<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Festival Daur Bumi 2025 Arsip - Dot NEWS</title>
	<atom:link href="https://dotnews.co.id/topic/festival-daur-bumi-2025/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://dotnews.co.id/topic/festival-daur-bumi-2025/</link>
	<description>Informatif. Edukatif. Inspiratif</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Dec 2025 15:44:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-Picsart_25-02-07_02-33-09-031-32x32.png</url>
	<title>Festival Daur Bumi 2025 Arsip - Dot NEWS</title>
	<link>https://dotnews.co.id/topic/festival-daur-bumi-2025/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Festival Daur Bumi 2025 Resmi Dibuka, Pemkot Makassar Mantapkan Langkah Menuju Kota Bebas Sampah</title>
		<link>https://dotnews.co.id/festival-daur-bumi-2025-resmi-dibuka-pemkot-makassar-mantapkan-langkah-menuju-kota-bebas-sampah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 15:44:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5177</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 12 Desember 2025 (Dotnews) &#8211; Pemerintah Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/festival-daur-bumi-2025-resmi-dibuka-pemkot-makassar-mantapkan-langkah-menuju-kota-bebas-sampah/">Festival Daur Bumi 2025 Resmi Dibuka, Pemkot Makassar Mantapkan Langkah Menuju Kota Bebas Sampah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 12 Desember 2025 (Dotnews)</strong> </em>&#8211; Pemerintah Kota Makassar kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun budaya bersih dan tata kelola sampah yang lebih modern.</p>
<p>Melalui kegiatan Festival Daur Bumi 2025, kembali menjadi panggung kolaborasi besar bagi gerakan lingkungan di Kota Makassar.</p>
<p>Digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, ajang ini resmi berlangsung di Gedung Manunggal, M. Jusuf, Jumat (12/12/2025). Kegitan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 12-14 Desember 2025.</p>
<p>Tidak sekadar seremoni, Festival Daur Bumi hadir sebagai ruang edukasi, aksi, dan inovasi yang menyatukan pemerintah, komunitas, pelajar, hingga pelaku industri untuk bergerak bersama menuju kota yang lebih bersih dan berkelanjutan.</p>
<p>Dengan semangat Daur Ulang, Daur Hidup, Daur Harapan&#8221;, festival ini menegaskan komitmen Makassar dalam memperkuat budaya peduli lingkungan serta memantapkan langkah menuju Kota Bebas Sampah pada 2029.</p>
<p>Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa &#8220;Festival Daur Bumi&#8221; bukan sekadar perayaan kreativitas daur ulang, melainkan bagian penting dari perjalanan panjang menuju kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Festival Daur Bumi 2025 ini bukan sekadar perayaan kreativitas dalam mendaur ulang sampah. Ini adalah bagian penting dari perjalanan besar kita menuju Makassar Bebas Sampah 2029,&#8221; pesan tegas Munafri.</p>
<p>&#8220;Ini sebuah komitmen bersama jangka panjang, untuk menjadikan kota kita lebih bersih, sehat, dan estetika,&#8221; sambung Munafri.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi besar bagi komunitas lingkungan, pelajar, UMKM, industri kreatif, hingga masyarakat umum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Makassar Bebas Sampah 2029.</p>
<p>Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Appi itu menambahkan, keberhasilan program persampahan tidak mungkin dicapai hanya melalui kebijakan pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi, edukasi, dan kebiasaan baru dari seluruh elemen masyarakat.</p>
<p>Ia pun merasa bangga melihat berbagai komunitas, anak muda, pelajar, pelaku UMKM, hingga industri kreatif turut ambil bagian di Kegitan tersebut.</p>
<p>&#8220;Mereka membuktikan bahwa sampah bukan lagi masalah, tetapi peluang inovasi, peluang menumbuhkan ekonomi sirkular, dan peluang membangun budaya baru. Budaya memilah, mendaur, dan bijak menggunakan barang,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/festival-daur-bumi-2025-resmi-dibuka-pemkot-makassar-mantapkan-langkah-menuju-kota-bebas-sampah/">Festival Daur Bumi 2025 Resmi Dibuka, Pemkot Makassar Mantapkan Langkah Menuju Kota Bebas Sampah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Makassar Gelar Festival Daur Bumi 2025, Langkah Besar Menuju Kota Bebas Sampah 2029</title>
		<link>https://dotnews.co.id/makassar-gelar-festival-daur-bumi-2025-langkah-besar-menuju-kota-bebas-sampah-2029/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 08:08:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5131</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 10 Desember 2025 (Dotnews) — Kota Makassar,...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/makassar-gelar-festival-daur-bumi-2025-langkah-besar-menuju-kota-bebas-sampah-2029/">Makassar Gelar Festival Daur Bumi 2025, Langkah Besar Menuju Kota Bebas Sampah 2029</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 10 Desember 2025 (Dotnews)</strong> </em>— Kota Makassar, kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan kota yang bersih dan berkelanjutan.</p>
<p>Lewat gelaran akbar Festival Daur Bumi 2025, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) siap mengajak warga bergerak bersama menuju target besar, Makassar Bebas Sampah 2029.</p>
<p>Festival yang akan berlangsung pada 12–14 Desember 2025 di Balai Prajurit M. Jusuf (Balai Manunggal), ini bukan sekadar pameran lingkungan, tetapi ruang besar untuk menyatukan gagasan, inovasi.</p>
<p>Serta aksi nyata dari berbagai pihak, mulai dari komunitas, pelaku usaha berbasis keberlanjutan, hingga generasi muda yang peduli masa depan bumi.</p>
<p>Kepala DLH Kota Makassar, Helmy Budiman, menuturkan bahwa festival tersebut menjadi panggung kolaborasi para pegiat lingkungan dari berbagai latar, mulai dari komunitas relawan, pelaku inovasi, UMKM berbasis sustainability, hingga masyarakat umum.</p>
<p>&#8220;Festival ini kami hadirkan sebagai wadah besar bagi semua penggiat lingkungan untuk berbagi gagasan dan memperkenalkan inovasi yang memberi dampak nyata bagi bumi,&#8221; ujarnya, Rabu (10/12/2025).</p>
<p>Sebagai kota yang tengah menguatkan agenda transformasi lingkungan, Festival Daur Bumi 2025 hadir untuk memperlihatkan bahwa perubahan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi gerakan kolektif seluruh warga.</p>
<p>Melalui kolaborasi lintas sektor, Makassar terus menegaskan posisinya sebagai salah satu kota yang paling progresif dalam pengelolaan sampah di Indonesia.</p>
<p>Dengan adanya festival &#8220;Daur Bumi 2025&#8221; menampilkan berbagai inovasi pengolahan sampah, seperti ecobrick, kerajinan daur ulang berbahan plastik, teknologi pengolahan limbah organik, hingga solusi pengurangan sampah rumah tangga.</p>
<p>Helmy berharap pameran ini menjadi inspirasi bagi warga untuk mendukung program Makassar Bebas Sampah 2029, yang menargetkan sistem pemilahan sampah komunal dari hulu ke hilir.</p>
<p>&#8220;Program ini sekaligus menjadikan Makassar, sebagai salah satu kota besar pertama di Indonesia yang menerapkan pengelolaan sampah terintegrasi berbasis partisipasi masyarakat,&#8221; tutur Helmy.</p>
<p>Selain pameran, festival juga menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan hiburan, seperti sharing session, talkshow, aktivitas sport-action, mural, permainan interaktif, hingga hiburan panggung.</p>
<p>Sejumlah tokoh inspiratif dijadwalkan hadir sebagai narasumber, antara lain Bule Sampah, Pandawara Group, Founder Rappo.id, dan Founder Berdaur.id.</p>
<p>Helmy menilai keterlibatan tokoh-tokoh tersebut penting untuk menghadirkan perspektif baru dan menggerakkan antusiasme masyarakat terhadap isu lingkungan.</p>
<p>&#8220;Perubahan tidak akan terjadi tanpa keterlibatan masyarakat. Menjaga bumi butuh aksi nyata, bukan sekadar janji,&#8221; tegas Helmy.</p>
<p>Selain itu, penyelenggaraan festival, DLH Makassar juga telah menggelar program &#8220;Jelajah Sampah Makassar&#8221; , sebuah inisiatif edukatif dan aksi nyata yang dilaksanakan serentak di 15 kecamatan sejak 19 November 2025 lalu.</p>
<p>Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat langkah menuju Makassar Bebas Sampah 2029 di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham.</p>
<p>Menurut Helmy, Jelajah Sampah Makassar dirancang sebagai gerakan kolaboratif yang bertujuan meningkatkan kesadaran, kedisiplinan, dan peran aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah.</p>
<p>&#8220;Melalui kegiatan ini, kami mengajak warga memahami persoalan sampah yang ada di lingkungannya sekaligus belajar bagaimana menjadi bagian dari solusi,&#8221; imbuh Helmy.</p>
<p>Rangkaian kegiatan Jelajah Sampah meliputi pelatihan pemilahan dan daur ulang sampah, pameran produk ramah lingkungan, diskusi lingkungan, aksi bersih, berbagai permainan edukatif, hingga hiburan bagi warga.</p>
<p>Pihak DLH juga menyediakan layanan pasar murah dan pemeriksaan kesehatan gratis, sehingga kegiatan tidak hanya menyentuh aspek lingkungan tetapi juga kebutuhan masyarakat secara langsung.</p>
<p>Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai komunitas dan mitra kolaborasi, sehingga jangkauan edukasi dan aksi lapangan semakin meluas. Sejumlah kecamatan mencatat hasil pengumpulan sampah yang signifikan.</p>
<p>Di Kecamatan Mariso, terkumpul 64,4 kilogram sampah organik dan anorganik. Di Kecamatan Wajo, pengumpulan mencapai 135,25 kilogram.</p>
<p>Sementara di Kecamatan Manggala, jumlahnya bahkan menyentuh 208,3 kilogram. Total ratusan kilogram sampah ini menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat serta kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan.</p>
<p>Program Jelajah Sampah Makassar akan berakhir pada 15 Desember 2025 di Kecamatan Mamajang, sekaligus menjadi momentum menuju puncak Festival Daur Bumi 2025.</p>
<p>Melalui rangkaian kegiatan ini, DLH Makassar berharap lahir perubahan perilaku yang lebih berkelanjutan dan mendorong kolaborasi lebih luas dari seluruh lapisan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Festival Daur Bumi 2025 dan Jelajah sampah bukan sekadar acara, tetapi gerakan bersama untuk memperkuat komitmen menjaga bumi dan mewujudkan Makassar sebagai kota yang lebih bersih, sehat,&#8221; tutup Helmy.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/makassar-gelar-festival-daur-bumi-2025-langkah-besar-menuju-kota-bebas-sampah-2029/">Makassar Gelar Festival Daur Bumi 2025, Langkah Besar Menuju Kota Bebas Sampah 2029</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
