Pemerintahan

Setahun Jabat Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham Ungkap Awal Dipinang di Pilkada 2024

×

Setahun Jabat Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham Ungkap Awal Dipinang di Pilkada 2024

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham.

MAKASSAR, 21 Februari 2026 (Dotnews) — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham mengungkap kisah awal keterlibatannya dalam kontestasi Pilkada 2024 saat menghadiri refleksi satu tahun kepemimpinan pasangan MULIA di Lapangan Karebosi, Jumat (20/2/2026).

Dalam sambutannya, Aliyah menyebut satu tahun masa kepemimpinan bersama Wali Kota Munafri Arifuddin menjadi momentum evaluasi atas perjalanan politik sekaligus tanggung jawab yang kini diemban.

“Bagi saya pribadi, ini adalah momentum refleksi dan introspeksi atas perjuangan serta kepercayaan yang berada di pundak kami untuk warga Kota Makassar,” ujar Aliyah.

Ia mengenang proses demokrasi yang dilalui pada Pilkada 2024. Menurutnya, keputusan maju mendampingi Munafri bukan langkah spontan, melainkan melalui pertimbangan matang, termasuk restu dari suaminya, Ilham Arief Sirajuddin, yang juga bertindak sebagai mentor politik sekaligus Ketua Tim Pemenangan pasangan MULIA.

Perjalanan Politik yang Tidak Mudah

Aliyah menegaskan, perjalanan Pilkada 2024 bukan proses singkat dan tanpa hambatan. Ia menyebut pasangan MULIA harus meyakinkan publik melalui visi-misi serta program Sapta MULIA yang ditawarkan selama masa kampanye.

Menurutnya, dukungan relawan dan masyarakat menjadi faktor penentu kemenangan hingga akhirnya pasangan tersebut ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Makassar 2024.

“Dari hati yang paling dalam, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, relawan, dan semua pihak yang membersamai perjuangan ini,” katanya.

Mantan anggota DPR RI itu menekankan bahwa kepercayaan publik merupakan amanah yang harus dijaga dengan integritas.

Akui Kewenangan Terbatas, Tekankan Sinergi

Memasuki satu tahun masa jabatan periode 2024–2029, Aliyah mengakui dinamika pemerintahan menghadirkan berbagai tantangan dan keputusan strategis yang tidak selalu mudah.

Ia juga menyinggung posisi wakil kepala daerah yang memiliki keterbatasan kewenangan. Meski demikian, Aliyah menegaskan komitmennya untuk tetap berperan aktif mendukung wali kota dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Sinergi dan kolaborasi menjadi kekuatan kami dalam menjalankan pemerintahan,” ujarnya.

Mantan Ketua TP PKK Makassar itu juga meminta doa dan dukungan masyarakat agar dapat terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat serta memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

“Jabatan ini bukan tentang posisi, tetapi tentang pengabdian. Bukan tentang kekuasaan, tetapi tentang tanggung jawab kepada masyarakat,” ucapnya.

Di akhir sambutan, Aliyah menekankan pentingnya menjaga kekompakan di tengah dinamika politik dan pemerintahan.

“Semoga kita tetap harmonis, kompak, dan solid sampai akhir masa jabatan. Kita jaga Makassar yang kita cintai bersama,” pungkasnya.