<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Zulkifly Arsip - Dot NEWS</title>
	<atom:link href="https://dotnews.co.id/tag/zulkifly/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://dotnews.co.id/tag/zulkifly/</link>
	<description>Informatif. Edukatif. Inspiratif</description>
	<lastBuildDate>Fri, 31 Oct 2025 08:52:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-Picsart_25-02-07_02-33-09-031-32x32.png</url>
	<title>Zulkifly Arsip - Dot NEWS</title>
	<link>https://dotnews.co.id/tag/zulkifly/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jadi Juri Tiga Besar IMA 2025, Sekda Zulkifly Tekankan Keberlanjutan Inovasi</title>
		<link>https://dotnews.co.id/jadi-juri-tiga-besar-ima-2025-sekda-zulkifly-tekankan-keberlanjutan-inovasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 08:52:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[sekda kota makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Zulkifly]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=4568</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 31 Oktober 2025 (Dotnews) &#8211; Sekretaris Daerah...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/jadi-juri-tiga-besar-ima-2025-sekda-zulkifly-tekankan-keberlanjutan-inovasi/">Jadi Juri Tiga Besar IMA 2025, Sekda Zulkifly Tekankan Keberlanjutan Inovasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 31 Oktober 2025 (Dotnews)</strong></em> &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar Andi Zulkifly didaulat menjadi juri Innovative Mayor Award (IMA) 2025 untuk tiga nominator. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Sekda Makassar Lantai 3 Kantor Balai Kota Makassar, Jumat (31/10).</p>
<p>Tiga nominator tersebut masing-masing Matasa dari UPT SPF SDN Nusa Harapan Permai, Meramu dari UPT SPF SDI Perumnas Antang 3 dan Barrasa dari UPT SPF SMPN 15 Makassar. Mereka mengalahkan inovasi dari seluruh OPD lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.</p>
<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly, menegaskan pentingnya inovasi dalam setiap organisasi perangkat daerah (OPD) maupun satuan pendidikan di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.</p>
<p>“Peserta yang hadir hari ini adalah tiga besar. Artinya, mereka sudah melewati berbagai tahapan penting dan menunjukkan usaha serta kemampuan yang pantas diapresiasi,” ujar Andi Zulkifly.</p>
<p>Ia secara khusus memberikan ucapan selamat kepada peserta IMA 2025 yang berhasil menembus tiga besar kompetisi tersebut.</p>
<p>“Tidak mudah untuk sampai di tahap ini. Pesertanya bukan hanya dari sekolah-sekolah, tapi juga dari seluruh SKPD. Jadi, capaian ini luar biasa,” ujarnya.</p>
<p>Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengapresiasi antusiasme para peserta yang hadir sejak pagi dan menyiapkan presentasi dengan baik.</p>
<p>Menurutnya, semangat tersebut menunjukkan keseriusan dalam mendorong inovasi di lingkungan kerja masing-masing. Namun, ia juga menyoroti masih adanya sejumlah dinas yang cenderung pasif dan menganggap lomba inovasi sebagai kegiatan seremonial semata.</p>
<p>“Banyak dinas yang kurang bersemangat, mengira inovasi hanya formalitas. Padahal, Pak Wali sudah menegaskan bahwa salah satu indikator penilaian SKPD adalah inovasinya,” tegasnya.</p>
<p>Sekda Makassar kemudian mengingatkan pentingnya meninggalkan pola kerja yang statis tanpa pembaruan, yang ia sebut sebagai “pemerintahan autopilot.”</p>
<p>“Autopilot itu artinya apa yang dilakukan tahun kemarin, terus saja dilaksanakan tanpa perubahan. Tidak ada inovasi. Padahal, pemerintah daerah tidak boleh bekerja seperti itu,” kata Zulkifly.</p>
<p>Ia menjelaskan, setiap kepala OPD maupun kepala sekolah harus mampu menggali potensi di lingkungannya untuk menciptakan terobosan baru yang berdampak nyata.</p>
<p>“Inovasi itu harus membawa perubahan yang lebih baik, punya kekhasan, dan tentu sesuai dengan kewenangan instansi masing-masing,” tambahnya.</p>
<p>Menanggapi inovasi yang ditampilkan SMP Negeri 15 Makassar melalui sistem poin karakter siswa, Zulkifly menilai ide tersebut relevan dengan tugas pokok dan fungsi satuan pendidikan.</p>
<p>“Inovasi ini bagus karena mampu memotivasi siswa untuk berperilaku lebih baik. Sistem poin menjadikan penilaian karakter lebih objektif dan terukur,” jelasnya.</p>
<p>Ia juga memberikan masukan agar inovasi tersebut dikembangkan lebih lanjut dengan dukungan teknologi informasi.</p>
<p>“Saya sarankan agar sistem ini diperkuat dengan aplikasi berbasis IT yang bisa diakses guru dan orang tua, supaya lebih terintegrasi dan konsisten dalam pelaksanaannya,” tutup Zulkifly.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/jadi-juri-tiga-besar-ima-2025-sekda-zulkifly-tekankan-keberlanjutan-inovasi/">Jadi Juri Tiga Besar IMA 2025, Sekda Zulkifly Tekankan Keberlanjutan Inovasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembangunan Stadion Makin Nyata, Sekda Zulkifly Pimpin Rapat Progres Stadion</title>
		<link>https://dotnews.co.id/pembangunan-stadion-makin-nyata-sekda-zulkifly-pimpin-rapat-progres-stadion/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 07:42:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[sekda kota makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Zulkifly]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=4311</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 13 Oktober 2025 (Dotnews) &#8211; Pemerintah Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/pembangunan-stadion-makin-nyata-sekda-zulkifly-pimpin-rapat-progres-stadion/">Pembangunan Stadion Makin Nyata, Sekda Zulkifly Pimpin Rapat Progres Stadion</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 13 Oktober 2025 (Dotnews)</strong></em> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) menggenjot percepatan realisasi program Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham, Stadion Untia. Konsep desain-bangun dengan multiyears menjadi pilihan.</p>
<p>Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar Andi Zulkifly saat memimpin rapat pelaksanaan pengendalian perencanaan program prioritas Pemkot Makassar 2025 di Ruang Rapat Sekda Kantor Balai Kota Makassar, Senin (13/10).</p>
<p>Sekda Makassar Andi Zulkifly mengatakan, FS menjadi tahap penting sebelum dimulainya pekerjaan fisik, karena menyangkut penyesuaian dengan tata ruang wilayah.</p>
<p>“Tahun ini kita berjalan sesuai dengan progres anggaran yang telah disiapkan. Tinggal pelaksanaan Feasibility Study atau FS. Studi kelayakan ini penting karena harus menyesuaikan dengan tata ruang kawasan Untia,” kata Sekda Zulkifly.</p>
<p>Ia menjelaskan, sebelum penyusunan FS, pemerintah juga membahas pembuatan masterplan yang akan menjadi acuan pengembangan kawasan sekitar stadion.</p>
<p>Masterplan ini disesuaikan dengan kondisi tata ruang yang berlaku, termasuk ketentuan dalam Peraturan Presiden tentang Kawasan Mamminasata yang membolehkan pembangunan sarana olahraga di wilayah tersebut.</p>
<p>Sementara itu, Peraturan Daerah (Perda) Tata Ruang Kota Makassar yang baru hanya mengatur kawasan ekonomi. Karena itu, menurutnya, perlu dilakukan pendalaman agar lokasi stadion tetap sesuai aturan tata ruang.</p>
<p>“Aturan ini ingin kami pertajam. Apakah kawasan ekonomi itu termasuk wilayah stadion atau tidak, sehingga perlu ada masterplan untuk memperjelas ruang-ruang di kawasan Untia,” jelasnya.</p>
<p>Melalui penyusunan FS dan masterplan, pemerintah berharap seluruh elemen di kawasan Untia dapat terintegrasi dengan rencana pembangunan stadion. Kedua dokumen perencanaan tersebut ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025.</p>
<p>Lebih lanjut, mantan Kepala Bappeda Makassar itu mengungkapkan pembiayaan kegiatan FS dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025 dengan skema swakelola tipe III. Skema ini dipilih untuk mempercepat proses dibandingkan tender konvensional.</p>
<p>Diketahui, Swakelola tipe 3 adalah pengadaan barang/jasa yang direncanakan dan diawasi oleh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah (K/L/PD) penanggung jawab anggaran, namun pelaksanaannya dilakukan oleh Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).</p>
<p>“Kenapa menggunakan swakelola tipe III, karena ini keputusan bersama untuk mempercepat proses. FS masuk dalam APBD Perubahan sehingga perlu ada justifikasi penetapan FS,” katanya.</p>
<p>Ia menegaskan, penyelesaian FS menjadi prioritas tahun ini. Selanjutnya, tahun depan (2026) akan dimulai tahap penimbunan lahan, sebagai awal pekerjaan fisik stadion.</p>
<p>Proyek Stadion Untia sendiri akan menggunakan metode desain-bangun (design and build) dengan sistem multiyears. Metode ini dinilai lebih efisien karena memungkinkan pekerjaan konstruksi berjalan lebih cepat tanpa menunggu seluruh perencanaan selesai sepenuhnya.</p>
<p>“Alasan kita menggunakan metode desain-bangun karena waktunya lebih cepat dan efisien,” pungkasnya.</p>
<p>Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar Zuhaelsi Zubir menyampaikan proyek ini akan menggunakan metode design and build atau desain terintegrasi dengan konstruksi, guna mempercepat proses pengerjaan dan efisiensi biaya. Progresnya, pembangunan stadion berjalan sesuai jadwal yang telah disusun sejak pertengahan tahun 2025.</p>
<p>“Pada bulan Juli 2025, proses persiapan dan pengawasan tahap ketiga sudah berlangsung. Selanjutnya, pada Agustus hingga September dilakukan penguatan audit dan finalisasi dokumen teknis,” ujar Zuhaelsi Zubir.</p>
<p>Lebih jauh, kata Elsi&#8211;sapaan akrabnya&#8211;proyek ini dimulai dengan penyusunan master plan dan studi kelayakan (FS) yang ditarget rampung pada akhir tahun 2025.</p>
<p>“Pelaksanaan manajemen konstruksi diproyeksikan berlangsung selama sepuluh bulan, mulai Maret hingga Desember 2026. Setelah itu, proses tender konstruksi akan dilakukan pada awal 2027 dan ditargetkan rampung pada akhir tahun yang sama,” jelasnya.</p>
<p>Dia menjelaskan metode design and build dipilih karena dinilai lebih efisien dimana melalui pendekatan ini, perencanaan dan pelaksanaan konstruksi dilakukan secara terintegrasi, sehingga mampu meminimalkan risiko keterlambatan dan memperkuat koordinasi antara konsultan perencana dan kontraktor pelaksana.</p>
<p>“Dengan metode ini, komunikasi antar pihak menjadi lebih efisien dan waktu pengerjaan bisa lebih singkat tanpa mengurangi kualitas,” tambahnya.</p>
<p>Adapun tahapan pekerjaan fisik akan dimulai dengan pematangan lahan dan penimbunan area stadion yang berlokasi di Kawasan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.</p>
<p>Pekerjaan ini meliputi pembangunan infrastruktur dasar seperti drainase, fondasi, dan akses jalan menuju kawasan stadion.<br />
Total anggaran proyek ini diperkirakan mencapai Rp300 miliar yang terbagi ke dalam beberapa tahap pembiayaan hingga tahun 2027.</p>
<p>Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, Stadion Untia ditargetkan bisa diresmikan pada awal tahun 2028.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/pembangunan-stadion-makin-nyata-sekda-zulkifly-pimpin-rapat-progres-stadion/">Pembangunan Stadion Makin Nyata, Sekda Zulkifly Pimpin Rapat Progres Stadion</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Salurkan Bantuan Sosial Korban Kerusuhan DPRD Makassar, Sekda Apresiasi FKIJK</title>
		<link>https://dotnews.co.id/salurkan-bantuan-sosial-korban-kerusuhan-dprd-makassar-sekda-apresiasi-fkijk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2025 02:57:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Zulkifly]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=3952</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 19 September 2025 (Dotnews) &#8211; Pemerintah Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/salurkan-bantuan-sosial-korban-kerusuhan-dprd-makassar-sekda-apresiasi-fkijk/">Salurkan Bantuan Sosial Korban Kerusuhan DPRD Makassar, Sekda Apresiasi FKIJK</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAKASSAR, 19 September 2025 (Dotnews)</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bareng Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sulselbar memberikan bantuan sosial ke keluarga korban kerusuhan aksi demonstrasi di Kantor DPRD Makassar, Jumat (29/8) lalu.</p>
<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar Andi Zulkifly didampingi Tenaga Ahli Pemkot Makassar Hudli Huduri bersama Ketua FKIJK Sulselbar Muhammad Muchlasin dan jajaran menyalurkan bantuan sosial ini ke keluarga korban di Ruang Sipakale’bi Kantor Balai Kota Makassar.</p>
<p>Diketahui, tragedi tersebut menelan korban jiwa sebanyak empat warga Kota Makassar. Mereka masing-masing bertugas di Pemerintah Kota Makassar dengan mendapat santunan uang tunai.</p>
<p>Sekda Makassar Andi Zulkifly menyampaikan pihaknya memberikan apresiasi terhadap pengurus FKIJK Sulselbar atas perhatiannya dengan memberikan santunan kepada keluarga korban.</p>
<p>“Atas nama pemerintah kota, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas perhatian FKIJK Sulselbar yang turut memberikan santunan bagi keluarga korban. Tragedi ini adalah duka besar, tidak hanya bagi keluarga almarhum, tetapi juga bagi Pemkot Makassar,” ujar Sekda Zulkifly.</p>
<p>Pemkot Makassar menyesalkan terjadinya insiden tersebut, sebab, kata Zul&#8211;sapaan akrabnya&#8211;yang tidak hanya berdampak pada stabilitas keamanan, tetapi juga menjadi pukulan berat bagi roda pemerintahan dan perekonomian daerah.</p>
<p>“Keamanan adalah syarat utama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi. Pemerintah pusat menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen pada 2029–2030,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&#8220;Di Makassar, tahun lalu kita mencatat pertumbuhan 5,2 persen hingga 5,3 persen, bahkan pada triwulan kedua tahun ini mencapai 5,6 persen. Namun semua itu tidak akan berarti tanpa situasi kota yang aman dan kondusif,” tambahnya.</p>
<p>Sekda Zulkifly menambahkan pemerintah segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan TNI untuk mengusut tuntas peristiwa pidana tersebut. Presiden RI bahkan langsung memerintahkan sejumlah menteri terkait turun tangan, termasuk Menteri PANRB, Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, hingga Menteri PUPR yang telah meninjau dan menyiapkan bantuan pembangunan kembali fasilitas DPRD yang rusak.</p>
<p>“Ini adalah wujud perhatian pemerintah pusat kepada Kota Makassar. Namun, kami berharap tragedi seperti ini tidak terulang lagi. Pemerintah terus berbenah melalui program-program pencegahan, penguatan keamanan, serta kolaborasi dengan masyarakat demi menjaga ketertiban,” tegasnya.</p>
<p>Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar itu berharap sinergi antara pemerintah, lembaga jasa keuangan, aparat keamanan, dan masyarakat dapat memperkuat stabilitas kota, sekaligus menjadi jalan untuk membangun Makassar yang lebih aman, tangguh, dan sejahtera.</p>
<p>Terpisah, Ketua FKIJK Sulsebar Muhammad Muchlasin menegaskan komitmennya untuk selalu hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam urusan keuangan tetapi juga dalam situasi duka.</p>
<p>“Kehilangan orang yang kita cintai adalah luka yang tidak tergantikan. Jika rumah hancur, bisa kita bangun kembali. Namun kehilangan nyawa menjadi pelajaran berharga agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Muchlasin.</p>
<p>Sebagai lembaga yang sehari-hari bergerak di bidang perbankan, asuransi, pembiayaan, hingga leasing, kata Muchlasin, keberadaan FKIJK Sulselbar tidak hanya untuk melayani nasabah, tetapi juga untuk memberi kontribusi nyata bagi masyarakat. Salah satunya melalui perhatian kepada keluarga korban musibah.</p>
<p>Selain menyampaikan duka cita, forum ini juga menjelaskan peran industri jasa keuangan dalam mendukung perekonomian masyarakat Makassar. Mulai dari kemudahan layanan transfer bagi pelajar dan mahasiswa hingga dorongan kepada lembaga keuangan agar lebih peduli terhadap lingkungan sosial.</p>
<p>“Kami tumbuh dan mencari rezeki di Kota Makassar, karena itu sudah sepatutnya kami peduli kepada masyarakat sekitar. Momentum hari ini semoga menjadi wujud perhatian kami, agar masyarakat merasakan kehadiran industri jasa keuangan bukan hanya dalam urusan bisnis, tetapi juga di saat musibah,” tukasnya.</p>
<p>Sehingga, Muchlasin berharap, melalui kebersamaan dan kepedulian sosial, masyarakat Makassar dapat bangkit dari duka sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan di tengah tantangan ekonomi maupun sosial.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/salurkan-bantuan-sosial-korban-kerusuhan-dprd-makassar-sekda-apresiasi-fkijk/">Salurkan Bantuan Sosial Korban Kerusuhan DPRD Makassar, Sekda Apresiasi FKIJK</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
