<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>makassar creative hub Arsip - Dot NEWS</title>
	<atom:link href="https://dotnews.co.id/topic/makassar-creative-hub/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://dotnews.co.id/topic/makassar-creative-hub/</link>
	<description>Informatif. Edukatif. Inspiratif</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Nov 2025 15:48:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-Picsart_25-02-07_02-33-09-031-32x32.png</url>
	<title>makassar creative hub Arsip - Dot NEWS</title>
	<link>https://dotnews.co.id/topic/makassar-creative-hub/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Makassar Creative Hub Diperluas, Empat Koridor Pedestrian Siap Direvitalisasi</title>
		<link>https://dotnews.co.id/makassar-creative-hub-diperluas-empat-koridor-pedestrian-siap-direvitalisasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2025 15:48:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=4827</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 18 November 2025 (Dotnews) — Upaya Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/makassar-creative-hub-diperluas-empat-koridor-pedestrian-siap-direvitalisasi/">Makassar Creative Hub Diperluas, Empat Koridor Pedestrian Siap Direvitalisasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 18 November 2025 (Dotnews)</strong> </em>— Upaya Kota Makassar, memperkuat identitasnya sebagai kota kreatif kembali dipacu. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa transformasi ruang publik tidak boleh berjalan setengah hati.</p>
<p>Melalui rapat koordinasi revitalisasi pedestrian dan perluasan Makassar Creative Hub (MCH) di sejumlah kecamatan, Selasa (18/11/2025), Munafri menekankan bahwa pembangunan kota harus menghadirkan ruang hidup yang inklusif, nyaman, dan menggerakkan aktivitas warganya.</p>
<p>Di hadapan jajaran perangkat daerah dan tim perancang, Munafri menekankan bahwa revitalisasi pedestrian dan penguatan ekosistem kreatif adalah dua elemen penting yang akan menentukan wajah Makassar dalam beberapa tahun ke depan.</p>
<p>Appi menegaskan, pembangunan kota yang lebih inklusif, dan kreatif dalam rapat koordinasi revitalisasi pedestrian dan ruang-ruang publik, serta pembangunan MCH di sejumlah kecamatan.</p>
<p>&#8220;Melalui Rakor ini, Pemerintah Kota Makassar prioritaskan pembangunan infrastruktur, tidak hanya sekadar memperbaiki fisik kota, tetapi menciptakan ruang hidup yang menggerakkan masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Diketahui, saat ini, Makassar telah memiliki dua MCH, di Kawasan Jalan Nusantara dan Pantai Losari. Dua lokasi baru disiapkan di Kecamatan Biringkanaya dan Rappocini, lalu beberapa penjajakan lokasi sedang dilakukan di kecamatan lainnya, termasuk untuk wilayah kepulauan.</p>
<p>Munafri menegaskan bahwa MCH bukan sebatas proyek bangunan, tetapi ekosistem kreatif yang harus berfungsi. Ia menuturkan pengembangan cabang MCH harus mampu menghidupkan ruang ide dan sosial sesuai dengan potensi wilayah.</p>
<p>Lebih jauh, Munafri juga menekankan pentingnya standar hospitality bagi pengelola MCH seperti kesiapan dan kualitas SDM.</p>
<p>&#8220;Begitu bangunan jadi, staffnya juga harusnya sambil dibangun, SDM-nya sudah dilatih. Begitu MCH selesai, aktivitas bisa langsung jalan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Selain pedestrian dan MCH, Munafri memperkenalkan pendekatan akupuntur arsitektur, yakni menciptakan ruang interaksi kecil dan strategis di tengah kepadatan kota.</p>
<p>Ia menyarankan kemungkinan pembebasan beberapa rumah di titik tertentu untuk dijadikan ruang napas warga.</p>
<p>&#8220;Dua, tiga rumah kita beli, lalu kita jadikan ruang publik. Tempat seperti ini akan jadi titik temu masyarakat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Di akhir pertemuan, Munafri menegaskan bahwa seluruh dinas terkait harus menjadi motor penggerak, bukan hambatan.</p>
<p>&#8220;Dinas harus support, tidak boleh main-main. Mereka ini anchor-nya. Kalau pondasinya kuat, programnya jalan,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Rapat tersebut menghadirkan IAI Principal Arsitek, Yulianti Tanyadji, yang memaparkan konsep revitalisasi pedestrian di empat koridor utama. Diantaranya kawasan Hasanuddin, Pattimura, Thamrin, dan Kajaolalido.</p>
<p>Dalam paparannya, Yulianti menyoroti sejumlah persoalan teknis yang harus ditangani mulai dari pelebaran trotoar, perbaikan drainase menjadi jalur pedestrian hijau, penataan titik lampu jalan dan kabel udara, hingga penataan ulang pepohonan.</p>
<p>&#8220;Penghijaun harus tetap menjadi prioritas. Pohon yang masih sehat kita pertahankan, yang mati kita ganti. Kita ingin koridor ini bukan hanya rapi, tapi hidup,&#8221; jelas Yulianti.</p>
<p>Dalam sesi pembahasan Makassar Creative Hub (MCH), Yulianti menawarkan rancangan program MCH kota Makassar dengan konsep pusat-satelit-mikro, agar tidak terjadi duplikasi proyek tetapi saling menguatkan, yang disambut positif oleh Wali Kota Munafri.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/makassar-creative-hub-diperluas-empat-koridor-pedestrian-siap-direvitalisasi/">Makassar Creative Hub Diperluas, Empat Koridor Pedestrian Siap Direvitalisasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perluas Dampak Ekonomi Kreatif, Makassar Creative Hub Hadir di Jalan Nusantara</title>
		<link>https://dotnews.co.id/perluas-dampak-ekonomi-kreatif-makassar-creative-hub-hadir-di-jalan-nusantara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 04:42:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=4635</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 05 November 2025 (Dotnews) — Eksistensi Makassar...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/perluas-dampak-ekonomi-kreatif-makassar-creative-hub-hadir-di-jalan-nusantara/">Perluas Dampak Ekonomi Kreatif, Makassar Creative Hub Hadir di Jalan Nusantara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 05 November 2025 (Dotnews)</strong></em> — Eksistensi Makassar Creative Hub (MCH) yang digagas Pemerintah Kota Makassar, terus menunjukkan perkembangan signifikan.</p>
<p>Sebagai wadah pengembangan minat dan bakat anak muda, MCH kini melebarkan sayapnya, untuk hadir kantor baru, yang berlokasi di Jalan Nusantara, Kecamatan Wajo, tepat di area sebelum pintu gerbang Pelabuhan Makassar.</p>
<p>Gedung baru ini, hadir melalui kerja sama strategis dengan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, yakni Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).</p>
<p>Langkah tersebut akan ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkot Makassar dan LMAN pada 7 November 2025, bertepatan dengan momentum perayaan Hari Ulang Tahun ke-418 Kota Makassar, tahun 2025.</p>
<p>MoU rencana akan dihadiri Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Ditjen KN atau DJKN), salah satu unit eselon satu di Kementerian Keuangan Republik Indonesia.</p>
<p>Direktur Makassar Creative Hub, Muhammad Sabiq, mengungkapkan bahwa MoU tersebut menjadi tonggak penting dalam mewujudkan Makassar Creative Hub dikenal luas.</p>
<p>&#8220;Kami sedang melakukan pemetaan area untuk pelaksanaan MoU karena ini berkaitan langsung dengan keberlangsungan MCH Nusantara,&#8221; ujarnya, Rabu (5/11/2025).</p>
<p>Dengan hadirnya Makassar Creative Hub Nusantara, Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya dalam memperluas akses dan peluang bagi generasi muda kreatif, sekaligus memperkuat posisi Makassar sebagai kota kolaboratif dan pusat ekonomi kreatif di Indonesia Timur.</p>
<p>&#8220;ini aset milik Kementerian Keuangan melalui LMAN yang akan kita manfaatkan dalam bentuk bangunan. Saat ini sudah ada bangunannya dan tengah dilakukan pemetaan untuk persiapan 2026,&#8221; tambah Sabiq.</p>
<p>Menurutnya, acara penandatanganan MoU akan digelar secara sederhana namun bermakna, sejalan dengan arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, agar perayaan HUT Kota dilakukan secara efisien dan berorientasi pada hasil (output oriented).</p>
<p>&#8220;Acaranya sederhana saja — sambutan, penandatanganan MoU, tukar cinderamata, dan foto bersama. Tapi maknanya besar, karena kerja sama ini akan memperluas dampak ekonomi kreatif di Makassar,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Kegiatan ini juga akan melibatkan berbagai unsur Pentahelix, mulai dari pemerintah, komunitas, swasta, akademisi, hingga media, sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem kreatif kota.</p>
<p>Lebih lanjut, Sabiq menjelaskan bahwa Makassar Creative Hub Nusantara akan memiliki konsep berbeda dibanding MCH di kawasan Losari.</p>
<p>Jika MCH Losari lebih berfokus pada ruang pelatihan dan edukasi, maka MCH Nusantara dirancang sebagai kompleks kreatif (creative compound) dengan ruang pertunjukan dan fasilitas publik yang lebih luas.</p>
<p>&#8220;Di MCH Nusantara nanti ada amfiteater untuk pertunjukan seni, konser kecil, atau kegiatan komunitas. Jadi, selain pelatihan dan seminar, masyarakat juga bisa menikmati aktivitas kreatif secara langsung,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Pihaknya menargetkan, setelah MoU ditandatangani pada 2025, aktivasi penuh MCH Nusantara akan dimulai pada awal 2026, seiring proses penganggaran dan penyediaan fasilitas oleh Dinas Pariwisata Kota Makassar.</p>
<p>Harapannya, fasilitas yang tersedia di MCH Nusantara akan lebih lengkap dari yang ada di Losari.</p>
<p>&#8220;Kami ingin area ini menjadi ruang kreatif baru bagi anak muda, khususnya di kawasan Wajo, Ujung Tanah, dan Tallo,&#8221; harap Sabiq.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/perluas-dampak-ekonomi-kreatif-makassar-creative-hub-hadir-di-jalan-nusantara/">Perluas Dampak Ekonomi Kreatif, Makassar Creative Hub Hadir di Jalan Nusantara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Munafri dan Aliyah Wujudkan Makassar Inklusif lewat Program Inovatif dan Ruang Kreatif</title>
		<link>https://dotnews.co.id/munafri-dan-aliyah-wujudkan-makassar-inklusif-lewat-program-inovatif-dan-ruang-kreatif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 16:13:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=4580</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 31 Oktober 2025 (Dotnews) &#8211; Di tengah...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/munafri-dan-aliyah-wujudkan-makassar-inklusif-lewat-program-inovatif-dan-ruang-kreatif/">Munafri dan Aliyah Wujudkan Makassar Inklusif lewat Program Inovatif dan Ruang Kreatif</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 31 Oktober 2025 (Dotnews)</strong></em> &#8211; Di tengah upaya mewujudkan kota yang inklusif dan berdaya saing, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham, terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat.</p>
<p>Salah satunya melalui Makassar Creative Hub (MCH), ruang kreatif yang menjadi pusat pengembangan keterampilan, inovasi, dan kewirausahaan bagi generasi muda.</p>
<p>Langkah ini melengkapi deretan tujuh program unggulan yang digagasnya, mulai dari iuran sampah gratis, pemasangan instalasi air bersih gratis, seragam sekolah gratis, Makassar Creative Hub, Makassar Super Apps, hingga jaminan sosial bagi pekerja rentan.</p>
<p>Berbagai program tersebut menjadi wujud nyata komitmen Appi dalam menghadirkan kebijakan publik yang inklusif dan berpihak pada semua lapisan masyarakat, memastikan setiap warga Kota Makassar memiliki ruang untuk tumbuh, berkreasi, dan hidup lebih layak.</p>
<p>Atas inisiatif dan kepemimpinan tersebut, Munafri Arifuddin masuk dalam nominasi &#8220;Outstanding Urban Leader for Inclusive Public Policy Innovation&#8221;, sebuah pengakuan atas upayanya membangun Makassar yang tak hanya maju secara teknologi, tetapi juga berkeadilan sosial.</p>
<p>Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin hadir langsung menerima penghargaan di Grand Ballroom The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (31/10/2025) malam.</p>
<p>Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah kota dalam menghadirkan berbagai inovasi kebijakan yang inklusif dan berpihak pada masyarakat, salah satunya melalui program Makassar Creative Hub (MCH).</p>
<p>&#8220;Kami menghadirkan Makassar Creative Hub yang memberikan ruang kepada anak-anak muda yang ingin upgrading skills atau mempertemukan para pencari kerja dengan dunia kerja,&#8221; ujar Munafri.</p>
<p>Lebih lanjut, Wali Kota yang akrab disapa Appi menjelaskan bahwa Makassar Creative Hub hadir sebagai ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan keterampilan.</p>
<p>&#8220;Kami juga menyediakan ruang-ruang yang bisa dipergunakan secara gratis oleh anak-anak muda untuk meningkatkan kemampuan dan upscaling knowledge yang mereka inginkan,&#8221; jelas Appi.</p>
<p>Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya memahami kebutuhan generasi muda agar potensi mereka dapat tersalurkan secara positif dan produktif.</p>
<p>Bahwa, yang paling penting adalah mencari apa yang menjadi needs and wants (kebutuhan dan keinginan) anak muda di Makassar, sehingga mereka bisa berdaya, tersalurkan secara positif.</p>
<p>&#8220;Dan bisa merespons tantangan tenaga kerja dengan lebih maksimal. Anak-anak muda Makassar harus punya ruang-ruang untuk meningkatkan kemampuan mereka,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Appi juga mengungkapkan bahwa Makassar Creative Hub akan dibangun di seluruh kecamatan sebagai pusat pengembangan ekonomi kreatif berbasis komunitas.</p>
<p>&#8220;Kamj akan membangun Creative Hub di 15 kecamatan. Saat ini sudah menuju ke tiga kecamatan secara bertahap, dan mudah-mudahan seluruh program ini bisa memberikan kemudahan dan akses pelayanan bagi masyarakat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia berharap, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat melalui berbagai program inklusif seperti ini dapat mendorong kolaborasi, memperkuat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan warga.</p>
<p>&#8220;Harapan kami, dengan hadirnya pemerintah di tengah masyarakat, bisa memberikan ruang bagi warga untuk berkolaborasi dalam pembangunan, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Makassar,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/munafri-dan-aliyah-wujudkan-makassar-inklusif-lewat-program-inovatif-dan-ruang-kreatif/">Munafri dan Aliyah Wujudkan Makassar Inklusif lewat Program Inovatif dan Ruang Kreatif</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Makassar Kreatif Hub Jadi Jalan Lulusan UT Raih Peluang Kerja dan Usaha</title>
		<link>https://dotnews.co.id/makassar-kreatif-hub-jadi-jalan-lulusan-ut-raih-peluang-kerja-dan-usaha/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 14:31:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=4296</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 12 Oktober 2025 (Dotnews) — Wali Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/makassar-kreatif-hub-jadi-jalan-lulusan-ut-raih-peluang-kerja-dan-usaha/">Makassar Kreatif Hub Jadi Jalan Lulusan UT Raih Peluang Kerja dan Usaha</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 12 Oktober 2025 (Dotnews)</strong></em> — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan apresiasi atas kiprah Universitas Terbuka (UT) Makassar yang hadir sebagai salah satu alternatif pendidikan tinggi berbasis keterbukaan dan fleksibilitas di era digital.</p>
<p>Hal itu disampaikan Munafri saat memberikan sambutan pada kegiatan Wisuda Daerah Universitas Terbuka Makassar yang digelar di Convention Hall Universitas Terbuka, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, Makassar, Minggu (12/10/2025).</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Munafri menyebutkan bahwa keberadaan Universitas Terbuka telah memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Makassar.</p>
<p>&#8220;Kota Makassar memiliki banyak universitas, tetapi Universitas Terbuka terus mendapatkan perhatian dari masyarakat. Terbukti hampir 50 persen mahasiswanya berasal dari Kota Makassar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Ini menunjukkan kepercayaan dan ketertarikan masyarakat terhadap model pembelajaran terbuka yang fleksibel,&#8221; tambah Munafri.</p>
<p>Menurutnya, lulusan alumni yang ikut wisuda hari ini bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi para orang tua dan keluarga, melainkan juga diharapkan mampu menjadi solusi terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan di Kota Makassar.</p>
<p>Ia berharap, pendidikan yang ditempuh di Universitas Terbuka dapat mengisi ruang-ruang kosong di berbagai sektor, baik di dunia kerja maupun wirausaha.</p>
<p>&#8220;Dengan jumlah penduduk mencapai 1,4 juta jiwa, Kota Makassar tentu memiliki banyak tantangan, sekaligus peluang besar untuk diisi oleh generasi muda yang terdidik dan siap berdaya saing,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Appi menegaskan bahwa posisi strategis Kota Makassar sebagai pintu gerbang Indonesia Timur membuka peluang besar bagi masyarakat untuk berkembang.</p>
<p>Aktivitas ekonomi, arus migrasi, hingga pusat bisnis dari wilayah barat dan timur Indonesia menjadikan Makassar sebagai magnet bagi perusahaan dan tenaga kerja.</p>
<p>Lanjut dia, hampir seluruh perusahaan besar, baik nasional maupun asing, memiliki kantor cabang utama di Makassar. Mereka membutuhkan tenaga kerja yang terampil.</p>
<p>&#8220;Karena itu, Pemerintah Kota Makassar menghadirkan Makassar Kreatif Hub sebagai wadah bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan memperluas peluang kerja,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Melalui Makassar Kreatif Hub, Pemkot Makassar berupaya menjembatani para lulusan universitas dengan dunia kerja maupun dunia usaha. Program ini menjadi salah satu bagian dari tujuh flagship program Pemkot Makassar.</p>
<p>Ia menyebutkan, eksistensi program unggulan Makassar Kreatif Hub kami bangun untuk merespons kebutuhan seperti yang dilakukan para wisudawan hari ini.</p>
<p>Setelah menyelesaikan pendidikan di universitas, mereka bisa memperdalam keterampilan spesifik, upgrading skills maupun upscaling kemampuan sesuai minatnya.</p>
<p>&#8220;Di sini, mereka dipertemukan dengan pemodal, pelaku usaha, hingga pemberi kerja,&#8221; ungkap Munafri.</p>
<p>Ia menambahkan, bagi yang ingin menjadi pengusaha, fasilitas di Kreatif Hub memberikan pelatihan keterampilan, pendampingan akses ke dunia perbankan, serta peluang kolaborasi dengan investor.</p>
<p>Sementara bagi yang ingin bekerja, pemerintah memfasilitasi pertemuan langsung dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sesuai keahlian.</p>
<p>Beberapa perusahaan, terutama di bidang IT, sudah bekerja sama dengan kami. Mereka membutuhkan tenaga ahli seperti coder, programmer, dan web designer.</p>
<p>&#8220;Kami bantu fasilitasi pelatihan dan penyaluran. Bahkan, beberapa hasil karya dari Kreatif Hub sudah mendapat perhatian hingga ke Jepang,&#8221; papar politisi Golkar itu.</p>
<p>Ditambahkan, program Makassar Kreatif Hub atau MCH kini mulai dikembangkan di 15 kecamatan di seluruh Kota Makassar. Semua fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis.</p>
<p>Selain itu, Pemkot juga telah menjalin kerja sama dengan Balai Besar Vokasi di Kota Makassar untuk memperluas jangkauan pelatihan bagi masyarakat yang ingin memperdalam kemampuan teknis tertentu.</p>
<p>&#8220;Tempat kami memang tidak terlalu besar, tetapi bagi yang ingin pelatihan lebih lanjut, kami sudah bekerja sama dengan lembaga vokasi. Tujuannya satu, memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk maju,&#8221; ungkap Appi.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga berpesan kepada para wisudawan agar tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan kemampuan diri agar dapat menjadi generasi unggul dan berdaya saing di masa depan.</p>
<p>&#8220;Jangan cepat berpuas diri dengan apa yang sudah diraih hari ini. Dunia terus berubah, dan kita harus siap beradaptasi,&#8221; tuturnya.</p>
<p>&#8220;Teruslah belajar dan menambah pengetahuan agar dapat menjadi manusia-manusia unggul, menjadi harapan bangsa, serta bagian dari generasi emas Indonesia 2045,&#8221; lanjut Appi menitipkan pesan di hadapan para wisudawan dan orang tua.</p>
<p>Menutup sambutannya, Wali Kota Makassar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan pihak Universitas Terbuka Makassar atas terselenggaranya kegiatan tersebut.</p>
<p>&#8220;Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Semoga momentum ini menjadi kebanggaan bagi Anda semua,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/makassar-kreatif-hub-jadi-jalan-lulusan-ut-raih-peluang-kerja-dan-usaha/">Makassar Kreatif Hub Jadi Jalan Lulusan UT Raih Peluang Kerja dan Usaha</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Makassar Creative Hub, Jadi Magnet Delegasi Australia untuk Bertukar Ide Inovasi</title>
		<link>https://dotnews.co.id/makassar-creative-hub-jadi-magnet-delegasi-australia-untuk-bertukar-ide-inovasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 15:12:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=4010</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 23 September 2025 (Dotnews) – Konsulat Jenderal...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/makassar-creative-hub-jadi-magnet-delegasi-australia-untuk-bertukar-ide-inovasi/">Makassar Creative Hub, Jadi Magnet Delegasi Australia untuk Bertukar Ide Inovasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAKASSAR, 23 September 2025 (Dotnews)</strong> – Konsulat Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, bersama tim perwakilan dari berbagai kota di Negeri &#8220;Kanguru&#8221; melakukan kunjungan ke Makassar Creative Hub (MCH), salah satu program unggulan Pemerintah Kota Makassar.</p>
<p>Rombongan yang dijuluki berasal dari &#8220;Negeri Bawah&#8221; atau Land Down Under ini ingin mempelajari inovasi dan pengembangan ekosistem kreatif yang dijalankan MCH.</p>
<p>Kunjungan berlangsung di Gedung MCH, Anjungan Pantai Losari, Selasa (23/9/2025). Delegasi Australia yang hadir terdiri atas Alaa Karrar (Melbourne), Anjum Kasmani (Sydney), Iman Balla (Melbourne), Juliana Jamaluddin (Sydney), Luke Gibson (Perth), Qudratullah Wahidi (Melbourne), dan Ridvan Kilic (Melbourne).</p>
<p>Selama berada di MCH, rombongan mendapat penjelasan menyeluruh terkait berbagai fasilitas dan program kreatif, mulai dari Classroom/Amphitheater, Studio Konten, hingga ruang podcast.</p>
<p>Agenda kunjungan mencakup tur keliling MCH, diskusi bersama para intern MCH, serta pengambilan video singkat di area podcast sebagai dokumentasi.</p>
<p>Kunjungan ini menjadi ajang pertukaran pengalaman dan ide antara perwakilan Australia dan pengelola MCH, sekaligus memperkuat kerja sama di bidang industri kreatif dan pengembangan talenta muda antara Makassar dan Australia.</p>
<p>Konsulat Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, mengatakan, rombongan yang seluruhnya berjumlah tujuh Muslim Australia ini datang untuk mengenal lebih dekat ekosistem industri kreatif yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Makassar.</p>
<p>&#8220;Tahun ini kami datangkan tujuh orang Muslim Australia untuk mengunjungi Jakarta dan Makassar. Sebagai Konsulat, saya sangat bangga bisa berada di Makassar dan berkesempatan berkeliling, termasuk kunjungan ke Al Markaz,&#8221; kata Todd Dias.</p>
<p>Menurut Todd, kunjungan khusus ke MCH menjadi pengalaman baru sekaligus membuka peluang hubungan kreatif antara Makassar dan Australia.</p>
<p>Khusus kunjungan ke MCH, ini tempat yang baru di Makassar dan akan menjalin hubungan yang kreatif.</p>
<p>Rombongan Australia yang datang kali ini memang memiliki ketertarikan besar pada dunia kreatif.</p>
<p>&#8220;Seperti podcast dan berbagai aktivitas yang menjadi fokus MCH. Kami ingin belajar tentang apa itu MCH, apa tujuannya, dan bagaimana program ini berjalan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Setelah berdiskusi langsung dengan manajemen MCH, Todd menyampaikan apresiasi tinggi atas beragam program yang dijalankan.</p>
<p>Ia menilai MCH memiliki komitmen kuat dalam melibatkan masyarakat, termasuk para seniman muda.</p>
<p>&#8220;Kami sangat terkesan dengan betapa banyak program yang dijalankan MCH dan bagaimana mereka berkomitmen melibatkan masyarakat, termasuk seniman muda, dalam kegiatan di sini. Itu sangat luar biasa,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Todd juga mengungkapkan banyak peluang kerja sama antara Indonesia dan Australia, khususnya di sektor kreatif.</p>
<p>Salah satu anggota rombongan, Iman Balla, diketahui merupakan dewan pengurus Museum Islam Australia yang berlokasi di Melbourne.</p>
<p>Hal ini membuka kesempatan kolaborasi lintas negara, mulai dari pameran seni hingga festival budaya.</p>
<p>&#8220;Ada banyak sekali potensi untuk kolaborasi. Iman sendiri merupakan dewan pengurus Museum Islam Australia, jadi ada potensi kerja sama di sana,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Selain itu, ada berbagai festival fashion dan festival penulis di Australia yang bisa melibatkan lebih banyak partisipan dari Indonesia,&#8221; tambah Todd.</p>
<p>Rencana kerja sama kreatif antara Makassar Creative Hub (MCH) dan delegasi kreatif Muslim Australia kian terbuka lebar setelah pertemuan dan diskusi yang berlangsung di Gedung MCH, Anjungan Pantai Losari.</p>
<p>Perwakilan MCH, Rahmat Mustamin, mengungkapkan banyak peluang kolaborasi yang akan dijalankan pasca kunjungan Konsulat Jenderal Australia Todd Dias bersama tujuh delegasi Muslim Australia.</p>
<p>&#8220;Banyak sekali potensi kolaborasi yang akan dikerjakan bersama MCH. Selain kunjungan seniman Muslim Australia ke Makassar, terbuka pula peluang untuk mendistribusikan pengetahuan tentang seni dan kebudayaan,&#8221; jelas Rahmat.</p>
<p>Rahmat memaparkan rencana kegiatan yang akan digarap bersama, di antaranya kelas hybrid yang melibatkan museum seni dan seniman Muslim Australia.</p>
<p>Lanjut dia, kolaborasi ini diharapkan menjadi jembatan pertukaran pengetahuan dan kreativitas lintas negara.</p>
<p>&#8220;Rangkaian kegiatan yang akan kita kerjakan adalah kelas yang sifatnya hybrid dengan museum seni dan seniman Muslim yang ada di Australia,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, potensi lain yang tengah dibahas adalah kolaborasi fashion Muslim, termasuk kegiatan peragaan dan pengembangan desain yang akan dilaksanakan bersama MCH. Agenda ini direncanakan berlangsung pada Februari dan Maret tahun depan.</p>
<p>Dalam kesempatan kunjungan, pihak MCH juga memaparkan berbagai program unggulannya, mulai dari kelas inkubasi penulisan, konten kreatif, hingga kelas lintas disiplin yang selama ini menjadi ciri khas MCH.</p>
<p>Program-program tersebut telah menjalin kerja sama tingkat nasional dan internasional. Dimana, yang diperkenalkan adalah program-program kelas yang sifatnya inkubasi penulisan, konten kreatif, juga kelas lintas disiplin dan lintas latar belakang.</p>
<p>&#8220;Kami juga memperkenalkan bagaimana kolaborasi nasional dan internasional yang selama ini dikerjakan MCH bisa dihubungkan dengan teman-teman Muslim Australia,&#8221; tutup Rahmat.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/makassar-creative-hub-jadi-magnet-delegasi-australia-untuk-bertukar-ide-inovasi/">Makassar Creative Hub, Jadi Magnet Delegasi Australia untuk Bertukar Ide Inovasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sukseskan Makassar Creative Hub, Munafri Dorong GP Ansor Bentuk Kader Pemuda Inovatif</title>
		<link>https://dotnews.co.id/sukseskan-makassar-creative-hub-munafri-dorong-gp-ansor-bentuk-kader-pemuda-inovatif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2025 14:09:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Gp anshor]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=3806</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 09 September 2025 (Dotnews) – Wali Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/sukseskan-makassar-creative-hub-munafri-dorong-gp-ansor-bentuk-kader-pemuda-inovatif/">Sukseskan Makassar Creative Hub, Munafri Dorong GP Ansor Bentuk Kader Pemuda Inovatif</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAKASSAR, 09 September 2025 (Dotnews)</strong> – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan silaturahmi Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Makassar di Balai Kota, Selasa (9/09/2025). Dalam kesempatan tersebut, Munafri menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah dan organisasi kepemudaan dalam membangun Kota.</p>
<p>Munafri menyambut baik langkah GP Ansor yang aktif menjaga keamanan, melakukan kaderisasi, hingga melibatkan pemuda dalam kegiatan positif. Munafri menjawab tantangan pengurus GP Ansor yang membutuhkan wadah penguatan dalam mendistribusikan kader mereka.</p>
<p>Munafri menawarkan Makassar Creative Hub (MCH) sebagai solusi. Ia menjelaskan pemerintah kota dibawah kepemimpinannya memiliki sejumlah program yang bisa diakses langsung oleh organisasi kepemudaan, salah satunya MCH.</p>
<p>“Kami punya yang namanya Makassar Creative Hub yang bisa digunakan teman-teman untuk upskilling, menambah pengetahuan, dan memperkuat kompetensi di berbagai bidang,&#8221; ujar Munafri.</p>
<p>Munafri merincikan, melalui MCH, Pemkot Makassar telah mendorong anak muda mengembangkan keterampilan kreatif, mulai dari seni rias (make up artist), voice over, hingga ke luar negeri untuk pelatihan khusus, seperti ke Taiwan.</p>
<p>&#8220;Tahun depan kita targetkan bisa membangun dua sampai tiga MCH baru. Jadi tinggal dihubungkan saja, apa yang ingin dipelajari anggota Ansor, nanti bisa kami fasilitasi,” tambahnya</p>
<p>Konsep ini, kata Munafri, menjadi bentuk pemberdayaan yang bukan sekadar memberi hasil instan, melainkan membekali pemuda dengan keterampilan jangka panjang.</p>
<p>“Kami tidak lagi hanya memberikan ikannya, tapi juga menyiapkan kailnya. Harapannya, kerja sama ini memberi manfaat luas, bukan hanya untuk anggota Ansor, tapi juga masyarakat,” tambahnya.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Munafri juga menegaskan bahwa seluruh gerakan pemuda harus menjadi bagian penting dari penguatan sistem pemerintahan. Ia menilai selain membantu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, peran pemuda juga vital dalam menjaga kondusivitas kota Makassar.</p>
<p>Munafri pun mengingatian diskusi, masukan, dan saran dari berbagai organisasi seperti GP Ansor diharapkan bisa memfilter isu-isu yang berkembang di masyarakat agar tidak menimbulkan salah paham maupun potensi konflik.</p>
<p>“Partisipasi aktif GP Ansor dalam setiap program pemerintah sangat kami butuhkan. Mari kita jadikan Makassar lebih kondusif, aman, sekaligus produktif dengan kolaborasi yang sehat antara pemerintah dan pemuda,” tutupnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/sukseskan-makassar-creative-hub-munafri-dorong-gp-ansor-bentuk-kader-pemuda-inovatif/">Sukseskan Makassar Creative Hub, Munafri Dorong GP Ansor Bentuk Kader Pemuda Inovatif</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Munafri Paparkan Program Makassar Creative Hub di Forum Internasional WCSMF 2025</title>
		<link>https://dotnews.co.id/munafri-paparkan-program-makassar-creative-hub-di-forum-internasional-wcsmf-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 04:58:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[wali kota makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=2603</guid>

					<description><![CDATA[<p>Vienna, Austria 04 Juli 2025 (Dotnews) – Wali...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/munafri-paparkan-program-makassar-creative-hub-di-forum-internasional-wcsmf-2025/">Munafri Paparkan Program Makassar Creative Hub di Forum Internasional WCSMF 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Vienna, Austria 04 Juli 2025 (Dotnews) – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, tampil memukau sebagai pembicara dalam forum prestisius World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) 2025, yang digelar di Vienna, Austria.</p>
<p>Di hadapan para pemimpin kota dunia, Munafri memaparkan secara lugas bagaimana kearifan lokal menjadi ruh dalam membentuk inovasi, pelayanan publik, dan identitas perkotaan Makassar.</p>
<p>&#8220;Terima kasih atas sambutan hangatnya. Merupakan suatu kehormatan untuk bergabung dengan Forum Wali Kota di World Cities Summit 2025,&#8221; ucap Munafri, saat paparan materi dihadapan delegasi penimpin Kota dari belahan dunia.</p>
<p>&#8220;Dan untuk berdiri bersama pemimpin kota dunia lainnya yang sangat memahami bagaimana mengelola sebuah kota itu sangat menantang&#8221; tambah Appi mengawali paparan materinya.</p>
<p>Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin tampil penuh wibawa, satu panggung bersama mayor and senior minister of state singapore Low Yen Ling, Mayor Geneva Alfonso Gomez, Minister for National Development, Chee Hong Tat dari Singapore.</p>
<p>Appi pun memperkenalkan dirinya dengan nada ringan penuh kehangatan. Bahkan tampak jelas memperkenalkan Kota Makassar yang terletak di kawasan Timur Indonesia.</p>
<p>&#8220;Nama saya Munafri Arifuddin, dan saya Wali Kota Makassar, Indonesia. Setelah mencalonkan diri dalam tiga pemilihan, saya kira orang-orang memutuskan bahwa mereka sudah yakin memilih saya untuk memimpin kota,&#8221; ungkapnya, disambut senyum para hadirin.</p>
<p>Munafri kemudian memaparkan dua program unggulan yang menjadi tonggak transformasi layanan perkotaan di Makassar, yakni Makassar Super App dan Makassar Creative Hub.</p>
<p>Menurutnya, sebelum ia menjabat, Pemerintah Kota Makassar mengoperasikan hampir 400 aplikasi layanan digital terpisah, mulai dari pajak, laporan kebakaran, hingga sanitasi. Kondisi itu menciptakan fragmentasi dan kebingungan warga.</p>
<p>&#8220;Jadi kami menyatukan semuanya menjadi satu platform: Makassar Super App. Sekarang, warga dapat mengakses layanan, mengajukan keluhan, dan menerima pembaruan waktu nyata semuanya di satu tempat,&#8221; jelas Munafri.</p>
<p>Ia juga mengulas transformasi layanan publik melalui digitalisasi. Dalam paparannya, Munafri mengungkapkan upaya nyata yang telah dilakukan Pemkot Makassar dalam meningkatkan kualitas layanan publik.</p>
<p>Salah satunya melalui integrasi ratusan aplikasi pelayanan menjadi satu platform terpadu Makassar Super Apps.</p>
<p>&#8220;Sebelum kami Pemerintah kota mengoperasikan hampir 400 lebih aplikasi digital yang berjalan sendiri-sendiri,&#8221; sebutnya.</p>
<p>&#8220;Saat ini, pemerintahan kami, kemudian menyatukannya dalam satu platform sehingga warga bisa mengakses layanan, menyampaikan keluhan, dan menerima pembaruan secara real-time,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Inovasi ini, sambung Munafri, tidak hanya memudahkan warga dalam mengurus administrasi, tetapi juga meningkatkan transparansi pemerintahan.</p>
<p>Sementara itu, Makassar Creative Hub dibangun setelah pemerintah mendengar aspirasi generasi muda yang mendambakan lebih banyak peluang kerja dan pengembangan keterampilan di bidang ekonomi kreatif.</p>
<p>&#8220;Makassar memiliki potensi kreatif yang belum tergali dalam seni, fashion, konten digital, kuliner, dan banyak bidang lainnya. Kami membangun ekosistem yang mendukung, melalui ruang kolaborasi, program bimbingan, dan akses pasar,&#8221; kata Appi.</p>
<p>Inovasi ini, sambung Munafri, tidak hanya memudahkan warga dalam mengurus administrasi, tetapi juga meningkatkan transparansi pemerintahan.</p>
<p>Ia kemudian, mendorong ekonomi kreatif lewat Makassar Kreatif Hub. Ia menekankan, kebijakan penguatan ekonomi kreatif yang difokuskan pada generasi muda Makassar.</p>
<p>Pemerintah Kota meluncurkan Makassar Kreatif Hub, sebuah ekosistem terpadu untuk pengembangan potensi seni, kuliner, konten digital, dan industri kreatif lainnya.</p>
<p>&#8220;Kami mendengarkan aspirasi anak muda yang ingin meningkatkan keterampilan dan menciptakan karya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Appi yang juga menjabat Konsul Kehormatan Republik Kroasia untuk di Makassar. Ia menegaskan keyakinannya bahwa lewat kreatif hub akan menjadi mesin pertumbuhan baru yang inklusif dan membuka lapangan kerja luas bagi warga.</p>
<p>&#8220;Makassar Kreatif Hub hadir untuk memfasilitasi ruang kolaborasi, program inkubasi, bimbingan, serta akses pasar bagi pelaku kreatif,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Dalam forum yang mengangkat tema &#8220;Menyediakan Layanan Kota yang Handal dan Efisien&#8221;, Munafri menegaskan bahwa inovasi digital dan pemberdayaan kreativitas bukan hanya tentang teknologi, melainkan juga tentang nilai yang memandu cara pemerintah memimpin.</p>
<p>Pidato Munafri Arifuddin mendapat apresiasi para peserta forum. Banyak delegasi yang menilai pendekatan Makassar menjadi contoh bagaimana kota dapat memadukan inovasi teknologi dengan kearifan budaya secara harmonis.</p>
<p>World Cities Summit Mayors Forum sendiri merupakan ajang strategis tahunan yang mempertemukan pemimpin kota sedunia untuk berbagi pengalaman, solusi kebijakan, serta membangun kolaborasi demi masa depan perkotaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/munafri-paparkan-program-makassar-creative-hub-di-forum-internasional-wcsmf-2025/">Munafri Paparkan Program Makassar Creative Hub di Forum Internasional WCSMF 2025</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Makassar Creative Hub: Rumah Baru untuk Mimpi Besar Anak Muda di Makassar</title>
		<link>https://dotnews.co.id/makassar-creative-hub-rumah-baru-untuk-mimpi-besar-anak-muda-di-makassar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2025 04:32:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[wali kota makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=2221</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 22 Juni 2025 (Dotnews) — Pemerintah Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/makassar-creative-hub-rumah-baru-untuk-mimpi-besar-anak-muda-di-makassar/">Makassar Creative Hub: Rumah Baru untuk Mimpi Besar Anak Muda di Makassar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MAKASSAR, 22 Juni 2025 (Dotnews) — Pemerintah Kota Makassar kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung ekosistem industri kreatif melalui peluncuran Makassar Creative Hub (MCH).</p>
<p>Salah satu program unggulan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham. Acara peresmian ini digelar secara meriah dengan dihadiri berbagai elemen penting, mulai dari OPD teknis hingga pelaku industri kreatif, berlangsung di Anjungan Pantai Losari, Sabtu (21/6/2025) malam.</p>
<p>Tampak Hadir Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Ketua TPP PKK Melinda Aksa, hadir juga Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham bersama mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin. Ada juga Konsulat Jenderal Australia, Todd Dias, serta pimpinan media.</p>
<p>Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar, Dara Nasution, juga penggagas program MCH, menyampaikan rasa haru dan bangganya atas terwujudnya ruang kreatif ini.</p>
<p>Ia mengenang awal mula lahirnya ide Makassar Creative Hub yang bermula dari diskusi panjang merancang visi-misi kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/makassar-creative-hub-rumah-baru-untuk-mimpi-besar-anak-muda-di-makassar/">Makassar Creative Hub: Rumah Baru untuk Mimpi Besar Anak Muda di Makassar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Makassar Creative Hub Buka Ruang Kolaborasi Lewat &#8220;Nabuka&#8221;</title>
		<link>https://dotnews.co.id/makassar-creative-hub-buka-ruang-kolaborasi-lewat-nabuka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2025 04:28:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[wali kota makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=2218</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 22 Juni 2025 (Dotnews) – Di tengah...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/makassar-creative-hub-buka-ruang-kolaborasi-lewat-nabuka/">Makassar Creative Hub Buka Ruang Kolaborasi Lewat &#8220;Nabuka&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MAKASSAR, 22 Juni 2025 (Dotnews) – Di tengah geliat kota yang terus tumbuh dan berubah, hadir sebuah ruang baru yang bukan hanya menawarkan tempat, tetapi juga harapan dan kemungkinan.</p>
<p>Makassar Creative Hub (MCH), yang baru saja diresmikan, Sabtu (21/6/2025) malam, memperkenalkan Nabuka sebuah program yang menjadi simbol keterbukaan, kolaborasi, dan penyatuan ide-ide kreatif anak muda.</p>
<p>Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, sekaligus anggota Pokja MCH, Andi Muh. Yasir, menjelaskan bahwa &#8220;Nabuka&#8221; berasal dari bahasa Makassar yang berarti &#8220;membuka&#8221;.</p>
<p>&#8220;Namun maknanya lebih dari sekadar membuka pintu atau jendela. Nabuka adalah gerakan simbolik membuka diri terhadap perbedaan,&#8221; ujar Yasir.</p>
<p>Dalam peluncuran resminya, Makassar Creative Hub (MCH) memperkenalkan salah satu program unggulan bertajuk Nabuka. Menyulam Imajinasi Makassar, sebagai bagian dari upaya membangun ruang tumbuh kreatif yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Makassar.</p>
<p>Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar sekaligus anggota Kelompok Kerja (Pokja) MCH, Andi Muh. Yasir, menjelaskan bahwa Nabuka berasal dari bahasa Makassar yang berarti &#8220;membuka&#8221;.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/makassar-creative-hub-buka-ruang-kolaborasi-lewat-nabuka/">Makassar Creative Hub Buka Ruang Kolaborasi Lewat &#8220;Nabuka&#8221;</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadiri Lounching Makassar Creative Hub, Wakil Ketua DPRD Makassar Dukung Kreatifitas Anak Muda</title>
		<link>https://dotnews.co.id/hadiri-lounching-makassar-creative-hub-wakil-ketua-dprd-makassar-dukung-kreatifitas-anak-muda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2025 17:00:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Andi Suharmika]]></category>
		<category><![CDATA[dprd kota makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[wakil ketua dprd makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=2397</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 21 Juni 2025 (Dotnews) &#8211; Wakil Ketua...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/hadiri-lounching-makassar-creative-hub-wakil-ketua-dprd-makassar-dukung-kreatifitas-anak-muda/">Hadiri Lounching Makassar Creative Hub, Wakil Ketua DPRD Makassar Dukung Kreatifitas Anak Muda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>MAKASSAR, 21 Juni 2025 (Dotnews) &#8211; Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika Turut Menghadiri Peresmian Makassar Creative Hub, yang berlangsung di anjungan bugis pantai losari, Sabtu (21/6/2025). Kedatangannya menjadi symbol sinergi legislative dalam mendukung program strategis Pemerintah Kota Makassar.</p>
<p>Lounching Makassar Creative Hub bagian dari program unggulan Pemkot Makassar dibawah kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, guna meningkatkan daya saing daerah dan menciptakan lapangan kerja bagi generasi muda.</p>
<p>Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Suharmika mengatakan seluruh legislator siap mendukung MCH yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan membuka peluang lapangan kerja.</p>
<p>&#8220;program ini sangat bagus. MCH menjadi wadah bagi generasi muda dalam meluangkan ide-ide kreatifnya di Makassar,&#8221; kata Andi Suharmika.</p>
<p>Dengan dukungan legislative, Utamanya Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Makassar Creative Hub akan menjadi ruang kreasi dalam penguatan ekosistem Kreatif yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Makassar.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/hadiri-lounching-makassar-creative-hub-wakil-ketua-dprd-makassar-dukung-kreatifitas-anak-muda/">Hadiri Lounching Makassar Creative Hub, Wakil Ketua DPRD Makassar Dukung Kreatifitas Anak Muda</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
