<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Apeksi Arsip - Dot NEWS</title>
	<atom:link href="https://dotnews.co.id/tag/apeksi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://dotnews.co.id/tag/apeksi/</link>
	<description>Informatif. Edukatif. Inspiratif</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Oct 2025 06:18:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-Picsart_25-02-07_02-33-09-031-32x32.png</url>
	<title>Apeksi Arsip - Dot NEWS</title>
	<link>https://dotnews.co.id/tag/apeksi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rombongan APEKSI Gali Potensi Program MCH Jadi Role Model Pemberdayaan Pemuda</title>
		<link>https://dotnews.co.id/rombongan-apeksi-gali-potensi-program-mch-jadi-role-model-pemberdayaan-pemuda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2025 06:18:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Apeksi]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=4334</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 15 Oktober 2025 (Dotnews) – Program inovatif...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/rombongan-apeksi-gali-potensi-program-mch-jadi-role-model-pemberdayaan-pemuda/">Rombongan APEKSI Gali Potensi Program MCH Jadi Role Model Pemberdayaan Pemuda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 15 Oktober 2025 (Dotnews)</strong> </em>– Program inovatif Pemerintah Kota Makassar, Makassar Creative Hub (MCH), di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (MULIA), terpilih sebagai salah satu best practice versi Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah VI yang menaungi wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua.</p>
<p>Tim APEKSI Komwil VI yang dipimpin oleh Manajer, Talib Mustafa melakukan audiensi bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Balai Kota, Rabu (15/10/2025) untuk menggali lebih dalam latar belakang, tujuan, serta dampak nyata dari lahirnya MCH sebagai ruang kreatif anak muda di Makassar.</p>
<p>Talib Mustafa menjelaskan Program MCH ini akan didokumentasikan dalam buku tahunan APEKSI yang berisi praktik terbaik kota-kota di Indonesia Timur.</p>
<p>Ia menyebut, dokumentasi best practice ini penting agar praktik terbaik di satu kota dapat ditiru dan dikembangkan kota lain khususnya di Indonesia Timur, sehingga inovasi daerah bisa saling menguatkan.</p>
<p>“Makassar Creative Hub ini kami anggap menonjol karena menjawab langsung kebutuhan generasi muda. Kami ingin menuliskannya lebih detail agar bisa jadi referensi kota lain,” jelas Talib.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Munafri menjelaskan Program Makassar Creative Hub (MCH) dibentuk untuk merespons kebutuhan upgrading skills dari anak-anak muda di Kota Makassar.</p>
<p>MCH, kata Ia, menjadi sarana yang dibuat oleh pemerintah untuk memberikan wadah minat yang diinginkan oleh anak-anak Makassar.</p>
<p>Tujuannya adalah untuk membawa mereka menjadi lebih spesifik, seperti mau menjadi pengusaha, pegawai, atau profesi lainnya.</p>
<p>&#8220;Mereka yang baru lulus S1 umumnya punya bekal ilmu sama, tapi lewat MCH bisa diarahkan lebih spesifik, apakah ingin jadi pengusaha, pekerja kreatif, maupun pegawai,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Pemerintah hadir menjembatani mereka dengan akses kerja, permodalan, hingga pasar,&#8221; tambah Munafri.</p>
<p>Ia merincikan, fasilitasnya bervariasi mengikuti trend minat dan kebutuhan skill anak muda. Seperti pelatihan barista, makeup artist, musik, konten kreator hingga ruang podcast yang bebas digunakan secara gratis.</p>
<p>Lebih jauh, Munafri menuturkan MCH pertama yang berlokasi di kawasan Pantai Losari saat ini adalah prototipe yang dibuat untuk dibangun di 15 kecamatan yang ada di Kota Makassar. Tahun ini, lanjut Munafri, akan dibangun dua MCH lainnya.</p>
<p>Munafri juga bercerita bahwa MCH lahir dari riset dan benchmarking, salah satunya dari hasil kunjungan Munafri ke TESDA, lembaga pelatihan tenaga kerja terbesar di Filipina.</p>
<p>Dari sana, Pemkot Makassar meramu model MCH di Makassar sebagai prototipe sistem pemberdayaan anak muda yang berorientasi pada upscaling knowledge dan penyerapan tenaga kerja.</p>
<p>&#8220;Ekspektasi saya, anak-anak muda Makassar bisa menyalurkan minat dan bakatnya, mendapat kesempatan yang sebelumnya sulit diakses, dan langsung terkoneksi dengan ekosistem kerja maupun usaha. Inilah investasi kita untuk generasi masa depan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Ke depan, Munafri menjelaskan program MCH akan punya kurikulum yang tertata dan pola distribusinya ke setiap kecamatan akan memiliki spesialisasi berbeda-beda tergantung kebutuhan dan peluang di wilayahnya.</p>
<p>&#8220;Bentuknya pun tidak semuanya gedung, ada yang lebih banyak halamannya. Pola pendekatannya bukan classroom semuanya, tetapi pola yang berbeda-beda sesuai dengan needs and wants masyarakat,&#8221; harap Munafri.</p>
<p>Selain Makassar, APEKSI tahun ini juga mengangkat empat inovasi lain: Musrenbang Inklusif Kota Palu, Layanan Kesehatan Antar Jemput Kota Palopo, Sistem Informasi Kependudukan Kota Ambon, serta Mobil dan Kapal Inflasi Kota Tidore.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/rombongan-apeksi-gali-potensi-program-mch-jadi-role-model-pemberdayaan-pemuda/">Rombongan APEKSI Gali Potensi Program MCH Jadi Role Model Pemberdayaan Pemuda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aliyah Mustika Ilham: Makassar Tampil Adaptif dan Berbudaya di APEKSI 2025</title>
		<link>https://dotnews.co.id/aliyah-mustika-ilham-makassar-tampil-adaptif-dan-berbudaya-di-apeksi-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2025 12:57:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Apeksi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=1692</guid>

					<description><![CDATA[<p>Surabaya, 9 Mei 2025 — Suasana akrab dan...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/aliyah-mustika-ilham-makassar-tampil-adaptif-dan-berbudaya-di-apeksi-2025/">Aliyah Mustika Ilham: Makassar Tampil Adaptif dan Berbudaya di APEKSI 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Surabaya, 9 Mei 2025 — Suasana akrab dan penuh semangat tampak jelas saat Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, meninjau langsung booth Pemerintah Kota Makassar dalam ajang Musyawarah Nasional (Munas) APEKSI 2025 yang digelar di Surabaya.</p>
<p>Dengan senyum ramah, ia menyapa para penjaga stand dan pengunjung yang datang, sekaligus memberi dukungan kepada tim yang telah menampilkan wajah Makassar dengan penuh kebanggaan.</p>
<p>Booth Kota Makassar tahun ini mengusung tema “Makassar, The Old and The New”, dengan tagline “Kota Adaptif”—sebuah narasi yang menggambarkan bagaimana Makassar mampu merespons perubahan zaman sambil tetap berakar kuat pada nilai-nilai budaya lokal.</p>
<p>“Saya sangat bangga. Booth ini tidak hanya menampilkan keindahan visual, tapi juga pesan yang dalam. Makassar adalah kota yang bergerak maju, tapi tidak pernah melupakan sejarah dan budayanya,” ujar Aliyah Mustika Ilham usai berkeliling booth, Kamis (8/5/2025).</p>
<p>Berbagai elemen menarik dipamerkan di booth, mulai dari urban farming corner, Makassar Kreative Hub, pelatihan berbasis teknologi, hingga area interaktif dengan permainan Oculus.</p>
<p>Tak kalah menarik, instalasi bernuansa tradisional seperti mesin tenun dan kopi Toraja menjadi daya tarik yang memperkuat narasi “lama dan baru” yang diusung.</p>
<p>Setelah puas meninjau booth Makassar, Aliyah Mustika Ilham menyempatkan diri berkunjung ke stand-stand kota lain. Ia menyapa dengan hangat, bertukar pikiran dengan perwakilan kota lain, dan mengapresiasi keunikan serta inovasi yang ditampilkan oleh tiap daerah.</p>
<p>“APEKSI adalah tempat belajar bersama. Dari sini, kita bisa saling menginspirasi dan membangun kerja sama lintas kota demi kemajuan bersama,” tuturnya.</p>
<p>Tak lupa, Aliyah Mystika Ilham juga memberikan perhatian pada produk-produk UMKM Makassar yang turut dipamerkan.</p>
<p>Menurutnya, ini adalah bukti nyata kreativitas dan semangat pemberdayaan masyarakat yang tumbuh subur di kota Anging Mammiri.</p>
<p>“Produk-produk UMKM yang ditampilkan sungguh luar biasa. Ini menandakan bahwa Makassar tidak hanya kuat dari sisi teknologi dan budaya, tapi juga dari masyarakatnya yang kreatif dan produktif,” ujarnya.</p>
<p>Dengan pendekatan yang hangat dan penuh semangat kolaboratif, kehadiran Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham memperkuat pesan bahwa Makassar adalah kota yang terus berkembang, namun tetap menghargai akar sejarah dan budaya yang membentuknya.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/aliyah-mustika-ilham-makassar-tampil-adaptif-dan-berbudaya-di-apeksi-2025/">Aliyah Mustika Ilham: Makassar Tampil Adaptif dan Berbudaya di APEKSI 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masuk Dewan Pengurus Pusat APEKSI, Munafri: Mari Sinergitas Membangun Daerah</title>
		<link>https://dotnews.co.id/masuk-dewan-pengurus-pusat-apeksi-munafri-mari-sinergitas-membangun-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2025 12:53:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Apeksi]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=1689</guid>

					<description><![CDATA[<p>Surabaya, 9 Mei 2025 &#8211; Wali Kota Surabaya,...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/masuk-dewan-pengurus-pusat-apeksi-munafri-mari-sinergitas-membangun-daerah/">Masuk Dewan Pengurus Pusat APEKSI, Munafri: Mari Sinergitas Membangun Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Surabaya, 9 Mei 2025 &#8211; Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi terpilih sebagai Ketua APEKSI pada Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia di Surabaya, Jumat (9/5/2025) sore.</p>
<p>Adapun masuk dalam jajaran formatur Dewan Pengurus Pusat APEKSI periode 2025-2030, salah satunya adalah Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Hal itu diumumkan dalam rapat sidang pleno IV di Grand City Surabaya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, didapuk sebagai pimpinan sidang sementara, bersama dengan Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam.</p>
<p>Wali Kota Makassar, Munafri mengatakan dirinya sangat mengapresiasi Pleno Munas APEKSI berjalan dengan baik dan lancar. Ia mengucapkan selamat kepada Wali Kota Surabaya atas amanah baru.</p>
<p>&#8220;Selesai Munas, pak Wali Kota Surabaya (Eri Cahyadi) terpilih Ketua APEKSI. Selamat bekerja,&#8221; ucap Munafri.</p>
<p>Appi, sapaan akrab Munafri, menekankan pentingnya Munas sebagai momentum untuk membahas isu strategis perkotaan, memperkuat tata kelola pemerintahan serta komunikasi penyelesaian permasalahan yang dialami setiap daerah.</p>
<p>&#8220;Ini adalah suatu harapan baru bagi kita semua Pemerintah Kota yang ada di Indonesia untuk terus melakukan sinergitas dalam membangun Kota,&#8221; jelas politisi Golkar itu.</p>
<p>Harapan bahwa keberadaan pengurus APEKSI yang baru akan memberikan nilai yang baik untuk kemajuan semua Kota yang ada di Indonesia. Termasuk kolaborasi untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p>&#8220;Sinergitas sangat perlu. Tekad kami Kota Makassar dan daerah lain dalam menjalankan semua program Pak Presiden Prabowo Subianto,&#8221; tukas Appi.</p>
<p>Sebelumnya, usai terpilih Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan, komitmen untuk mengelaborasi seluruh wali kota di Indonesia.</p>
<p>Tidak boleh ada kota yang tertinggal. Sebaliknya, kota yang memiliki kelebihan akan memberikan kontribusi kepada kota yang lain.</p>
<p>&#8220;Sehingga APEKSI ini menjadi rumah bersama. Dan menjadi rumah semua Wali Kota di Indonesia. Masing-masing Wali Kota berdiri sama tinggi, duduk sama rendah,&#8221; katanya.</p>
<p>Pada kepengurusan di periode selanjutnya, Cak Eri mengagendakan sejumlah langkah dalam waktu dekat.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/masuk-dewan-pengurus-pusat-apeksi-munafri-mari-sinergitas-membangun-daerah/">Masuk Dewan Pengurus Pusat APEKSI, Munafri: Mari Sinergitas Membangun Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
