MAKASSAR, 24 Februari 2026 (Dotnews) – Memasuki hari keenam Ramadan, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melanjutkan agenda Safari Ramadan dengan melaksanakan Salat Subuh berjamaah di Masjid K.H. Bakri, Kecamatan Ujung Tanah, Selasa (24/2/2026).
Didampingi jajaran kepala OPD, kehadiran Munafri tak sekadar mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang menyampaikan peringatan penting terkait kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda Kota Makassar.
Appi—sapaan akrabnya—menyoroti tingginya intensitas hujan yang disertai angin kencang dalam beberapa hari terakhir. Ia meminta warga meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di luar rumah.
“Curah hujan masih sangat tinggi. Saya harap kita semua mawas diri dan menghindari hal-hal yang bisa berakibat fatal akibat bencana,” tegasnya di hadapan jamaah.
Munafri secara khusus menyoroti potensi pohon tumbang di sejumlah titik kota. Menurutnya, banyak pohon berusia tua yang akarnya terhimpit konstruksi beton sehingga tidak lagi memiliki ruang untuk tumbuh dan mencengkeram tanah dengan kuat.
Akibatnya, saat hujan deras dan angin kencang, pohon tidak sekadar patah di batang, tetapi tercabut hingga ke akar.
“Beberapa kejadian bukan karena batangnya patah, tetapi akarnya tercabut. Artinya, daya topangnya sudah melemah. Ini yang harus kita waspadai bersama,” ujarnya.
Ia mengimbau warga menghindari berteduh atau beraktivitas di sekitar pohon besar saat cuaca ekstrem guna meminimalkan risiko keselamatan.
Bagi Munafri, kewaspadaan terhadap potensi bencana bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh warga dalam menjaga keselamatan bersama di Kota Makassar.






