Pemerintahan

Safari Ramadan di Untia, Wali Kota Makassar Dorong Masjid Jadi Pusat Pembinaan Umat

×

Safari Ramadan di Untia, Wali Kota Makassar Dorong Masjid Jadi Pusat Pembinaan Umat

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar 1447 Hijriah. Kegiatan kali ini dipusatkan di Masjid H. Sampara Cubung, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Sabtu (7/3/2026) malam.

MAKASSAR, 08 Maret 2026 (Dotnews) — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar 1447 Hijriah. Kegiatan kali ini dipusatkan di Masjid H. Sampara Cubung, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Sabtu (7/3/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa Munafri, jajaran Pemerintah Kota Makassar, Camat Biringkanaya, para lurah se-Kecamatan Biringkanaya, serta tokoh masyarakat setempat.

Ratusan jamaah memadati masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan salat Isya berjamaah, sambutan wali kota, hingga pelaksanaan salat tarawih bersama.

Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin menekankan pentingnya memaksimalkan fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan penguatan kehidupan sosial masyarakat.

Menurutnya, masjid memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda melalui berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, serta pembinaan akhlak.

“Masjid memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda melalui kegiatan pendidikan keagamaan, pembinaan akhlak, hingga menjadi ruang musyawarah bagi warga dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial,” ujar Munafri.

Ia menegaskan bahwa masjid harus mampu menjadi pusat tarbiyah bagi generasi muda sekaligus wadah memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

“Masjid tidak hanya menjadi tempat salat, tetapi juga pusat pembinaan umat. Di sinilah generasi muda kita bisa dibina akhlaknya, masyarakat dapat bermusyawarah, dan kita semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” katanya.

Munafri juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Menurutnya, semangat gotong royong yang tumbuh dari aktivitas keagamaan di masjid menjadi modal penting dalam membangun kota yang lebih baik.

“Kami berharap semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat terus terjaga dalam mendukung visi pembangunan menuju Makassar yang berkelanjutan,” tuturnya.

Rangkaian Safari Ramadan kemudian ditutup dengan pelaksanaan salat tarawih berjamaah. Usai salat, Wali Kota Makassar bersama jajaran pemerintah kota juga menyerahkan paket pangan Ramadan kepada jamaah sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.

Program pembagian paket pangan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar untuk membantu masyarakat sekaligus memperkuat nilai solidaritas sosial selama bulan suci Ramadan.