Pemerintahan

Sejarah Baru Demokrasi Lokal, 6.032 RT/RW Hasil Pilihan Warga Resmi Dilantik di Makassar

×

Sejarah Baru Demokrasi Lokal, 6.032 RT/RW Hasil Pilihan Warga Resmi Dilantik di Makassar

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, melantik 6.032 ketua RT dan RW.

Appi kembali mengingatkan agar RT dan RW tidak bersikap sebagai penguasa wilayah, melainkan sebagai pelayan yang mau bekerja, mau turun langsung, dan mau sibuk demi kepentingan masyarakat.

Informasi yang disampaikan RT dan RW harus valid dan benar agar program pemerintah, bantuan sosial, dan pembangunan dapat tepat sasaran.

Ia menegaskan tidak boleh ada lagi warga yang kehilangan haknya akibat ketidakadilan atau diskriminasi, termasuk karena perbedaan pilihan politik.

“Tidak ada lagi RT/RW yang menutup komunikasi dengan warga hanya karena berbeda pilihan. Semua program pemerintah harus sampai ke masyarakat dengan baik, dan RT/RW juga akan dievaluasi berdasarkan kinerjanya,” imbuh Appi.

Di akhir sambutan, Munafri Arifuddin atas nama Pemerintah Kota Makassar menyampaikan selamat bertugas kepada seluruh Ketua RT dan RW yang telah dilantik.

Dia menyebut RT dan RW sebagai penjaga warga sekaligus perpanjangan tangan pemerintah dalam membangun komunikasi yang sehat dan harmonis.

Ia juga mengajak seluruh RT dan RW untuk terus bersinergi, bergotong royong, dan menciptakan suasana yang harmonis demi mewujudkan Kota Makassar yang inovatif, kreatif, bermartabat, dan berakhlak MULIA.

“Insya Allah, dengan hadirnya RT dan RW yang baru akan bekerja dengan baik, Makassar akan menjadi kota yang jauh lebih baik ke depan di bawah kepemimpinan kami,” pungkasnya.

Dalam momen pelantikan RT/RW se-Kota Makassar, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menegaskan pentingnya peran RT dan RW sebagai ujung tombak pemerintahan dalam melayani dan menjaga harmoni di tengah masyarakat.

Menurutnya, RT dan RW adalah garda terdepan pemerintah yang hadir paling dekat dengan masyarakat. Dengan sinergi, dan semangat kebersamaan.

“Modal kebersamaan, saya yakin RT/RW mampu menjadi penggerak pelayanan yang responsif, menjaga kerukunan, serta mendorong lingkungan yang aman, tertib, dan sejahtera,” jelas Aliyah.