<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mensos ri Arsip - Dot NEWS</title>
	<atom:link href="https://dotnews.co.id/tag/mensos-ri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://dotnews.co.id/tag/mensos-ri/</link>
	<description>Informatif. Edukatif. Inspiratif</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Sep 2025 09:39:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-Picsart_25-02-07_02-33-09-031-32x32.png</url>
	<title>Mensos ri Arsip - Dot NEWS</title>
	<link>https://dotnews.co.id/tag/mensos-ri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jadi Role Model Nasional Kampung Siaga Bencana, Kemensos Puji Makassar</title>
		<link>https://dotnews.co.id/jadi-role-model-nasional-kampung-siaga-bencana-kemensos-puji-makassar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Sep 2025 09:39:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Mensos ri]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=3989</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 21 September 2025 (Dotnews) – Kesiap siagaan...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/jadi-role-model-nasional-kampung-siaga-bencana-kemensos-puji-makassar/">Jadi Role Model Nasional Kampung Siaga Bencana, Kemensos Puji Makassar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAKASSAR, 21 September 2025 (Dotnews)</strong> – Kesiap siagaan dan antisipasi menjadi kunci untuk meminimalkan risiko. Pemerintah Kota Makassar bersama Kementerian Sosial RI menjawab tantangan itu dengan mencanangkan Kampung Siaga Bencana (KSB).</p>
<p>Dua wilayah yang dianggap paling rentan, Kecamatan Biringkanaya dan Kecamatan Manggala. Kedua kecamatan tersebut menjadi fokus simulasi kesiapsiagaan, mulai dari deteksi dini, penanganan darurat, hingga pemulihan pascabencana.</p>
<p>Pencanangan sekaligus simulasi KSB yang digelar Dinas Sosial Kota Makassar di Anjungan Pantai Losari, Minggu (21/9/2025).</p>
<p>Sebuah program yang menitikberatkan pada pengurangan risiko bencana melalui penguatan fisik lingkungan sekaligus pembentukan kesadaran dan keterampilan warga.</p>
<p>Sehingga deteksi Dini, menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya urusan pemerintah, tetapi gerakan kolektif.</p>
<p>Hadir Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI, Robben Rico, jajaran SKPD Kota Makassar, dan para relawan siaga bencana, yang bersama-sama menunjukkan komitmen membangun masyarakat tangguh.</p>
<p>Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Robben Rico, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar atas dukungan penuh terhadap berbagai program pemberdayaan masyarakat, mulai dari Kampung Siaga Bencana (KSB) hingga Sekolah Rakyat.</p>
<p>Robben menegaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci penting menghadapi potensi bencana, khususnya banjir yang kerap melanda kota besar.</p>
<p>&#8220;Sejak dipimpin pak Wali (Munafri), Makassar ini kota yang terus berbenah. Dalam beberapa bulan terakhir saya sudah empat kali ke sini dan bisa melihat banyak perubahan positif, termasuk kebersihannya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Namun, kita tetap harus waspada terhadap ancaman bencana, terutama banjir. Oleh karena itu, antisipasi harus kita siagakan,&#8221; tambah Robben.</p>
<p>Robben juga menekankan pentingnya kehadiran Kampung Siaga Bencana, yang di Makassar melibatkan 60 relawan terlatih.</p>
<p>Mereka dibekali keterampilan penanganan kebencanaan dan pertolongan pertama sehingga siap digerakkan kapan saja.</p>
<p>Konsep KSB adalah memberdayakan masyarakat agar menjadi garda terdepan.</p>
<p>&#8220;Kita tidak bisa hanya mengandalkan pasukan khusus lembaga terkait, maka dengan keterlibatan warga, penanganan bencana akan jauh lebih cepat dan efektif,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Selain itu, dia mengapresiasi langkah Pemkot Makassar yang menyediakan lahan untuk berbagai program sosial, termasuk perumahan contoh dan Sekolah Rakyat.</p>
<p>Menurutnya, dukungan itu sudah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan mendapat respons positif.</p>
<p>&#8220;Bapak Presiden tahu, dan sudah kami laporkan dan menyampaikan terima kasih kepada Pak Wali Kota atas dukungan yang luar biasa,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, Sulawesi Selatan menjadi salah satu provinsi di luar Jawa dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak yang disetujui pembangunannya tahun ini—termasuk di Kota Makassar.</p>
<p>&#8220;Insya Allah, awal Oktober nanti Presiden dijadwalkan meresmikan Sekolah Rakyat di Bekasi, sekaligus meninjau program perumahan contoh yang lahannya disiapkan oleh Pemkot Makassar,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sedangkan, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menanggulangi bencana.</p>
<p>Ia menyambut baik pencanangan Kampung Siaga Bencana (KSB), sebagai langkah membangun ketangguhan warga menghadapi berbagai ancaman alam dan sosial.</p>
<p>&#8220;Kampung Siaga Bencana bukan sekadar program, melainkan gerakan gotong royong dan solidaritas sosial,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Saya berharap masyarakat tidak hanya menjadi korban pasif, tetapi menjadi subjek aktif dalam penanggulangan bencana—dari tahap kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana,&#8221; tambah Munafri.</p>
<p>Ia menyebutkan potensi bencana yang kerap mengancam Kota Makassar, mulai dari banjir, angin puting beliung, kebakaran, hingga bencana sosial lainnya, khususnya di Kecamatan Biringkanaya dan Kecamatan Manggala yang ditetapkan sebagai lokasi fokus simulasi KSB.</p>
<p>&#8220;Kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat merupakan kunci utama untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Munafri mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk relawan dan pilar sosial, untuk terus terlibat aktif dalam pelatihan KSB. Ia menilai program ini dapat menjadi wadah pembelajaran, kerja sama, dan saling tolong-menolong demi keselamatan bersama.</p>
<p>Tak lupa, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini.</p>
<p>&#8220;Semoga Kampung Siaga Bencana di Makassar menjadi contoh nyata penanggulangan bencana berbasis masyarakat dan menjadi inspirasi agar terus siap siaga kapan saja,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/jadi-role-model-nasional-kampung-siaga-bencana-kemensos-puji-makassar/">Jadi Role Model Nasional Kampung Siaga Bencana, Kemensos Puji Makassar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Munafri dan Menteri Sosial Tinjau Kawasan Untia, Siap Jadi Pusat Sekolah Rakyat</title>
		<link>https://dotnews.co.id/wali-kota-munafri-dan-menteri-sosial-tinjau-kawasan-untia-siap-jadi-pusat-sekolah-rakyat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 May 2025 05:47:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Mensos ri]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Saifullah Yusuf]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[wali kota makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=1655</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 08 Mei 2025 (Dotnews) &#8211; Wali Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/wali-kota-munafri-dan-menteri-sosial-tinjau-kawasan-untia-siap-jadi-pusat-sekolah-rakyat/">Wali Kota Munafri dan Menteri Sosial Tinjau Kawasan Untia, Siap Jadi Pusat Sekolah Rakyat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MAKASSAR, 08 Mei 2025 (Dotnews) &#8211; Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi bersama Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, meninjau langsung salah satu lahan di kawasan Salodong, Kelurahan Untia Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Kamis (8/5/2025).</p>
<p>Lokasi ini yang dipilih sebagai pembangunan Sekolah Rakyat. Sehingga, kunjungan tersebut merupakan bagian dari langkah awal persiapan pemanfaatan pembangunan untuk Sekolah Rakyat.</p>
<p>Rumah Nayla merupakan Program Sekolah Rakyat inisiatif baru Pemerintah untuk menjangkau anak-anak dari kelompok Masyarakat miskin ekstrem.</p>
<p>Program ini akan dijalankan di 53 titik awal, dan ditargetkan berkembang menjadi 200 titik tambahan.</p>
<p>Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, mengatakan lokasi itu bakal digunakan untuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Kota Makassar. Namun, masih ada beberapa titik lokasi lain.</p>
<p>&#8220;Mulai beberapa titik, salah satunya nanti di Makassar untuk sekolah rakyat itu kalau Sekola ini berada di Makassar, maka yang boleh Sekolah di sini adalah warga Makassar,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Proses perekrutan calon siswa untuk Sekolah Rakyat ini bakal diprioritaskan bagi warga di Kota Makassar yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.</p>
<p>Hal ini dikarenakan sekolah dengan konsep asrama atau boarding school itu bertujuan untuk memutus mata rantai kemiskinan.</p>
<p>&#8220;Harapan pak Presiden nanti setiap Kabupaten kota itu minimal memiliki satu sekolah rakyat yang bisa menampung 1.000 siswa SD, SMP dan SMA. Siapa yang bisa sekolah di situ? Mereka yang berada di desil satu desil itu miskin ekstrem dan miskin,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Lanjut dia, di situlah nanti dicari keluarga utamanya yang memang putus Sekolah selama ini. Kemudian ada yang tidak mampu melanjutkan karena faktor ekonomi.</p>
<p>Mekanisme nanti lewat identifikasi. Bersama-sama tim pusat dan daerah. Setelah proses dilalui, nanti yang menandatangani adalah kepala daerah bersama Dinas Sosial.</p>
<p>Ia menjelaskan, seiring dengan hal tersebut, Satgas Sekolah Rakyat yang terdiri atas berbagai Kementerian/Lembaga akan melakukan rekrutmen kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga siswa.</p>
<p>&#8220;Di dalam tim rekrutmen itu tentu ada dari Kementerian Sosial, Kementerian Sosial itu dibantu oleh pendamping, pendamping kita yang ada di sini atau sentra-sentra yang kita miliki di beberapa kota atau di beberapa wilayah,&#8221; sebutnya.</p>
<p>&#8220;Kemudian dibantu oleh instrumennya Bupati/Walikota lewat Dinsos. Lalu ada juga BPS ini yang memiliki data. Jadi, BPS Kabupaten kota juga ikut terlibat,&#8221; tambah dia.</p>
<p>Sedangkan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan Pemerintah Kota mendukung program tersebut. Ia menuturkan bahwa hadirnya Sekolah Rakyat ada memberikan leluasa kepada semua kalangan untuk menikmati pendidikan yang setara.</p>
<p>&#8220;Kita membangun sebuah Sekolah bersama. Bagaimana melihat kondisi masyarakat dengan keadaan sosial yang beragam ini. Pemerintah bisa memberikan penghidupan yang lebih baik,&#8221; jelas Munafri.</p>
<p>Politisi Golkar itu, Mendampingi Menteri Sosial dalam kunjungan kerja ke kota Makassar dalam rangka pertama peninjauan lahan untuk rencana pembangunan rumah keluarga Wilayah Salodong, Kelurahan Untia.</p>
<p>Mantan Bos PMS itu menyebutkan, Pemerintah saat ini sangat peduli terhadap pendidikan dan kesehatan. Salah satunya menghadirkan Sekolah Rakyat (SR) yang diperuntukkan kepada masyarakat yang kurang mampu.</p>
<p>&#8220;Melalui Departemen Sosial, Pemkot Makassar akan support semaksimal yang bisa kami lakukan untuk bagaimana kita bisa mengintervensi anak-anak yang kehidupannya kurang baik ini. Sehingga kita bisa memberikan kehidupan yang lebih baik,&#8221; tutur Ketua Golkar Makassar ini.</p>
<p>Sekolah Rakyat yang menjadi program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto akan menampung sekitar siswa dari keluarga tidak mampu.</p>
<p>Dalam memberikan dukungan, maka hari ini Pemkot Makassar menyiapkan lahan untuk membangun, rumah layak huni yang akan dibangun oleh Kemensos. Supaya menjadi wadah anak-anak tidak mampu, hidup layaknya setara sama masyarakat umumnya.</p>
<p>&#8220;Kita berharap apa yang menjadi penegasan Pak Mensos dan Pak Presiden RI Prabowo Subianto, ini hal yang sangat baik yang harus tersupport dan harus sampai ke semua daerah dengan baik,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dia menambahkan, proses pembangunan akan menjadi pemberdayaan sangat bermanfaat bagi semua masyarakat, sehingga Kota pemerintah akan terus memperhatikan hal-hal yang menjadi tanggungjawab Pemerintah.</p>
<p>&#8220;Kami berterima kasih atas atensi yang sangat baik untuk bisa bersama-sama membangun Kota Makassar khususnya dan bisa mengurangi angka kemiskinan di Kota ini,&#8221; ucap Appi.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/wali-kota-munafri-dan-menteri-sosial-tinjau-kawasan-untia-siap-jadi-pusat-sekolah-rakyat/">Wali Kota Munafri dan Menteri Sosial Tinjau Kawasan Untia, Siap Jadi Pusat Sekolah Rakyat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
