<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kemenpora Arsip - Dot NEWS</title>
	<atom:link href="https://dotnews.co.id/tag/kemenpora/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://dotnews.co.id/tag/kemenpora/</link>
	<description>Informatif. Edukatif. Inspiratif</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Feb 2025 07:42:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-Picsart_25-02-07_02-33-09-031-32x32.png</url>
	<title>Kemenpora Arsip - Dot NEWS</title>
	<link>https://dotnews.co.id/tag/kemenpora/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menpora Dito Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Persiapan Atlet Menuju Multievent Dunia</title>
		<link>https://dotnews.co.id/menpora-dito-pastikan-efisiensi-anggaran-tak-ganggu-persiapan-atlet-menuju-multievent-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Feb 2025 07:42:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Dito Ariotedjo]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpora]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pemuda dan Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat Transportasi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Menpora]]></category>
		<category><![CDATA[MTI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=922</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, 4 Februari (Dotnews) &#8211; Kementerian Pemuda dan...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/menpora-dito-pastikan-efisiensi-anggaran-tak-ganggu-persiapan-atlet-menuju-multievent-dunia/">Menpora Dito Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Persiapan Atlet Menuju Multievent Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, 4 Februari (Dotnews) &#8211; Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI siap mengikuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto perihal efisiensi anggaran di kementerian dan lembaga pemerintah. Sebagaimana disampaikan Menpora Dito Ariotedjo kepada awak media seusai rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Senin (3/2), sore.</p>
<p>Kata Menpora, Kemenpora saat ini tengah melakukan penghitungan atas efisiensi anggaran yang bisa dilakukan. Khususnya dalam memastikan efisiensi yang dilakukan tidak mengganggu persiapan para atlet menuju event dan multievent dunia di masa yang akan datang.</p>
<p>“Ini kan seluruh kementerian/lembaga dilakukan efisiensi. Sementara kami Kemenpora sedang menghitung efisiensi yang bisa kami lakukan,” ujar Menpora Dito.</p>
<p>Menpora menyatakan sangat setuju dengan arahan efisiensi anggaran dari Presiden Prabowo. Menurut Menpora Dito, banyak anggaran yang bisa dikurangi namun tetap produktif, supaya lebih hemat dan bisa mendukung program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan wakilnya Gibran Rakabuming Raka.</p>
<p>Dijelaskan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan target efisiensi untuk Kemenpora sebesar Rp1,4 triliun. Saat ini jajaran Kemenpora tengah dalam rangka diskusi terkait efisiensi yang akan dilakukan untuk kemudian dilakukan finalisasi.</p>
<p>“Insyaallah nanti kami akan lakukan finalisasi, baru efisiensi yang akan dilakukan dari Kemenpora,” sebut Menpora.</p>
<p>“Pastinya arahannya adalah bagaimana dengan efisiensi ini persiapan atlet menuju Asian Games, Olimpiade, dan juga kualifikasi Piala Dunia tidak terganggu,” sambung Menpora Dito.</p>
<p>Menpora turut mengomentari permintaan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) kepada para pejabat pemerintah untuk menggunakan transportasi umum. Menpora Dito tidak mempermasalahkan transportasi apapun yang digunakan selama tak mengganggu agenda kegiatan.</p>
<p>“Kami fleksibel saja. Saya biasanya juga naik sepeda motor. Orang tahu kok saya sering naik motor, bahkan menyetir sendiri. Pasti tergantung bagaimana aksesibilitasnya dan juga agendanya, jadi fleksibel saja,” jelas Menpora.</p>
<p>“Kalau saya sendiri untuk transportasi tidak juga ribet, mau naik apapun yang penting sampai tujuan dan agendanya terkejar semua,” tegas Menpora Dito.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/menpora-dito-pastikan-efisiensi-anggaran-tak-ganggu-persiapan-atlet-menuju-multievent-dunia/">Menpora Dito Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Persiapan Atlet Menuju Multievent Dunia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cetak Rekor Mendaki Gunung, Komika Disabilitas Anggi Wahyuda Buktikan Keterbatasan Bukan Penghalang</title>
		<link>https://dotnews.co.id/cetak-rekor-mendaki-gunung-komika-disabilitas-anggi-wahyuda-buktikan-keterbatasan-bukan-penghalang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jan 2025 06:19:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Anggi Wahyuda]]></category>
		<category><![CDATA[disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Leuser]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenpora]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=507</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, 24 Januari (Dotnews) &#8211; Keajaiban hanya untuk...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/cetak-rekor-mendaki-gunung-komika-disabilitas-anggi-wahyuda-buktikan-keterbatasan-bukan-penghalang/">Cetak Rekor Mendaki Gunung, Komika Disabilitas Anggi Wahyuda Buktikan Keterbatasan Bukan Penghalang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, 24 Januari (Dotnews) &#8211; Keajaiban hanya untuk mereka yang tidak menyerah. Itulah yang diyakini benar oleh Anggi Wahyuda, komika penyandang disabilitas asal Binjai, Sumatera Utara.</p>
<p>Terbukti dengan tekad yang kuat, pemuda 24 tahun itu sukses mencatatkan sejumlah rekor mendaki gunung di Tanah Air. Padahal, Anggi adalah penyandang disabilitas yang mesti berjalan menggunakan alat bantu tongkat, setelah kaki kanannya diamputasi akibat kecelakaan pada 2015.</p>
<p>“Sebulan yang lalu saya baru memecahkan rekor dunia menjadi disabilitas pertama yang mendaki Gunung Leuser, gunung dengan trek terpanjang di Indonesia,” kisah Anggi saat mengisi acara Pengukuhan Forum GenRe Indonesia periode 2024-2026 di Ballroom Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Kamis (23/1) siang.</p>
<p>Anggi bercerita, keinginannya untuk memecahkan rekor sebagai penyandang disabilitas pertama yang mendaki gunung itu untuk membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang. Penyandang disabilitas pun juga bisa mendaki hingga ke puncak gunung layaknya manusia normal.</p>
<p>“Selama 12 hari saya di hutan untuk membuktikan itu. Rekor terkeren saya itu adalah dua bulan berhasil mendaki 15 gunung,” jelasnya.</p>
<p>Menurut Anggi, mendaki gunung memiliki banyak rintangan, apalagi bagi dirinya yang merupakan penyandang disabilitas. Dalam pendakian di Gunung Leuser misalnya, pelawak tunggal ini mengaku menghadapi rintangan-rintangan mulai dari jurang, turunan, panjatan, hingga ancaman harimau.</p>
<p>Namun semua itu mampu dilewatinya untuk mencatatkan rekor sebagai penyandang disabilitas pertama yang mendaki gunung di Provinsi Aceh itu. Meski demikian, nyatanya banyak juga yang tidak percaya dengan pencapaiannya dalam mendaki gunung, baik di dunia nyata maupun di dunia maya.</p>
<p>Contohnya saat dia mengunggah fotonya saat berada di puncak Gunung Kerinci, gunung tertinggi kedua di Indonesia. Bukannya respek yang didapat, Anggi malah dianggap memanipulasi foto tersebut.</p>
<p>“Waktu saya unggah fotonya, ada yang komentar ‘Anggi, itu editan ya?’. Kalau foto itu editan, ngapain saya mengedit latar belakangnya gunung, lebih baik saya mengedit kaki saya ada dua,” cerita Anggi sambil berkelakar.</p>
<p>Dirinya mengaku bersyukur berhasil memecahkan rekor tersebut. Pencapaian itu membuatnya makin bersemangat untuk mendaki gunung-gunung lain di Indonesia bahkan di luar negeri, salah satunya Gunung Everest yang merupakan puncak tertinggi di dunia.</p>
<p>“Insyaallah bulan empat saya akan ke Everest, menjadi disabilitas pertama yang mendaki ke sana. Karena saya ingin membuktikan bahwa batas kemampuan manusia itu bukan pada fisiknya, tetapi pada kemauannya,” terang Anggi.</p>
<p>“Karena selemah apapun kita, kalau kita memiliki kemauan, insyaallah berhasil,” tambah konten kreator yang juga aktif dalam pelayanan kepemudaan di Kemenpora RI ini.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/cetak-rekor-mendaki-gunung-komika-disabilitas-anggi-wahyuda-buktikan-keterbatasan-bukan-penghalang/">Cetak Rekor Mendaki Gunung, Komika Disabilitas Anggi Wahyuda Buktikan Keterbatasan Bukan Penghalang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
