guna memperkenalkan film terbaru mereka berjudul “RIBA”, garapan produser Titin Suryani.

MAKASSAR, 26 November 2025 (Dotnews) — Verona Films mengadakan sesi cinema talks bersama mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar guna memperkenalkan film terbaru mereka berjudul “RIBA”, garapan produser Titin Suryani.

Acara yang digelar di kampus Unismuh Makassar itu dihadiri langsung oleh sejumlah pemain film, di antaranya Kepin Danu, Pritt Timothy, dan Emilat Morshedi. Kehadiran para pemeran tersebut membuat suasana semakin hidup, terlebih saat trailer resmi “RIBA” ditayangkan dan memancing reaksi heboh dari mahasiswa yang memenuhi ruangan.

Eksekutif Produser “RIBA”, Beny Kunadi, mengungkapkan bahwa agenda ini membuka peluang kolaborasi antara rumah produksi dan pihak kampus, meskipun belum ada pembicaraan teknis yang difinalkan.

“Belum masuk tahap pembahasan detail, tetapi jika ada mahasiswa yang memiliki potensi untuk bekerja sama dengan kami, tentu sangat kami sambut,” jelasnya di sela kegiatan pada Rabu (26/05/2025).

Beny menegaskan bahwa Verona Films selalu membuka pintu bagi siapa pun yang ingin berkarya, baik melalui pengembangan cerita, keterampilan akting, hingga kemampuan teknis di bidang produksi.

“Kalau mereka punya ide, kemampuan akting, atau skill lain yang relevan, kami siap bekerja sama,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi semangat mahasiswa Unismuh yang menurutnya luar biasa. Antusiasme tersebut, katanya, menjadi motivasi tersendiri agar generasi muda ikut terlibat dalam tumbuhnya industri perfilman nasional.

Sementara itu, Dekan FISIP Unismuh Makassar, Andi Luhur Prianto, menyambut baik pelaksanaan cinema talks ini. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi jembatan penting antara dunia akademik yang bersifat teoritis dengan praktik produksi film yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Kegiatan semacam ini sangat positif karena mendekatkan mahasiswa pada dunia kerja kreatif. Hal ini selaras dengan berbagai kajian di rumpun psikologi dan ilmu sosial,” ujarnya.

Andi Luhur berharap mahasiswa dapat memetik pengetahuan baru, termasuk memahami proses kreatif pembuatan film serta cara menggabungkan idealisme nilai dengan kebutuhan komersial.

“Mahasiswa perlu melihat bagaimana sebuah film diproduksi dengan tetap menjaga pesan moral, namun tetap mampu diterima pasar,” ucapnya.

Film “RIBA” sendiri diadaptasi dari thread viral di platform X (Twitter) yang telah dibaca lebih dari 4 juta kali. Ceritanya mengangkat perjalanan sebuah keluarga muda yang kehidupannya berubah setelah sang kepala keluarga terjerat praktik riba.

“RIBA” dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 4 Desember 2025.