<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>menuju makassar bebas sampah Arsip - Dot NEWS</title>
	<atom:link href="https://dotnews.co.id/topic/menuju-makassar-bebas-sampah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://dotnews.co.id/topic/menuju-makassar-bebas-sampah/</link>
	<description>Informatif. Edukatif. Inspiratif</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Dec 2025 12:17:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-Picsart_25-02-07_02-33-09-031-32x32.png</url>
	<title>menuju makassar bebas sampah Arsip - Dot NEWS</title>
	<link>https://dotnews.co.id/topic/menuju-makassar-bebas-sampah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wali Kota Makassar Tantang RT/RW Kelola Sampah, Siapkan Insentif Rp100 Juta per RT</title>
		<link>https://dotnews.co.id/wali-kota-makassar-tantang-rt-rw-kelola-sampah-siapkan-insentif-rp100-juta-per-rt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Dec 2025 12:17:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5194</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 14 Desember 2025 (Dotnews) — Wali Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/wali-kota-makassar-tantang-rt-rw-kelola-sampah-siapkan-insentif-rp100-juta-per-rt/">Wali Kota Makassar Tantang RT/RW Kelola Sampah, Siapkan Insentif Rp100 Juta per RT</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 14 Desember 2025 (Dotnews)</strong> </em>— Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan pekerjaan rumah (PR) khusus kepada RT dan RW terpilih agar serius melakukan pemilahan dan pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing.</p>
<p>Upaya tersebut akan menjadi indikator utama penilaian RT/RW terbaik yang berhak memperoleh penghargaan sekaligus insentif dengan nilai tinggi.</p>
<p>Hal itu disampaikan Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, saat memberikan sambutan pada kegiatan Penutupan Festival Daur Bumi dalam rangka pelaksanaan Program Makassar, Bebas Sampah 2029.</p>
<p>Dimanan, kegiatan diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, di Balai Prajurit Jenderal M. Yusuf, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu (14/12/2025).</p>
<p>Dalam sambutannya, Appi menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa lagi ditangani di hilir semata. Menurutnya, pengelolaan harus dimulai dari hulu, yakni dari lingkungan RT dan RW.</p>
<p>&#8220;RT dan RW harus mulai menyiapkan pengelolaan sampah yang baik di lingkungannya masing-masing. Ini akan menjadi indikator penilaian RT/RW terbaik, sehingga bisa mendapatkan penghargaan dan insentif yang tinggi,&#8221; tegas Appi.</p>
<p>Ia mengungkapkan, Pemerintah Kota Makassar menyiapkan insentif besar bagi RT terbaik yang mampu menjalankan pengelolaan sampah secara konsisten dan berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Minimal 20 RT terbaik akan kita berikan insentif sebesar Rp100 juta per RT dalam satu tahun,&#8221; jelas Appi.</p>
<p>Persoalan sampah bukan lagi isu sepele yang bisa diselesaikan dari hilir semata. Pemerintah Kota Makassar kini menempatkan pengelolaan sampah sebagai tanggung jawab bersama yang dimulai dari lingkungan terkecil, yakni RT dan RW.</p>
<p>Melalui pendekatan berbasis komunitas, Munafri selaku pimpinan di kota ini, secara terbuka menantang RT dan RW terpilih untuk membuktikan keseriusannya dalam mengelola sampah secara mandiri, berkelanjutan, dan bernilai manfaat.</p>
<p>Tantangan tersebut tidak hanya dibarengi dorongan moral, tetapi juga disertai komitmen insentif yang besar, yakni hingga Rp100 juta per RT bagi lingkungan yang mampu menunjukkan kinerja terbaik dalam pengelolaan sampah.</p>
<p>Langkah ini menjadi bagian dari upaya serius Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan Program Makassar Bebas Sampah 2029, sekaligus mengubah sampah dari persoalan menjadi potensi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/wali-kota-makassar-tantang-rt-rw-kelola-sampah-siapkan-insentif-rp100-juta-per-rt/">Wali Kota Makassar Tantang RT/RW Kelola Sampah, Siapkan Insentif Rp100 Juta per RT</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Daur Bumi 2025 Resmi Dibuka, Pemkot Makassar Mantapkan Langkah Menuju Kota Bebas Sampah</title>
		<link>https://dotnews.co.id/festival-daur-bumi-2025-resmi-dibuka-pemkot-makassar-mantapkan-langkah-menuju-kota-bebas-sampah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 15:44:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5177</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 12 Desember 2025 (Dotnews) &#8211; Pemerintah Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/festival-daur-bumi-2025-resmi-dibuka-pemkot-makassar-mantapkan-langkah-menuju-kota-bebas-sampah/">Festival Daur Bumi 2025 Resmi Dibuka, Pemkot Makassar Mantapkan Langkah Menuju Kota Bebas Sampah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 12 Desember 2025 (Dotnews)</strong> </em>&#8211; Pemerintah Kota Makassar kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun budaya bersih dan tata kelola sampah yang lebih modern.</p>
<p>Melalui kegiatan Festival Daur Bumi 2025, kembali menjadi panggung kolaborasi besar bagi gerakan lingkungan di Kota Makassar.</p>
<p>Digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, ajang ini resmi berlangsung di Gedung Manunggal, M. Jusuf, Jumat (12/12/2025). Kegitan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 12-14 Desember 2025.</p>
<p>Tidak sekadar seremoni, Festival Daur Bumi hadir sebagai ruang edukasi, aksi, dan inovasi yang menyatukan pemerintah, komunitas, pelajar, hingga pelaku industri untuk bergerak bersama menuju kota yang lebih bersih dan berkelanjutan.</p>
<p>Dengan semangat Daur Ulang, Daur Hidup, Daur Harapan&#8221;, festival ini menegaskan komitmen Makassar dalam memperkuat budaya peduli lingkungan serta memantapkan langkah menuju Kota Bebas Sampah pada 2029.</p>
<p>Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa &#8220;Festival Daur Bumi&#8221; bukan sekadar perayaan kreativitas daur ulang, melainkan bagian penting dari perjalanan panjang menuju kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Festival Daur Bumi 2025 ini bukan sekadar perayaan kreativitas dalam mendaur ulang sampah. Ini adalah bagian penting dari perjalanan besar kita menuju Makassar Bebas Sampah 2029,&#8221; pesan tegas Munafri.</p>
<p>&#8220;Ini sebuah komitmen bersama jangka panjang, untuk menjadikan kota kita lebih bersih, sehat, dan estetika,&#8221; sambung Munafri.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi besar bagi komunitas lingkungan, pelajar, UMKM, industri kreatif, hingga masyarakat umum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Makassar Bebas Sampah 2029.</p>
<p>Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Appi itu menambahkan, keberhasilan program persampahan tidak mungkin dicapai hanya melalui kebijakan pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi, edukasi, dan kebiasaan baru dari seluruh elemen masyarakat.</p>
<p>Ia pun merasa bangga melihat berbagai komunitas, anak muda, pelajar, pelaku UMKM, hingga industri kreatif turut ambil bagian di Kegitan tersebut.</p>
<p>&#8220;Mereka membuktikan bahwa sampah bukan lagi masalah, tetapi peluang inovasi, peluang menumbuhkan ekonomi sirkular, dan peluang membangun budaya baru. Budaya memilah, mendaur, dan bijak menggunakan barang,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/festival-daur-bumi-2025-resmi-dibuka-pemkot-makassar-mantapkan-langkah-menuju-kota-bebas-sampah/">Festival Daur Bumi 2025 Resmi Dibuka, Pemkot Makassar Mantapkan Langkah Menuju Kota Bebas Sampah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasar Terong Jadi Sorotan, Wali Kota dan DLH Kerahkan SKPD Bersihkan Titik Sampah Terpadat</title>
		<link>https://dotnews.co.id/pasar-terong-jadi-sorotan-wali-kota-dan-dlh-kerahkan-skpd-bersihkan-titik-sampah-terpadat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 06:12:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5156</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 12 Desember 2025 (Dotnews) — Wali Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/pasar-terong-jadi-sorotan-wali-kota-dan-dlh-kerahkan-skpd-bersihkan-titik-sampah-terpadat/">Pasar Terong Jadi Sorotan, Wali Kota dan DLH Kerahkan SKPD Bersihkan Titik Sampah Terpadat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 12 Desember 2025 (Dotnews)</strong></em> — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menumbuhkan rasa peduli terhadap persoalan persampahan.</p>
<p>Pesan ini disampaikan saat mengikuti, kegiatan Jumat Bersih sebagai rangkaian Festival Daur Bumi 2025 yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di area Kanal Pasar Terong dan jalan Sawi, Jumat (12/12/2025).</p>
<p>Hadir mendampingi Wali Kota, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar sekaligus Ketua Dewan Lingkungan Makassar Eco Circular Hub (MEC), Melinda Aksa, Kepala DLH Helmy Budiman, serta Kepala Dinas Kominfo M. Roem.</p>
<p>Dalam sambutannya, Munafri menekankan bahwa kegiatan Jumat Bersih memiliki urgensi besar bagi Kota Makassar.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini sangat penting. Kenapa harus hadir di Kota Makassar? Karena kita tahu bersama bahwa Kota Makassar merupakan salah satu kota yang sangat butuh perhatian kita untuk bagaimana mengelola sampah dengan baik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa sampah tidak seharusnya menjadi musuh masyarakat jika dikelola secara tepat, sehingga dikelola dengan baik.</p>
<p>&#8220;Bagaimana sehingga sampah ini tidak hanya menjadi musuh masyarakat, tapi bisa memberikan manfaat yang baik buat kita,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Lebih lanjut pria yang akrab disapa Appi itu menegaskan, bahwa pengelolaan sampah bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi merupakan kewajiban kolektif seluruh warga Kota Makassar.</p>
<p>&#8220;Mulai dari dalam rumah yang paling kecil sampai keluar lingkungan, itu harus menjadi tanggung jawab kita untuk mengelola sampah dengan baik,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dia menegaskan bahwa giat Jumat Bersih kali ini difokuskan pada titik-titik dengan volume sampah besar dengan tumpukan sampah paling banyak.</p>
<p>&#8220;Di Pasar, kita sudah masuk, sehingga kita lakukan pembersihan,&#8221; katanya.</p>
<p>Wali Kota mengungkapkan bahwa di beberapa wilayah, lurah sudah mulai aktif melakukan edukasi terkait pemilahan sampah, diikuti RT dan RW.</p>
<p>&#8220;Lurah-lurah sudah mulai, nanti RT, RW juga akan turun untuk sosialisasi bagaimana proses pemilahan sampah, bagaimana sampah organik bisa menjadi bahan bermanfaat lain seperti pupuk atau makanan ternak,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/pasar-terong-jadi-sorotan-wali-kota-dan-dlh-kerahkan-skpd-bersihkan-titik-sampah-terpadat/">Pasar Terong Jadi Sorotan, Wali Kota dan DLH Kerahkan SKPD Bersihkan Titik Sampah Terpadat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
