<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pd pasar raya makassar Arsip - Dot NEWS</title>
	<atom:link href="https://dotnews.co.id/tag/pd-pasar-raya-makassar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://dotnews.co.id/tag/pd-pasar-raya-makassar/</link>
	<description>Informatif. Edukatif. Inspiratif</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Jan 2026 09:02:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-Picsart_25-02-07_02-33-09-031-32x32.png</url>
	<title>pd pasar raya makassar Arsip - Dot NEWS</title>
	<link>https://dotnews.co.id/tag/pd-pasar-raya-makassar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Perumda Pasar Makassar Raya Tertibkan dan Relokasi 44 Pedagang di Depan Pasar Pabaeng-baeng</title>
		<link>https://dotnews.co.id/perumda-pasar-makassar-raya-tertibkan-dan-relokasi-44-pedagang-di-depan-pasar-pabaeng-baeng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2026 09:02:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[pd pasar raya makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5567</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 06 Januari 2026 (Dotnews) – Perusahaan Umum...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/perumda-pasar-makassar-raya-tertibkan-dan-relokasi-44-pedagang-di-depan-pasar-pabaeng-baeng/">Perumda Pasar Makassar Raya Tertibkan dan Relokasi 44 Pedagang di Depan Pasar Pabaeng-baeng</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 06 Januari 2026 (Dotnews)</strong></em> – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Makassar Raya memastikan melakukan penertiban dan relokasi pedagang yang selama ini berjualan di badan jalan dan area depan Pasar Pabaeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.</p>
<p>Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi kawasan tersebut sesuai peruntukannya, sekaligus menata pasar agar lebih tertib, nyaman, dan adil bagi seluruh pedagang.</p>
<p>Direktur Operasional (Dirops) Perumda Pasar Makassar Raya, Rusli Patara menjelaskan, bahwa area di bagian depan Pasar Pabaeng-baeng sejatinya bukan diperuntukkan sebagai lokasi berdagang.</p>
<p>Kawasan tersebut merupakan fasilitas umum yang seharusnya berfungsi sebagai area parkir, ruang terbuka hijau, serta fasilitas penunjang aktivitas pasar.</p>
<p>&#8220;Pasar tradisional Pabaeng-baeng itu sebenarnya kita akan melakukan relokasi pedagang yang berada di bagian depan pasar, ini memberikan rasa keadilan bagi pedagang yang lain juga,&#8221; ujarnya, Senin (5/1/2026).</p>
<p>&#8220;Kenapa ini kita lakukan? Karena kita ingin mengembalikan fungsinya sebagai tempat parkir, ruang terbuka hijau, dan fasilitas depan pasar. Intinya, lokasi itu memang bukan tempat pedagang,&#8221; tambah Rusli.</p>
<p>Ia mengungkapkan, jumlah pedagang yang menempati area terlarang tersebut sebanyak 44 orang, terdiri dari 21 pedagang di sisi kiri dan 23 pedagang di sisi kanan pintu masuk pasar.</p>
<p>Keberadaan mereka dinilai melanggar aturan dan mengganggu fungsi fasilitas umum. Apalagi, tempat berdagang yang mereka tempati itu tidak benar.</p>
<p>&#8220;Ini sudah inkrah, sudah diputuskan melalui pengadilan bahwa lokasi tersebut memang bukan tempat berjualan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Rusli menegaskan bahwa Perumda Pasar Makassar Raya telah menyiapkan lokasi relokasi di dalam pasar dengan kondisi yang representatif. Bahkan, jumlah kios yang disiapkan melebihi jumlah pedagang yang akan direlokasi.</p>
<p>&#8220;Jumlah pedagang yang akan direlokasi itu 44 orang. Sementara kios yang kami siapkan ada lebih dari cukup, sekitar 50 hingga 58 kios. Artinya, kesiapan kami dalam hal relokasi ini sudah sangat siap,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/perumda-pasar-makassar-raya-tertibkan-dan-relokasi-44-pedagang-di-depan-pasar-pabaeng-baeng/">Perumda Pasar Makassar Raya Tertibkan dan Relokasi 44 Pedagang di Depan Pasar Pabaeng-baeng</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Makassar Akan Bangun Pasar Tradisional Jadi Pasar Modern</title>
		<link>https://dotnews.co.id/pemkot-makassar-akan-bangun-pasar-tradisional-jadi-pasar-modern/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 May 2025 12:27:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[pd pasar raya makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[wali kota makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=1745</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 14 Mei 2025 (Dotnews) &#8211; Pemerintah Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/pemkot-makassar-akan-bangun-pasar-tradisional-jadi-pasar-modern/">Pemkot Makassar Akan Bangun Pasar Tradisional Jadi Pasar Modern</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MAKASSAR, 14 Mei 2025 (Dotnews) &#8211; Pemerintah Kota Makassar, menjadikan pasar di area Summarecon, Kecamatan Biringkanaya sebagai percontohan pasar modern karena lebih bersih dan nyaman untuk berbelanja bagi masyarakat.</p>
<p>Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan rencana menjadikan pasar Summarecon sebagai pasar tradisional modern guna meningkatkan kenyamanan dan daya saing dengan ritel modern.</p>
<figure id="attachment_1746" aria-describedby="caption-attachment-1746" style="width: 2560px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-1746" src="https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-14-at-19.03.05_2b6d3e4e-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="1920" srcset="https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-14-at-19.03.05_2b6d3e4e-scaled.jpg 2560w, https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-14-at-19.03.05_2b6d3e4e-1536x1152.jpg 1536w, https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-14-at-19.03.05_2b6d3e4e-2048x1536.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption id="caption-attachment-1746" class="wp-caption-text">Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin meninjau lokasi percontohan pasar modern di Summarecon.</figcaption></figure>
<p>&#8220;Tadi kami tinjau salah satu pasar modern di Biringkanaya (dekat Untia), pasar tradisional modern berlokasi di Summarecon. Bisa jadi percontohan kita benahi dan terapkan di pasar yang lain,&#8221; ujar Munafri, usai meninjau pasar tersebut di dekat lokasi stadion Untia, Rabu (14/5/2025).</p>
<p>Kunjungan dilakukan oleh orang nomor satu Kota Makassar itu, usai dirinya menerima bantuan mangrove dari Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni di Makassar.</p>
<p>Saat berada di lokasi pasar Summarecon, Appi terpukau saat mengunjungi pasar tradisional modern di kawasan Summarecon.</p>
<p>&#8220;Kami melihat pasar Summarecon bagus sekali. Penataan, kebersihan, sanitasinya luar biasa. Saya happy sekali dan berharap ini bisa kita aplikasikan di pasar-pasar kita,&#8221; jelas Munafri.</p>
<p>Pasar yang dikunjungi Appi tersebut masih berupa bangunan sementara, namun memiliki rencana pengembangan dengan luas mencapai 3.000 meter persegi.</p>
<p>Terdapat lebih dari 40 tenant aktif, dengan sejumlah pedagang lain menunggu untuk pindah ke bangunan utama yang lebih besar.</p>
<p>&#8220;Saya berharap semua pasar di Makassar, ya seperti ini di Summarecon (modern). Kalau ini bisa kita terapkan di Makassar, saya yakin sekali, dan saya akan paksa untuk bikin,&#8221; ungkap alumni FH Unhas itu.</p>
<p>Politisi Golkar itu menuturkan, pasar ini merupakan percontohan pasar tradisional yang memiliki konsep modern di Kota Daeng.</p>
<p>Ia tidak ingin, pasar tradisional di Makassar karuan, kumuh, bahkan hawanya terasa pengap. Sehingga ke depannya berencana mengubah stigma satu persatu pasar tradisional di Makassar secara bertahap, menjadi pasar modern.</p>
<p>Salah satu fokus utama dalam rencana ini adalah pasar tradisional Toddopuli, yang dianggap sebagai lokasi untuk dikembangkan.</p>
<p>&#8220;Kita akan coba dulu di terapkan di pasar (Toddopuli Panakkukang). Pasarnya dibagi, ada zona basah, makanan, daging, dan sanitasinya ditata rapi,&#8221; tutur Appi.</p>
<p>&#8220;Bahkan ada petugas kebersihannya khusus. Sederhana, pakai hanggar, warnanya putih, tapi fungsional dan bersih,&#8221; tambah Appi.</p>
<p>Terkait pembiayaan pasar tradisional modern (tramo), Appi menyebut akan mendorong Perumda Pasar sebagai leading sector. Anggarannya bisa melalui suntikan modal dari APBD.</p>
<p>&#8220;Perencanaannya mesti matang, dan mungkin membutuhkan dana sekitar Rp5 miliar hingga Rp10 miliar per satu pasar,&#8221; tukasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/pemkot-makassar-akan-bangun-pasar-tradisional-jadi-pasar-modern/">Pemkot Makassar Akan Bangun Pasar Tradisional Jadi Pasar Modern</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
