MAKASSAR, 26 Februari 2026 (Dotnews) — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memanfaatkan momentum Safari Ramadan untuk memperkuat kolaborasi pemerintah dan masyarakat. Memasuki hari kedelapan Ramadan, ia bersama jajaran kepala OPD melaksanakan Salat Subuh berjamaah di Masjid Jamiul Ihsan, Kecamatan Panakkukang, Rabu (26/2/2026).
Munafri menegaskan, Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang membangun kedekatan dan komunikasi langsung dengan warga di berbagai wilayah Makassar.
“Kegiatan Ramadan ini kami lakukan langsung untuk terus membangun silaturahmi dengan masyarakat di seluruh wilayah Makassar,” ujarnya.
Tekankan Dampak Program ke Warga
Di bawah kepemimpinan MULIA, kata Munafri, setiap kebijakan pemerintah harus terukur dampaknya dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Orientasi program diarahkan pada peningkatan kesejahteraan warga.
Menurutnya, kolaborasi dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan implementasi program.
“Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat Kota Makassar. Tanpa kolaborasi yang kuat, program tidak akan berjalan optimal,” tegasnya.
Ia menyebut, hampir satu tahun masa kepemimpinannya, berbagai program telah dijalankan dengan fokus pada dampak nyata, bukan sekadar target administratif.
RT/RW Jadi Ujung Tombak Pelayanan
Dalam konteks pelayanan publik, Munafri menyoroti pentingnya penguatan struktur pemerintahan hingga tingkat RT/RW. Ia menilai, RT/RW harus menjadi ujung tombak pelayanan karena paling dekat dan paling memahami kondisi warga.
Menurutnya, mekanisme pemilihan RT/RW secara langsung oleh masyarakat merupakan bagian dari upaya mendekatkan pemerintah dengan warga.
“RT/RW harus menjadi perwakilan pemerintah di wilayah yang paling intim, yang cepat merespons persoalan di tengah masyarakat,” katanya.
Munafri pun mendorong para RT/RW di Kecamatan Panakkukang untuk terus membangun komunikasi aktif dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Safari Ramadan yang digelar setiap hari ini menjadi strategi Pemkot Makassar untuk memperkuat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, sekaligus memastikan kebijakan yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan riil warga di lapangan.






