<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dekranasda kota makassar Arsip - Dot NEWS</title>
	<atom:link href="https://dotnews.co.id/tag/dekranasda-kota-makassar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://dotnews.co.id/tag/dekranasda-kota-makassar/</link>
	<description>Informatif. Edukatif. Inspiratif</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Feb 2026 14:51:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-Picsart_25-02-07_02-33-09-031-32x32.png</url>
	<title>dekranasda kota makassar Arsip - Dot NEWS</title>
	<link>https://dotnews.co.id/tag/dekranasda-kota-makassar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Booth Dekranasda Makassar Jadi Magnet di INACRAFT 2026, Produk Bugis-Makassar Dilirik Pasar Global</title>
		<link>https://dotnews.co.id/booth-dekranasda-makassar-jadi-magnet-di-inacraft-2026-produk-bugis-makassar-dilirik-pasar-global/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2026 14:51:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[dekranasda kota makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5890</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, 07 Februari 2026 (Dotnews) — Booth Dewan...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/booth-dekranasda-makassar-jadi-magnet-di-inacraft-2026-produk-bugis-makassar-dilirik-pasar-global/">Booth Dekranasda Makassar Jadi Magnet di INACRAFT 2026, Produk Bugis-Makassar Dilirik Pasar Global</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>JAKARTA, 07 Februari 2026 (Dotnews)</strong></em> — Booth Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar tampil menonjol dan menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung pada ajang Indonesia International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, 4–8 Februari 2026.</p>
<p>Sejak hari pertama pameran, booth Dekranasda Makassar yang berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan Kota Makassar tak pernah sepi pengunjung. Produk-produk kriya khas Bugis-Makassar, yang memadukan kekuatan budaya lokal dengan sentuhan inovasi modern, menarik minat pembeli domestik hingga mancanegara.</p>
<p>Tingginya antusiasme pengunjung terlihat dari intensitas interaksi di dalam booth, mulai dari eksplorasi produk, dialog langsung dengan perajin, hingga transaksi pembelian. Sejumlah pengunjung mengapresiasi kualitas produk serta identitas budaya kuat yang menjadi ciri khas kerajinan Makassar.</p>
<p>Perhatian terhadap booth Makassar juga datang dari kalangan tokoh nasional. Ketua TP PKK DKI Jakarta, Endang Nugrahani Pramono, menyempatkan diri mengunjungi booth dan memberikan apresiasi atas konsep tampilan serta mutu produk yang dinilai mampu bersaing di level nasional dan internasional.</p>
<p>Selain itu, para Ketua TP PKK dari berbagai daerah di Indonesia turut berdatangan dan menunjukkan ketertarikan terhadap produk unggulan Makassar, membuka peluang kolaborasi antardaerah.</p>
<p>Pengurus Dekranasda Kota Makassar, Yuliana Nur Alam, menyebut keikutsertaan dalam INACRAFT 2026 menjadi langkah strategis untuk memperluas promosi perajin lokal ke pasar yang lebih kompetitif.</p>
<p>“INACRAFT adalah etalase nasional dan internasional. Ini momentum penting agar karya perajin Makassar semakin dikenal luas dan mendapat akses pasar yang lebih besar,” ujar Yuliana.</p>
<p>Menurutnya, respons positif pengunjung menjadi indikator kuat bahwa produk kerajinan Makassar memiliki daya saing tinggi dan potensi besar untuk dikembangkan, termasuk menembus pasar ekspor.</p>
<p>“Produk Bugis-Makassar punya keunikan yang tidak kalah dengan daerah lain. Tantangannya kini bagaimana mendorong kontinuitas produksi dan perluasan jejaring pemasaran,” katanya.</p>
<p>Sebelumnya, Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, bersama jajaran pengurus menghadiri pembukaan resmi INACRAFT 2026 di JCC Senayan, Rabu (4/2/2026).</p>
<p>Pembukaan INACRAFT 2026 dihadiri Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Istri Wakil Presiden sekaligus Ketua Umum Dekranas Silvi Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, serta Ketua Umum ASEPHI Muchsin Ridjan.</p>
<p>Melalui partisipasi aktif di INACRAFT 2026, Dekranasda Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk mendorong perajin lokal naik kelas, memperkuat ekonomi kreatif daerah, sekaligus menjaga keberlanjutan nilai budaya Bugis-Makassar di tengah persaingan industri kreatif nasional dan global.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/booth-dekranasda-makassar-jadi-magnet-di-inacraft-2026-produk-bugis-makassar-dilirik-pasar-global/">Booth Dekranasda Makassar Jadi Magnet di INACRAFT 2026, Produk Bugis-Makassar Dilirik Pasar Global</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TP PKK dan Dekranasda Makassar Salurkan Bantuan Pangan untuk 850 Perempuan Pra Sejahtera</title>
		<link>https://dotnews.co.id/tp-pkk-dan-dekranasda-makassar-salurkan-bantuan-pangan-untuk-850-perempuan-pra-sejahtera/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2025 12:22:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[dekranasda kota makassar]]></category>
		<category><![CDATA[melinda aksa]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[tp pkk kota makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5432</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 30 Desember 2025 (Dotnews) — Tim Penggerak...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/tp-pkk-dan-dekranasda-makassar-salurkan-bantuan-pangan-untuk-850-perempuan-pra-sejahtera/">TP PKK dan Dekranasda Makassar Salurkan Bantuan Pangan untuk 850 Perempuan Pra Sejahtera</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 30 Desember 2025 (Dotnews)</strong></em> — Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar menyalurkan bantuan pangan kepada 850 perempuan pra sejahtera yang tersebar di 15 kecamatan se-Kota Makassar sebagai upaya penguatan ketahanan keluarga di Kota Makassar.</p>
<p>Penyaluran bantuan pangan ini mengusung tema “Perempuan Berdaya, Keluarga Sejahtera” sebagai wujud komitmen TP PKK dalam memperkuat peran perempuan sebagai pilar kesejahteraan keluarga. Bantuan disalurkan kepada 850 perempuan pra sejahtera berdasarkan data shelter warga di masing-masing wilayah.</p>
<p>Pada hari pertama (29/12/2925) pelaksanaan, TP PKK Kota Makassar menyalurkan sebanyak 320 paket bantuan pangan kepada perempuan pra sejahtera di enam kecamatan, yakni Panakukkang, Tamalate, Mariso, Rappocini, Mamajang, dan Makassar, dengan lokasi penyaluran dipusatkan di Kantor Kecamatan Panakukkang.</p>
<p>Selanjutnya, pada hari kedua disalurkan sebanyak 530, penyaluran di Kantor Kecamatan Wajo dengan melibatkan penerima manfaat dari Kecamatan Ujung Pandang, Ujung Tanah, Tallo, Wajo, Sangkarrang, dan Bontoala.</p>
<p>Masih di hari yang sama, penyaluran bantuan pangan juga dilanjutkan ke Kecamatan Biringkanaya, Tamalanrea, dan Manggala, dilaksanakan di Kantor Camat Biringkanaya pada Selasa (30/12/2025).</p>
<p>Penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris TP PKK Kota Makassar beserta jajaran pengurus, serta Wakil Ketua Dekranasda Kota Makassar bersama jajaran. Bantuan pangan diserahkan secara simbolis kepada para penerima manfaat yang diwakili oleh Ketua TP PKK kecamatan dan kelurahan masing-masing.</p>
<p>Dikonfirmasi terpisah, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk apresiasi dan perhatian organisasi perempuan kepada para perempuan, khususnya perempuan pra sejahtera di Kota Makassar.</p>
<p>“Sebagai mitra strategis Pemerintah Kota, kami memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi kaum perempuan yang berada dalam kondisi ekonomi prasejahtera. Program penyaluran bahan pangan ini bentuk apresiasi sekaligus dukungan nyata (social safety net) untuk meringankan beban ekonomi keluarga,” ujarnya.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan keluarga, sehingga perlu mendapatkan perhatian dan dukungan yang berkelanjutan.</p>
<p>“Melalui bantuan pangan ini, kami berharap dapat meringankan beban ekonomi perempuan dari keluarga pra sejahtera dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, sekaligus memperkuat ketahanan pangan rumah tangga melalui terpenuhinya kebutuhan nutrisi keluarga,” ujar Melinda.</p>
<p>Menurutnya, tema Perempuan Berdaya, Keluarga Sejahtera menjadi refleksi komitmen kedua organisasi perempuan tersebut untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang berdampak nyata bagi perempuan dan keluarga.</p>
<p>“Perempuan yang berdaya akan melahirkan keluarga yang kuat dan sejahtera. Inilah yang terus kami dorong melalui berbagai program organisasi ini, semoga di tahun 2026 perempuan-perempuan di Kota Makassar semakin berdaya dan sejahtera,” harapnya.</p>
<p>Melinda juga berharap melalui kegiatan ini, semangat kasih sayang dan kepedulian antar sesama dapat terus terpelihara, selaras dengan visi Kota Makassar sebagai Kota yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.</p>
<p>Sementara itu, salah satu warga penerima bantuan, Desi mengaku bersyukur atas bantuan pangan yang diterimanya dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut.</p>
<p>“Bantuan ini sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Terima kasih kepada TP PKK dan Dekranasda Kota Makassar atas perhatian dan kepeduliannya kepada kami para perempuan,” tuturnya.</p>
<p>Penyaluran bantuan pangan ini menjadi bukti komitmen TP PKK dan Dekranasda Kota Makassar dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan perempuan pra sejahtera, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah, sejalan dengan semangat Perempuan Berdaya, Keluarga Sejahtera di Kota Makassar.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/tp-pkk-dan-dekranasda-makassar-salurkan-bantuan-pangan-untuk-850-perempuan-pra-sejahtera/">TP PKK dan Dekranasda Makassar Salurkan Bantuan Pangan untuk 850 Perempuan Pra Sejahtera</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lestarikan Wastra Khas Daerah, Dekranasda Makassar Sukses Latih 30 Pembatik Lontara</title>
		<link>https://dotnews.co.id/lestarikan-wastra-khas-daerah-dekranasda-makassar-sukses-latih-30-pembatik-lontara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 15:46:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[dekranasda kota makassar]]></category>
		<category><![CDATA[melinda aksa]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5178</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 12 Desember 2025 (Dotnews) — Dekranasda Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/lestarikan-wastra-khas-daerah-dekranasda-makassar-sukses-latih-30-pembatik-lontara/">Lestarikan Wastra Khas Daerah, Dekranasda Makassar Sukses Latih 30 Pembatik Lontara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 12 Desember 2025 (Dotnews)</strong></em> — Dekranasda Kota Makassar sukses mencetak 30 pembatik melalui Pelatihan Batik Lontara yang digelar sebagai upaya pelestarian dan pengembangan wastra khas daerah. Kegiatan ini berlangsung pada 9–12 Desember 2025 di Baruga Anging Mammiri.</p>
<p>Pelatihan bertajuk “Tulis Lontara di Kain, Batik Bercerita, Nilai Terwariskan” ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari perajin lokal, mahasiswa fakultas seni, serta perwakilan tiap kecamatan se-Kota Makassar.</p>
<p>Selama empat hari, peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari teknik dasar desain, keterampilan membatik, pengembangan motif lontara, hingga inovasi pewarnaan modern yang lebih ramah lingkungan.</p>
<p>Para peserta dibimbing langsung oleh Nur Ahmadi, Ketua Deswita Wukisari sekaligus pembatik senior dari Kampung Batik Giriloyo. Kehadirannya menjadi daya tarik tersendiri karena ia dikenal sebagai tokoh penggerak batik desa wisata yang telah menghasilkan banyak pembatik profesional.</p>
<p>Di tangan Nur Ahmadi, peserta tidak hanya diajarkan cara membatik, tetapi juga filosofi di balik setiap motif lontara. Mereka diajak memahami bahwa batik bukan sekadar karya visual, tetapi juga wujud identitas budaya.</p>
<p>Selama pelatihan, peserta sangat antusias semangat belajar mulai dari proses mencanting, menorehkan lilin, hingga teknik pewarnaan bertingkat.</p>
<p>Salah satu peserta, Anggun, mengaku sangat bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini. Ia mengatakan bahwa pengalaman belajar langsung dari pembatik profesional sangat membuka wawasannya.</p>
<p>“Tidak sangka saya juga bisa membuat batik melalui pelatihan ini, apalagi kita diajar dengan detail. Semoga ini langkah awal untuk berkarya lagi, agar melestarikan aksara lontara,” ujar Anggun.</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa pelatihan ini membuatnya lebih percaya diri untuk mulai berkarya dan menjadikan batik lontara sebagai peluang usaha di masa depan.</p>
<p>Peserta lain, Ibu Ati, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini belajar langsung dari pembatik profesional seperti Nur Ahmadi adalah pengalaman yang berkesan baginya.</p>
<p>“Saya berharap pelatihan ini terus berlanjut agar semakin banyak warga Makassar yang terlibat dalam pengembangan batik lontara,” tambahnya.</p>
<p>Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Dekranasda Kota Makassar dan seluruh jajaran Dekranasda yang telah menghadirkan program bermanfaat ini.</p>
<p>Sebelumnya, pada hari pertama pembukaan, Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya besar untuk menghadirkan identitas baru bagi batik lontara.</p>
<p>“Makassar memiliki potensi besar untuk menghasilkan wastra unik yang tidak hanya indah, tetapi juga memiliki nilai budaya yang kuat,” ujarnya saat membuka pelatihan, Selasa, (8/12/2025).</p>
<p>Melinda berharap melalui pelatihan ini, kami ingin menunjukkan bahwa batik lontara juga dapat dibuat lebih modis, berkelas, dan wearable untuk berbagai kesempatan,” ujarnya.</p>
<p>Pelatihan ini juga menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat terhadap aksara Lontara yang merupakan warisan leluhur suku Makassar.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/lestarikan-wastra-khas-daerah-dekranasda-makassar-sukses-latih-30-pembatik-lontara/">Lestarikan Wastra Khas Daerah, Dekranasda Makassar Sukses Latih 30 Pembatik Lontara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dekranasda Makassar Gelar Pelatihan Batik Lontara untuk Hidupkan Kembali Wastra Khas Daerah</title>
		<link>https://dotnews.co.id/dekranasda-makassar-gelar-pelatihan-batik-lontara-untuk-hidupkan-kembali-wastra-khas-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 15:00:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[dekranasda kota makassar]]></category>
		<category><![CDATA[melinda aksa]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5124</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 09 Desember 2025 (Dotnews) &#8211; Dekranasda Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/dekranasda-makassar-gelar-pelatihan-batik-lontara-untuk-hidupkan-kembali-wastra-khas-daerah/">Dekranasda Makassar Gelar Pelatihan Batik Lontara untuk Hidupkan Kembali Wastra Khas Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 09 Desember 2025 (Dotnews)</strong></em> &#8211; Dekranasda Kota Makassar menggelar Pelatihan Batik Lontara sebagai upaya pelestarian dan pengembangan wastra khas daerah. Kegiatan ini dilaksanakan pada 9–12 Desember 2025 di Baruga Anging Mammiri.</p>
<p>Pelatihan bertajuk “Tulis Lontara di Kain, Batik Bercerita, Nilai Terwariskan” ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas perajin baru maupun perajin yang telah mahir. Selama empat hari, peserta mendapatkan materi teknik membatik, pengembangan motif, hingga inovasi pewarnaan yang lebih modern.</p>
<p>Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengatakan Makassar memiliki sejarah dan peradaban yang sangat bernilai, salah satunya melalui keberadaan aksara Lontara yang menjadi identitas masyarakat Bugis-Makassar sejak berabad-abad lalu.</p>
<p>Melinda menyebutkan bahwa tidak semua daerah di Indonesia memiliki aksara daerah. Dari 817 bahasa daerah yang tercatat, hanya 12 yang memiliki aksara. “Kita patut bangga sebagai suku Bugis-Makassar karena memiliki aksara yang masih terjaga hingga hari ini,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa banyak warisan budaya besar yang dimiliki masyarakat Bugis-Makassar, termasuk naskah kuno I La Galigo yang telah diakui UNESCO sebagai memori dunia. Karena itu, pelestarian aksara lontara perlu terus diupayakan agar tidak hilang ditelan zaman.</p>
<p>“Pelatihan ini menjadi salah satu terobosan penting untuk memodernkan aksara Lontara agar lebih dekat dengan generasi muda. Pengembangan motif batik dinilai menjadi media yang efektif untuk memperkenalkan kembali aksara tersebut melalui fashion,” ujarnya.</p>
<p>Melinda mengakui Makassar bukan daerah pembatik tradisional seperti Jawa. Namun, katanya, Dekranasda ingin mendorong lahirnya identitas baru melalui batik lontara yang lebih menarik dan memiliki ciri khas lokal.</p>
<p>“Melalui pelatihan ini, kami ingin menunjukkan bahwa batik lontara juga dapat dibuat lebih modis, berkelas, dan wearable untuk berbagai kesempatan,” ujarnya</p>
<p>Melinda juga mengapresiasi Tendri, satu-satunya pembatik lontara di Makassar yang selama ini konsisten mengembangkan batik lontara. Ia berharap melalui pelatihan ini akan lahir lebih banyak pembatik baru yang mampu berkarya dan memperluas pasar batik lontara.</p>
<p>Ia juga menyinggung maraknya penggunaan batik print yang tidak diproduksi oleh perajin lokal. Melinda menegaskan bahwa Dekranasda harus mendukung karya para perajin, bukan mempromosikan produk print.</p>
<p>“Saat ini Pemkot Makassar telah mewajibkan penggunaan batik lontara setiap hari Kamis. Namun, produksi perajin lokal masih terbatas sehingga banyak pegawai memakai batik print yang dibuat di Jawa. Kondisi ini diharapkan berubah ketika lebih banyak perajin lokal mampu memproduksi batik lontara secara konsisten,” ujarnya.</p>
<p>Melinda berharap setelah pelatihan ini, Pemkot dapat lebih tegas mendorong penggunaan batik lontara hasil kriya perajin Makassar di lingkungan pemerintah kota. Hal ini sekaligus membuka lapangan kerja dan memperkuat ekonomi kreatif daerah.</p>
<p>Pelatihan ini menjadi langkah konkret untuk menghidupkan kembali kecintaan masyarakat terhadap aksara Lontara sekaligus mencetak perajin batik lontara yang lebih kreatif dan inovatif.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/dekranasda-makassar-gelar-pelatihan-batik-lontara-untuk-hidupkan-kembali-wastra-khas-daerah/">Dekranasda Makassar Gelar Pelatihan Batik Lontara untuk Hidupkan Kembali Wastra Khas Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Baju Bodo Modern hingga Karya UMKM: Dekranasda Makassar Jadi Sorotan di Parade Wastra 2025</title>
		<link>https://dotnews.co.id/baju-bodo-modern-hingga-karya-umkm-dekranasda-makassar-jadi-sorotan-di-parade-wastra-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Nov 2025 06:48:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[dekranasda kota makassar]]></category>
		<category><![CDATA[melinda aksa]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=4874</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 23 November 2025 (Dotnews) — Dekranasda Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/baju-bodo-modern-hingga-karya-umkm-dekranasda-makassar-jadi-sorotan-di-parade-wastra-2025/">Baju Bodo Modern hingga Karya UMKM: Dekranasda Makassar Jadi Sorotan di Parade Wastra 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 23 November 2025 (Dotnews)</strong> </em>— Dekranasda Kota Makassar tampil memukau dalam Parade Wastra Expo Kreatif Andalan Sulsel 2025, yang digelar di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sabtu (22/11/2025).</p>
<p>Di bawah arahan Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, 15 pengurus terbaik melangkah anggun membawa identitas kota diiringi alunan lagu Anging Mammiri.</p>
<p>Antusiasme pengunjung terasa kuat. Banyak pengunjung mengabadikan momen ini dan memberikan apresiasi langsung kepada kontingen Makassar.</p>
<p>Penampilan kontingen Makassar semakin memikat lewat Baju Bodo modern rancangan desainer lokal @Serasastudio.id, yang dijahit langsung oleh peserta Pelatihan Menjahit Dekranasda Makassar. Busana tersebut dipadukan dengan Sarung Sutra Makassar bermotif kotak khas daerah dengan kombinasi warna hijau–merah–kuning.</p>
<p>Tak hanya itu, perhiasan etnik karya Ibu Juwalia, salah satu anggota Dekranasda Makassar, memberi aksen kuat yang menonjolkan karakter budaya sekaligus menyatukan elemen busana dan kriya dalam satu kesatuan yang elegan.</p>
<p>Keanggunan tampilan semakin lengkap berkat Kipas Anyaman Lontara berbahan serat alami produksi @rama.art.mks, hijab lokal @sealuna.official bernuansa senada, serta selop UMKM Makassar @stopy_indonesia.</p>
<p>Selain tampil di parade, Dekranasda Kota Makassar juga menghadirkan produk unggulan di booth nomor 16, yang berada di sisi kanan panggung.</p>
<p>Dengan dekorasi khas Ayam Jago Makassar, pengunjung dapat menemukan berbagai karya perajin kota ini, mulai dari tas serat alam berbahan eceng gondok, lontara, dan pelepah jagung, hingga kerajinan kayu dan perhiasan etnik bercorak Sulawesi Selatan.</p>
<p>Makassar turut memperkenalkan Tumbler Khas Makassar, produk kreatif yang mendukung Gerakan Membawa Tumbler sebagai simbol komitmen kota terhadap budaya, kreativitas, dan kepedulian lingkungan.</p>
<p>Melalui penampilan di parade wastra, Dekranasda Kota Makassar ingin menegaskan bahwa budaya bukan hanya warisan untuk dikenang, tetapi hidup melalui karya, inovasi, dan cinta para pengrajinnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/baju-bodo-modern-hingga-karya-umkm-dekranasda-makassar-jadi-sorotan-di-parade-wastra-2025/">Baju Bodo Modern hingga Karya UMKM: Dekranasda Makassar Jadi Sorotan di Parade Wastra 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Promosikan Wastra dan UMKM Lokal, Melinda Aksa Ramaikan Expo Kreatif Andalan 2025</title>
		<link>https://dotnews.co.id/promosikan-wastra-dan-umkm-lokal-melinda-aksa-ramaikan-expo-kreatif-andalan-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2025 17:00:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[aliyah musika ilham]]></category>
		<category><![CDATA[dekranasda kota makassar]]></category>
		<category><![CDATA[melinda aksa]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=4873</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 22 November 2025 (Dotnews) — Ketua Dewan...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/promosikan-wastra-dan-umkm-lokal-melinda-aksa-ramaikan-expo-kreatif-andalan-2025/">Promosikan Wastra dan UMKM Lokal, Melinda Aksa Ramaikan Expo Kreatif Andalan 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 22 November 2025 (Dotnews)</strong> </em>— Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar, Melinda Aksa, menghadiri pembukaan Expo Kreatif Andalan yang digelar di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sabtu (22/11/25).</p>
<p>Kegiatan yang diinisiasi Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi ajang pertemuan para pelaku UMKM dan perajin dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.</p>
<p>Acara dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman dan Ketua Dekranasda Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina bersama jajaran pemerintah provinsi.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Melinda Aksa hadir mewakili Kota Makassar sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan sektor kriya dan produk kreatif lokal.</p>
<p>Ketua Dekranasda Kota Makassar itu mengatakan Expo Kreatif Andalan menjadi ruang penting bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan, meningkatkan kualitas produk, serta memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat seperti yang telah dilakukan sebelumnya oleh Dekranasda Kota Makassar beberapa waktu lalu.</p>
<p>Usai seremoni pembukaan, Melinda Aksa menyempatkan berkeliling mengunjungi sejumlah booth. Ia meninjau langsung karya-karya perajin dari berbagai kabupaten/kota, termasuk produk UMKM Makassar.</p>
<p>Mulai dari kerajinan tenun, anyaman, hingga tas eceng gondok, semuanya patut diapresiasi. Ia berharap keikutsertaan para perajin Makassar dalam pameran ini mampu meningkatkan promosi dan daya saing produk di pasar regional maupun nasional.</p>
<p>“Keberagaman produk UMKM kita adalah kekuatan. Melalui expo seperti ini, kita ingin pelaku kreatif semakin percaya diri, semakin inovatif, dan semakin siap bersaing,” ujarnya.</p>
<p>Expo Kreatif Andalan dijadwalkan berlangsung selama 5 hari dan dirangkaikan dengan workshop, demo produk, parade wastra, dan sesi bincang kreatif yang melibatkan pelaku industri kreatif serta komunitas lokal.</p>
<p>Parade wastra dari 24 kabupaten/kota menjadi sorotan di acara hari ini. Dengan balutan busana wastra dari masing-masing daerah, semua mendapat respon positif dan antusiasme yang luar biasa dari para pengunjung, salah satunya adalah penampilan Dekranasda Kota Makassar yang sukses tampil memukau di panggung acara tersebut.</p>
<p>Melinda Aksa turut memberikan apresiasi atas penampilan para perwakilan daerah. Ia menyampaikan bahwa parade wastra bukan sekadar pertunjukan busana, tetapi cerminan kekayaan budaya dan identitas setiap kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.</p>
<p>Antusiasme pengunjung membuktikan bahwa wastra lokal memiliki daya tarik dan potensi besar untuk terus dikembangkan menurut Ketua Dekranasda Kota Makassar itu.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya regenerasi perajin serta inovasi dalam desain agar wastra Nusantara semakin relevan, diminati generasi muda, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.</p>
<p>Dekranasda Kota Makassar menegaskan kesiapan untuk terus mendorong inovasi, meningkatkan kualitas produk, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi UMKM lokal dan optimistis bahwa potensi wastra dan kerajinan daerah akan semakin dikenal dan mampu bersaing ditingkat nasional maupun internasional.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/promosikan-wastra-dan-umkm-lokal-melinda-aksa-ramaikan-expo-kreatif-andalan-2025/">Promosikan Wastra dan UMKM Lokal, Melinda Aksa Ramaikan Expo Kreatif Andalan 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dekranasda Kota Makassar Gelar Craft Expo 2025, Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Lokal</title>
		<link>https://dotnews.co.id/dekranasda-kota-makassar-gelar-craft-expo-2025-perkuat-ekonomi-kreatif-berbasis-budaya-lokal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2025 13:16:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[dekranasda kota makassar]]></category>
		<category><![CDATA[melinda aksa]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=4700</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 07 November 2025 (Dotnews) — Ketua Dewan...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/dekranasda-kota-makassar-gelar-craft-expo-2025-perkuat-ekonomi-kreatif-berbasis-budaya-lokal/">Dekranasda Kota Makassar Gelar Craft Expo 2025, Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 07 November 2025 (Dotnews)</strong> </em>— Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar, Melinda Aksa, secara resmi membuka Makassar Craft Expo 2025 yang digelar di Main Atrium Trans Studio Mall Makassar, Jumat (7/11/2025).</p>
<p>Acara ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kota Makassar ke-418, yang digelar selama 3 hari dan menghadirkan 17 pelaku UMKM dan perajin lokal yang menampilkan produk unggulan mulai dari kerajinan tangan, tenun, anyaman, produk fashion, hingga kriya modern berbasis budaya lokal.</p>
<p>Acara pembukaan turut dihadiri oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, jajaran SKPD terkait, serta pimpinan berbagai organisasi wanita di Kota Makassar.</p>
<p>Dalam sambutannya, Melinda Aksa menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya pameran tersebut yang menjadi wadah bagi karya dan kreativitas putra-putri daerah.</p>
<p>“Kota Makassar bukan hanya dikenal sebagai kota metropolitan yang dinamis, tetapi juga sebagai pusat kreativitas dan budaya yang kaya. Melalui Makassar Craft Expo 2025 ini, kami ingin menegaskan bahwa karya anak daerah memiliki daya saing dan mampu menembus pasar nasional maupun internasional,” ujar Melinda.</p>
<p>Ia menekankan komitmen Dekranasda Kota Makassar untuk terus mendorong lahirnya produk-produk kreatif yang berdaya saing dan berkelanjutan.</p>
<p>Menurutnya, kemajuan sektor kriya dan kerajinan bukan hanya berkontribusi terhadap ekonomi keluarga, tetapi juga berperan penting dalam melestarikan budaya dan identitas Kota Makassar.</p>
<p>“Kami ingin agar kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi lintas sektor, pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga masyarakat untuk menguatkan ekosistem ekonomi kreatif lokal,” tambahnya.</p>
<p>Melinda juga mengajak masyarakat Makassar untuk bangga menggunakan produk lokal.</p>
<p>“Mari luangkan waktu untuk berkeliling, kunjungi booth para pelaku UMKM, kenali produk lokal, dan bawa pulang karya anak Makassar sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ekonomi kreatif,” pesannya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut Melinda Aksa bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifudin juga menyerahkan secara simbolis bantuan mesin jahit kepada peserta pelatihan menjahit binaan Dekranasda Kota Makassar. Program pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Dekranasda dalam mencetak lebih banyak pengrajin kreatif yang siap bersaing dan mandiri secara ekonomi.</p>
<p>Makassar Craft Expo 2025 diharapkan menjadi momentum kebangkitan industri kreatif lokal, sekaligus memperkuat semangat cinta produk dalam negeri di kalangan masyarakat.</p>
<p>“Semoga event ini menjadi inspirasi bagi seluruh warga untuk terus berkarya, berinovasi, dan mencintai produk buatan Makassar,” tutup Melinda.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/dekranasda-kota-makassar-gelar-craft-expo-2025-perkuat-ekonomi-kreatif-berbasis-budaya-lokal/">Dekranasda Kota Makassar Gelar Craft Expo 2025, Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dekranasda Makassar Kunjungi Jabar Gali Potensi Pengembangan UMKM Lokal</title>
		<link>https://dotnews.co.id/dekranasda-makassar-kunjungi-jabar-gali-potensi-pengembangan-umkm-lokal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Oct 2025 06:27:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[dekranasda kota makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=4194</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANDUNG, 05 Oktober 2025 (Dotnews) – Upaya memperkuat...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/dekranasda-makassar-kunjungi-jabar-gali-potensi-pengembangan-umkm-lokal/">Dekranasda Makassar Kunjungi Jabar Gali Potensi Pengembangan UMKM Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>BANDUNG, 05 Oktober 2025 (Dotnews)</strong></em> – Upaya memperkuat pengembangan sektor ekonomi kreatif dan memperluas jejaring antarperajin, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar melaksanakan studi tiru ke Provinsi Jawa Barat, Sabtu (4/10/2025).</p>
<p>Kegiatan ini bertujuan memperkuat wawasan serta memperluas jejaring kerja sama dalam pengembangan produk kerajinan dan ekonomi kreatif di Kota Makassar.</p>
<p>Titik pertama kunjungan rombongan Dekranasda Makassar adalah Galeri Dekranasda Provinsi Jawa Barat. Sesampainya di lokasi, rombongan disambut hangat oleh Ken Atik Harto, Anggota Bidang Wirausaha Baru Dekranasda Jawa Barat.</p>
<p>Dalam sambutannya, Ken Atik Harto menyampaikan apresiasi atas kunjungan Dekranasda Makassar dan berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum berbagi ilmu antar-daerah dalam mengembangkan potensi UMKM dan kriya lokal.</p>
<p>“Dekranasda Jawa Barat sangat terbuka untuk saling bertukar pengalaman dengan daerah lain. Kami percaya, kolaborasi seperti ini dapat memperkuat jaringan antarperajin dan meningkatkan kualitas produk lokal agar semakin dikenal secara nasional maupun internasional,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, Jawa Barat memiliki beragam produk unggulan hasil karya perajin dari berbagai kabupaten dan kota. “Kami selalu berupaya menghadirkan ruang bagi para pelaku UMKM untuk berkembang dan menampilkan karya terbaik mereka. Melalui galeri ini, kami ingin menjadi jendela inspirasi bagi daerah lain, termasuk Makassar,” ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Ken Atik mengajak rombongan Dekranasda Makassar untuk melihat koleksi produk unggulan yang dipamerkan di Galeri Dekranasda Jawa Barat.</p>
<p>Di galeri tersebut, pengurus Dekranasda Makassar melihat langsung berbagai koleksi karya UMKM dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Mulai dari produk kriya, fashion, kain batik, aksesoris berbagai karya yang terbuat dari bahan daur ulang serta karya dari disabilitas.</p>
<p>Sebagai bentuk pembelajaran, para pengurus Dekranasda Makassar aktif berdiskusi dengan pengelola galeri, mendokumentasikan berbagai konsep penataan dan promosi, bahkan turut membeli beberapa produk lokal sebagai referensi serta bentuk dukungan terhadap perajin Jawa Barat.</p>
<p>Usai dari galeri, rombongan melanjutkan perjalanan ke Batik Hasan yang berlokasi di kawasan Cigadung, Bandung. Di tempat ini, mereka disambut oleh para pengrajin dan diperlihatkan langsung proses pembuatan kain batik khas Jawa Barat. Proses tersebut dimulai dari perancangan motif, pencantingan, pewarnaan alami, hingga tahap finishing dan pengeringan.</p>
<p>Para peserta studi tiru tampak antusias menyimak penjelasan para pengrajin. Beberapa di antara mereka bahkan mencoba langsung proses pencantingan dan pencetakan motif batik.</p>
<p>Studi tiru kemudian berlanjut ke Elina Keramik yang terletak di kawasan Cihapit, Bandung. Di lokasi ini, rombongan Dekranasda Makassar diajak menyaksikan proses pembuatan keramik, mulai dari pembentukan tanah liat, pembakaran, hingga pengecatan dan pengglasiran.</p>
<p>Selain proses produksi, mereka juga diajak meninjau koleksi keramik yang memiliki desain unik dengan kombinasi modern dan tradisional.</p>
<p>Sebagai bentuk dukungan terhadap para pengrajin lokal provinsi Jabar, pengurus Dekranasda Makassar turut membeli sejumlah produk batik dan keramik sebagai cendera mata sekaligus bahan inspirasi untuk diterapkan di Makassar.</p>
<p>Wakil Ketua Dekranasda Kota Makassar, Dewi Andriani, yang memimpin langsung rombongan, menyampaikan kunjungan ini menjadi langkah penting dalam memperkaya wawasan pengurus Dekranasda terhadap strategi pengembangan perajin Makassar.</p>
<p>Menurutnya, Galeri Dekranasda Jawa Barat memberikan inspirasi besar karena mampu menampilkan koleksi dari berbagai kabupaten/kota dalam satu ruang yang tertata rapi.</p>
<p>“Ini sesuai kami, ingin ke depan Makassar juga memiliki galeri sebesar serupa, yang dapat menampung hasil karya dari perajin di tingkat kelurahan hingga kecamatan,” ujarnya.</p>
<p>Terkait kunjungan ke Batik Hasan dan Elina Keramik, Vivi menyampaikan bahwa pengalaman tersebut memberikan banyak pelajaran berharga tentang konsistensi dan ketekunan dalam menjaga kualitas produk lokal.</p>
<p>“Kami belajar bagaimana menjaga nilai tradisi sambil terus berinovasi. Itu yang akan kami bawa pulang dan adaptasi di Makassar,” ujarnya.</p>
<p>Dewi berharap, dengan adanya studi tiru ini, para pengurus Dekranasda Makassar dapat membawa pulang banyak inspirasi dan pengetahuan baru untuk diterapkan di Makassar.</p>
<p>&#8220;Ketua Dekranasda, Ibu Melinda Aksa ingin hasil kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga menjadi motivasi untuk menciptakan terobosan baru dalam pengelolaan galeri dan pengembangan produk UMKM di Makassar,” tuturnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/dekranasda-makassar-kunjungi-jabar-gali-potensi-pengembangan-umkm-lokal/">Dekranasda Makassar Kunjungi Jabar Gali Potensi Pengembangan UMKM Lokal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aliyah Mustika Ilham Bangga Kota Makassar Mewakili Sulsel di INACRAFT</title>
		<link>https://dotnews.co.id/aliyah-mustika-ilham-bangga-kota-makassar-mewakili-sulsel-di-inacraft/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Oct 2025 17:00:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[dekranasda kota makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=4168</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, 03 Oktober 2025 (Dotnews) – Wakil Wali...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/aliyah-mustika-ilham-bangga-kota-makassar-mewakili-sulsel-di-inacraft/">Aliyah Mustika Ilham Bangga Kota Makassar Mewakili Sulsel di INACRAFT</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA, 03 Oktober 2025 (Dotnews)</strong> – Wakil Wali Kota Makassar yang juga Pembina Dekranasda Makassar, Aliyah Mustika Ilham, berkunjung ke booth Dekranasda Kota Makassar pada ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2025 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (3/10/2025).</p>
<p>Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap produk-produk UMKM binaan Dekranasda Kota Makassar yang tampil di ajang pameran kriya terbesar di Asia Tenggara tersebut.</p>
<p>Aliyah Mustika Ilham menyapa pengurus Dekranasda yang menjaga booth sambil meninjau produk kerajinan. Ia juga membeli sejumlah produk UMKM binaan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan bagi para pelaku usaha lokal.</p>
<p>Dalam keterangannya, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan rasa bangganya karena Makassar bisa kembali tampil di ajang pameran berskala internasional ini. Ia menilai partisipasi UMKM binaan Dekranasda Makassar menjadi kesempatan besar untuk memperluas pasar.</p>
<p>“Kami berharap dengan kehadiran Dekranasda Makassar di INACRAFT ini bisa memasarkan dan juga ikut memperkenalkan produk-produk binaan, baik di tingkat konsumen nasional maupun di tingkat internasional,” ujarnya.</p>
<p>Aliyah Mustika Ilham menekankan, keikutsertaan Makassar di ajang bergengsi ini bukan hanya menjadi wadah promosi, tetapi juga sarana memperkuat jejaring kerja sama dengan berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri.</p>
<p>“Kami juga bangga dengan kehadiran produk-produk UMKM dari kota, baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan, yang bisa ditampilkan di ajang nasional seperti ini,” tambahnya.</p>
<p>Menurutnya, kehadiran Dekranasda Kota Makassar di INACRAFT 2025 juga menjadi kebanggaan tersendiri, karena booth Makassar sekaligus mewakili Sulawesi Selatan dalam pameran ini.</p>
<p>“Berarti kami mendapatkan kesempatan dari berbagai Sulawesi Selatan untuk bisa tampil di sini dan juga memperkenalkan produk unggulan. Inilah kesempatan emas buat UMKM-UMKM Kota Makassar,” jelas Aliyah Mustika Ilham.</p>
<p>Ia menilai, produk-produk kerajinan asal Makassar memiliki kualitas yang tidak kalah dengan daerah lain. Dengan sentuhan inovasi dan promosi yang tepat, produk tersebut diyakini bisa menembus pasar global.</p>
<p>Aliyah Mustika Ilham pun mengapresiasi kerja keras para perajin serta dukungan dari Dekranasda Kota Makassar dalam membina UMKM. Menurutnya, upaya pendampingan dan promosi harus terus dilakukan agar perajin semakin berdaya saing.</p>
<p>Lebih jauh, ia berharap momentum INACRAFT 2025 dapat menjadi pintu pembuka bagi UMKM Makassar untuk memperluas distribusi produk, baik melalui jalur pameran, marketplace digital, maupun kerja sama dengan mitra strategis.</p>
<p>“Harapan kami, produk-produk unggulan ini bisa lebih dikenal, dicintai, dan dipasarkan secara luas. Dengan begitu, UMKM Makassar tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan interna</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/aliyah-mustika-ilham-bangga-kota-makassar-mewakili-sulsel-di-inacraft/">Aliyah Mustika Ilham Bangga Kota Makassar Mewakili Sulsel di INACRAFT</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Handicraft Trade Fair 2025, Booth Dekranasda Makassar Jadi Perhatian Pengunjung</title>
		<link>https://dotnews.co.id/handicraft-trade-fair-2025-booth-dekranasda-makassar-jadi-perhatian-pengunjung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 15:09:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[dekranasda kota makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=4129</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 01 September 2025 (Dotnews) – Booth Dewan...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/handicraft-trade-fair-2025-booth-dekranasda-makassar-jadi-perhatian-pengunjung/">Handicraft Trade Fair 2025, Booth Dekranasda Makassar Jadi Perhatian Pengunjung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAKASSAR, 01 September 2025 (Dotnews)</strong> – Booth Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar mendapat perhatian besar pada hari pertama pelaksanaan The 24th Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2025 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (1/10/2025).</p>
<p>Inacraft merupakan pameran kerajinan tahunan berskala internasional yang digelar oleh ASEPHI (Association of Exporters and Producers of Indonesian Handicraft). Ajang ini menghadirkan para perajin, komunitas, hingga Dekranasda dari berbagai kabupaten/kota di Indonesia.</p>
<p>Pada edisi tahun ini, Dekranasda Kota Makassar menjadi satu-satunya perwakilan dari Sulawesi Selatan yang turut ambil bagian dalam pameran bergengsi tersebut. Hal ini membuat booth Makassar menjadi salah satu daya tarik pengunjung.</p>
<p>Selaku PIC Pameran Inacraft Dekranasda Kota Makassar, Dewi Andriani mengatakan bahwa keikutsertaan Makassar pada ajang ini merupakan bentuk dukungan penuh dari Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa untuk menampilkan produk terbaik perajin Kota Makassar.</p>
<p>&#8220;Inacraft menjadi salah satu wadah strategis untuk mempromosikan hasil karya perajin lokal Makassar yang memiliki kualitas tinggi serta berpotensi besar untuk bersaing di kancah nasional maupun internasional,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Adapun produk-produk khas Bugis-Makassar dipamerkan, mulai dari Kain Lagosi, Sarung Basah, Baju Bodo, Sarung Sutra, Cora’ La’ba, perhiasan baju bodo, kain sutra khas Sulsel, hingga busana modern seperti vest dan outer, serta Sarung Cabut.</p>
<p>Selain itu, Dekranasda Makassar juga menampilkan hasil karya binaan dari program pelatihan, di antaranya baju bodo hasil pelatihan menjahit dan perak pin logo Dekranasda hasil kriya perak.</p>
<p>Antusiasme pengunjung terlihat jelas sejak pagi, banyak yang sengaja mampir karena penasaran dengan keunikan produk khas Bugis-Makassar. Bahkan, sejumlah wisatawan mancanegara pun tampak membeli produk wastra Bugis-Makassar .</p>
<p>Salah satu pengunjung asal Bandung, Ajeng, mengaku kagum dengan koleksi yang ditampilkan. “Booth Makassar ramai sekali. Produk-produknya motifnya khas dan warnanya indah. Saya baru pertama kali lihat sarung dan kain dengan corak seperti ini,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Ajeng, kehadiran booth Dekranasda Makassar memberi warna berbeda dalam pameran Inacraft karena menampilkan warisan budaya sekaligus produk modern.</p>
<p>Syamsiah Herman Heizer, pengurus Dekranasda Kota Makassar bidang Wirausaha yang menjaga booth, mengaku tidak menyangka antusiasme begitu tinggi di hari pertama.</p>
<p>“Banyak orang tertarik karena produk kita unik-unik dan tidak dijumpai di tempat lain. Alhamdulillah, responnya sangat positif,” ungkap Syamsiah.</p>
<p>Ia menambahkan, hanya di hari pertama saja transaksi sudah mencapai sekitar Rp4 jutaan. Capaian ini diharapkan dapat terus meningkat seiring berlangsungnya pameran.</p>
<p>Menurutnya, partisipasi di ajang internasional ini bukan hanya untuk mengenalkan produk lokal, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas.</p>
<p>“Kami berharap keikutsertaan di Inacraft 2025 dapat mengangkat nama Makassar dan Sulawesi Selatan di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.</p>
<p>Pameran Inacraft 2025 sendiri akan berlangsung hingga 5 Oktober mendatang, dengan menghadirkan ribuan produk kerajinan dari seluruh Indonesia dan mancanegara.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/handicraft-trade-fair-2025-booth-dekranasda-makassar-jadi-perhatian-pengunjung/">Handicraft Trade Fair 2025, Booth Dekranasda Makassar Jadi Perhatian Pengunjung</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
