BANGGAI, 05 Februari 2026 (Dotnews) — PT Pertamina (Persero) menegaskan pentingnya penguatan budaya manajemen risiko dan keselamatan kerja hingga ke lini terdepan operasi. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan Board Greeting Direktur Manajemen Risiko Pertamina, Ahmad Siddik Badruddin, di wilayah kerja PT Pertamina EP Donggi Matindok Field, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang dialog terbuka antara jajaran manajemen puncak dengan para perwira Pertamina di lapangan. Tidak hanya itu, Board Greeting juga dimanfaatkan sebagai forum berbagi pengalaman dan perspektif kepada perwira muda, khususnya generasi milenial dan Gen Z, terkait peran strategis mereka dalam menjaga keberlanjutan operasi energi nasional.
Dalam kunjungannya, Ahmad Siddik Badruddin meninjau langsung fasilitas operasional serta berdiskusi dengan manajemen lapangan mengenai penerapan standar operasional, keselamatan kerja, dan mitigasi risiko.
Ia menegaskan bahwa manajemen risiko tidak boleh dipahami sebatas dokumen atau prosedur formal, melainkan harus menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari.
“Kesadaran risiko harus tumbuh sejak dini, terutama bagi generasi milenial dan Gen Z. Mereka adalah tulang punggung keberlanjutan operasi Pertamina ke depan,” ujar Ahmad Siddik.
Kegiatan tersebut turut didampingi Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar. Menurutnya, kehadiran langsung direksi di lapangan memberikan dampak signifikan terhadap penguatan kepatuhan operasional dan budaya keselamatan.
“Interaksi langsung seperti ini efektif untuk menyelaraskan nilai keselamatan, disiplin kerja, dan semangat inovasi, terutama bagi perwira muda,” kata Deny.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menilai Board Greeting menjadi sarana strategis dalam membangun komunikasi dua arah yang sehat antara pimpinan dan insan Pertamina lintas generasi.
“Forum ini memastikan nilai keselamatan, kepatuhan, dan tata kelola perusahaan dipahami secara utuh dan konsisten oleh seluruh perwira,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya dalam memperkuat manajemen risiko, pengembangan sumber daya manusia lintas generasi, serta penerapan prinsip HSSE secara berkelanjutan demi menjaga keandalan operasi energi nasional.






