<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>dinsos makassar Arsip - Dot NEWS</title>
	<atom:link href="https://dotnews.co.id/tag/dinsos-makassar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://dotnews.co.id/tag/dinsos-makassar/</link>
	<description>Informatif. Edukatif. Inspiratif</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Jan 2026 15:16:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-Picsart_25-02-07_02-33-09-031-32x32.png</url>
	<title>dinsos makassar Arsip - Dot NEWS</title>
	<link>https://dotnews.co.id/tag/dinsos-makassar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemkot Makassar Revitalisasi Mobil Bekas untuk Percepat Penanganan Masalah Sosial</title>
		<link>https://dotnews.co.id/pemkot-makassar-revitalisasi-mobil-bekas-untuk-percepat-penanganan-masalah-sosial/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 15:16:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[dinsos makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5649</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 14 Januari 2026 (Dotnews) &#8211; Pemerintah Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/pemkot-makassar-revitalisasi-mobil-bekas-untuk-percepat-penanganan-masalah-sosial/">Pemkot Makassar Revitalisasi Mobil Bekas untuk Percepat Penanganan Masalah Sosial</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 14 Januari 2026 (Dotnews)</strong></em> &#8211; Pemerintah Kota Makassar, menunjukkan komitmen dalam menghadirkan pelayanan sosial yang responsif dan berdaya guna.</p>
<p>Melalui Dinas Sosial, Pemkot Makassar, melakukan langkah inovatif dengan menyulap mobil-mobil bekas menjadi kendaraan operasional yang layak pakai, guna menunjang penanganan anak jalanan (anjal), penyaluran bantuan sosial, hingga kegiatan penjangkauan dan razia terpadu.</p>
<p>Upaya tersebut tak hanya mencerminkan efisiensi anggaran, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan di lapangan.</p>
<p>Inovasi ini secara resmi ditandai dengan launching enam unit kendaraan operasional penjangkauan yang digunakan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang Dinas Sosial Kota Makassar.</p>
<p>Peluncuran dilakukan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Anjungan Pantai Losari, Rabu (14/1/2026), sebagai simbol keseriusan pemerintah dalam memperkuat layanan sosial yang humanis, cepat, dan tepat sasaran.</p>
<p>Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengapresiasi inovasi Dinas Sosial Kota Makassar yang berhasil memanfaatkan aset kendaraan idle menjadi armada operasional penjangkauan sosial.</p>
<p>Munafri menjelaskan, pemilihan Makassar Creative Hub sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Menurutnya, tempat tersebut merepresentasikan semangat kreativitas yang sejalan dengan terobosan yang dilakukan Dinas Sosial.</p>
<p>&#8220;Menurut saya, ini sesuatu yang sangat kreatif yang dilakukan oleh teman-teman di Dinas Sosial. Ini memperlihatkan bahwa ketika ada niat dan upaya, insyaallah akan berbuah hasil yang baik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia mengungkapkan, kebutuhan kendaraan operasional untuk kegiatan penjangkauan sosial sebelumnya telah disampaikan oleh Dinas Sosial.</p>
<p>Menindaklanjuti hal itu, Pemkot Makassar memaksimalkan sejumlah mobil aset daerah yang sudah lama tidak terpakai untuk direvitalisasi dan digunakan kembali.</p>
<p>&#8220;Saya disampaikan bahwa Dinas Sosial butuh kendaraan operasional untuk melakukan jangkauan-jangkauan terhadap kegiatan sosial yang akan dilaksanakan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>&#8220;Di bagian aset kita, ada beberapa mobil yang sebenarnya sudah lama tidak terpakai dan bisa dimaksimalkan dengan baik,&#8221; sambung Appi.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/pemkot-makassar-revitalisasi-mobil-bekas-untuk-percepat-penanganan-masalah-sosial/">Pemkot Makassar Revitalisasi Mobil Bekas untuk Percepat Penanganan Masalah Sosial</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Makassar Salurkan Bantuan Natura untuk 550 Warga Eks Kusta: Komitmen Perkuat Perlindungan Sosial</title>
		<link>https://dotnews.co.id/pemkot-makassar-salurkan-bantuan-natura-untuk-550-warga-eks-kusta-komitmen-perkuat-perlindungan-sosial/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 17:00:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[dinsos makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5002</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 02 November 2025 (Dotnews) — Pemerintah Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/pemkot-makassar-salurkan-bantuan-natura-untuk-550-warga-eks-kusta-komitmen-perkuat-perlindungan-sosial/">Pemkot Makassar Salurkan Bantuan Natura untuk 550 Warga Eks Kusta: Komitmen Perkuat Perlindungan Sosial</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 02 November 2025 (Dotnews)</strong></em> — Pemerintah Kota Makassar, terus menunjukkan keberpihakan terhadap kelompok rentan melalui pemenuhan kebutuhan dasar secara berkelanjutan.</p>
<p>Melalui Dinas Sosial, bantuan natura kembali disalurkan kepada warga eks kusta maupun yang masih dalam tahap pengobatan, di Kampung Kusta, Jalan Dangko, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate.</p>
<p>Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Makassar, Suhur Dg Ranca, menjelaskan bahwa penerima manifest seluruhnya terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN), mulai desil 1 hingga desil 5.</p>
<p>Lanjut dia, lanjut dia. Ini memang program rutin setiap tahun dari Pemerintah Kota Makassar. Bantuan permakanan diberikan kepada eks-kusta maupun warga yang masih menjalani pengobatan.</p>
<p>&#8220;Untuk Kampung Kusta di Balang Baru tercatat sekitar 400 orang, sementara di Taman Ria 150 orang,&#8221; tutu Suhur, Selasa (2/12/2025).</p>
<p>Penyaluran dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Makassar, Andi Bukti Djufri, sebagai bagian dari program rutin tahunan yang menyasar kelompok dengan kondisi sosial ekonomi terbatas.</p>
<p>&#8220;Bantuan bersifat natura, bukan dalam bentuk uang tunai. Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras, 3 liter minyak goreng, serta 3 kaleng ikan, sebagai dukungan untuk memastikan kebutuhan pangan dasar mereka tetap terpenuhi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dia menegaskan bahwa data penerima dihitung per individu berdasarkan DTSN, bukan berdasarkan jumlah Kartu Keluarga.</p>
<p>Wilayah Kampung Kusta diketahui sebagai kawasan dengan konsentrasi cukup besar warga penyandang disabilitas, eks-kusta, maupun pasien yang masih menjalani pengobatan.</p>
<p>Penyaluran serupa dijadwalkan dilakukan keesokan harinya di Taman Ria, Kelurahan Tamamaung Ria Jaya, Kecamatan Tamalanrea, bagi 150 penerima manfaat.</p>
<p>Suhur juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengusulkan peningkatan frekuensi bantuan agar dapat diberikan lebih dari satu kali dalam setahun.</p>
<p>&#8220;Selama ini bantuannya diberikan setahun sekali. Tapi kami sudah berdiskusi dengan Pak Kadis. Insya Allah akan kami usulkan agar pada perubahan anggaran 2026 nanti bisa menjadi dua kali dalam setahun,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya dalam memperkuat jaring perlindungan sosial, memastikan warga rentan tidak berjalan sendiri, serta menjadikan pemenuhan kebutuhan dasar sebagai tanggung jawab bersama.</p>
<p>Program tahunan ini dilaksanakan di dua titik pemukiman, yakni Kampung Kusta Balang Baru dan kawasan Taman Ria, sebagai dukungan pemkot dalam pemenuhan kebutuhan dasar kelompok rentan.</p>
<p>&#8220;Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Makassar memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terjamin secara berkelanjutan,&#8221; tukansya.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/pemkot-makassar-salurkan-bantuan-natura-untuk-550-warga-eks-kusta-komitmen-perkuat-perlindungan-sosial/">Pemkot Makassar Salurkan Bantuan Natura untuk 550 Warga Eks Kusta: Komitmen Perkuat Perlindungan Sosial</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Respons Cepat Dinsos Makassar: Bantuan Darurat Disalurkan untuk 21 KK Korban Kebakaran Tallo</title>
		<link>https://dotnews.co.id/respons-cepat-dinsos-makassar-bantuan-darurat-disalurkan-untuk-21-kk-korban-kebakaran-tallo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2025 09:38:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[dinsos makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=4845</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 20 November 2025 (Dotnews) &#8211; Pemerintah Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/respons-cepat-dinsos-makassar-bantuan-darurat-disalurkan-untuk-21-kk-korban-kebakaran-tallo/">Respons Cepat Dinsos Makassar: Bantuan Darurat Disalurkan untuk 21 KK Korban Kebakaran Tallo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 20 November 2025 (Dotnews)</strong></em> &#8211; Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Sosial kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani warga terdampak musibah kebakaran yang terjadi di kawasan utara kota.</p>
<p>Melalui Dinas Sosial bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang terjadi di wilayah utara kota, tepatnya di Kecamatan Tallo, setelah pecahnya tawuran antarkelompok warga beberapa hari lalu.</p>
<p>Meski situasi berangsur kondusif, jejak kerusakan yang ditinggalkan peristiwa itu masih terasa berat bagi para korban. Terdapat 18 rumah warga hangus dilalap api, memaksa 21 kepala keluarga (KK) mengungsi dan kehilangan tempat tinggal.</p>
<p>Kini, Pemerintah Kota Makassar memastikan kehadirannya di tengah warga yang terdampak. Melalui tim, bantuan darurat mulai dari kebutuhan pokok, perlengkapan keluarga, hingga dukungan layanan sosial telah disalurkan langsung ke lokasi kejadian.</p>
<p>Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufri, menyampaikan atas arahan Wali Kota Makasssr, Munafri Arifuddin, pihaknya telah mendistribusikan berbagai bantuan darurat kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Jalan Pannampu Lorong 2, Kelurahan Suangga dan Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo.</p>
<p>&#8220;Sudah ada distribusi bantuan di lokasi kebakaran, penyaluran bantuan dilakukan langsung ke lokasi terdampak dan diterima oleh Lurah Suangga,&#8221; ujar Andi Bukti, Kamis (20/11/2025).</p>
<p>Pendistribusian bantuan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh korban mendapat penanganan cepat dan tepat, sembari terus memastikan lokasi tersebut aman dan damai.</p>
<p>&#8220;Bantuan yang kami salurkan lewat posko untuk kemudian disalurkan kepada warga yang rumahnya hangus dan kehilangan barang-barang penting akibat kebakaran yang dipicu oleh konflik antarwarga beberapa waktu lalu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Kadis Sosial menjelaskan, bahwa total bantuan mencakup 18 rumah dengan 21 kepala keluarga (KK).</p>
<p>Rinciannya yakni 14 rumah dan 17 KK untuk warga terdampak di Kelurahan Suangga, serta 4 rumah dan 4 KK di Kelurahan Lembo.</p>
<p>&#8220;Seluruh warga yang masuk dalam data terdampak telah terverifikasi dan menjadi prioritas penerima bantuan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Adapun jenis bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan dasar dan perlengkapan pemulihan awal bagi warga berfariasi, terdapat 10 macam.</p>
<p>&#8220;Seperti beras, mie instan, minyak goreng, kasur, tenda Gulung, family Kit, kids ware, paket Sandang, paket Lansia, makanan snac buat anak,&#8221; ungkap Andi Bukti Jufri.</p>
<p>Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga dalam masa pemulihan sambil menunggu langkah lanjutan dari pemerintah kota terkait rekonstruksi dan penanganan pascakebakaran.</p>
<p>Dinas Sosial menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan bantuan kemanusiaan bagi warga yang mengalami kejadian darurat.</p>
<p>&#8220;Kami juga memastikan setiap kebutuhan mendesak masyarakat dapat tertangani dengan tepat sasaran,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/respons-cepat-dinsos-makassar-bantuan-darurat-disalurkan-untuk-21-kk-korban-kebakaran-tallo/">Respons Cepat Dinsos Makassar: Bantuan Darurat Disalurkan untuk 21 KK Korban Kebakaran Tallo</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinsos Makassar Perketat Penanganan Anjal-Gepeng</title>
		<link>https://dotnews.co.id/dinsos-makassar-perketat-penanganan-anjal-gepeng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 15:47:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[dinsos makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[wali kota makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=2597</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 03 Juli 2025 (Dotnews) — Pemerintah Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/dinsos-makassar-perketat-penanganan-anjal-gepeng/">Dinsos Makassar Perketat Penanganan Anjal-Gepeng</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MAKASSAR, 03 Juli 2025 (Dotnews) — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus meningkatkan langkah-langkah penanganan keberadaan anak jalanan (anjal), gelandangan, pengemis (gepeng), dan manusia silver yang kian marak di sejumlah ruas jalan.</p>
<p>Sebagai bentuk komitmen, Dinsos bersama Satpol PP, pemerintah kecamatan, dan sejumlah unsur pilar sosial membentuk sembilan posko pengawasan terpadu di titik-titik rawan aktivitas jalanan.</p>
<p>Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Makassar Zuhur Dg Ranca mengatakan pihaknya akan mengintenskan patroli di sembilan titik.</p>
<p>&#8220;Tujuannya, memberikan dampak psikis ke anjal &#8211; gepeng hingga ke manusia silver,&#8221; jelasnya, Kamis (3/7/2025).</p>
<p>Selain untuk menjaga ketertiban umum, posko ini juga difungsikan sebagai pusat edukasi kepada masyarakat agar tidak lagi memberikan uang secara langsung kepada pengemis di jalanan.</p>
<p>&#8220;Upaya patroli rutin akan kami intensifkan dengan harapan dapat menekan praktik eksploitasi dan memutus rantai ketergantungan hidup di jalan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dengan demikian, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar terus memperkuat upaya penanganan anak jalanan, gelandangan, pengemis (Anjal Gepeng), dan manusia silver dengan mendirikan sembilan posko pengawasan di sejumlah titik strategis kota.</p>
<p>Posko-posko tersebut tersebar di kawasan Fly Over, Jalan Pengayoman, Mallengkeri, Pajonga Dg. Ngalle, Sudirman, Sungai Saddang, Masjid Raya, Pintu 1 Unhas, dan Simpang Lima Bandara.</p>
<p>Keberadaan posko ini melibatkan Satpol PP, pemerintah kecamatan, serta pilar-pilar sosial seperti Tagana, TKSK, FPSM, dan Karang Taruna.</p>
<p>Menurutnya, langkah ini tak hanya fokus pada penertiban dan menjaga ketertiban umum, tetapi juga edukasi kepada masyarakat, khususnya pengendara, agar tidak memberikan uang kepada anjal gepeng maupun manusia silver.</p>
<p>&#8220;Sosialisasi juga kami lakukan melalui papan imbauan yang dipasang di setiap posko,&#8221; tutur Zuhur Dg Ranca.</p>
<p>Pemkot Makassar mengajak warga mendukung upaya ini dengan menyalurkan bantuan melalui saluran resmi dan lembaga sosial yang terdaftar.</p>
<p>Ia menegaskan patroli di sembilan titik tersebut akan diintensifkan secara berkelanjutan. Menurutnya, langkah konsisten ini diharapkan memberi dampak psikologis bagi pelaku aktivitas jalanan agar tidak terus-menerus turun ke jalan.</p>
<p>&#8220;Patroli akan kami jalankan rutin. Ada tiga titik yang menjadi prioritas pengawasan. Insya Allah, dengan upaya bersama, penanganan anjal, gepeng, dan manusia silver bisa kita selesaikan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sedangkan, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, mengatakan pihaknya akan menempatkan petugas di beberapa persimpangan yang menjadi titik rawan aktivitas jalanan.</p>
<p>Para petugas akan membentangkan spanduk imbauan agar pengendara tidak memberikan uang secara langsung kepada anjal, gepeng, maupun manusia silver.</p>
<p>&#8220;Kami akan tempatkan anggota di persimpangan tertentu, membentangkan spanduk yang berisi imbauan agar pengendara tidak memberi. Sekaligus mengedukasi bahwa memberi di jalan bukan solusi,&#8221; ujar Andi Bukti.</p>
<p>Selain patroli fisik di lapangan, edukasi masyarakat juga dilakukan melalui media sosial dan berbagai kanal informasi.</p>
<p>Langkah ini diharapkan bisa mengubah pola pikir masyarakat yang selama ini menganggap memberi uang di jalan sebagai bentuk kepedulian.</p>
<p>Menurut Andi Bukti, kebiasaan memberi secara langsung hanya akan memperpanjang siklus ketergantungan dan memicu semakin banyaknya praktik eksploitasi di ruang publik.</p>
<p>&#8220;Akan kami sosialisasikan secara masif, termasuk kemungkinan adanya sanksi bagi masyarakat yang tetap memberi di jalan,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/dinsos-makassar-perketat-penanganan-anjal-gepeng/">Dinsos Makassar Perketat Penanganan Anjal-Gepeng</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
