<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>olah sampah jadi pangan Arsip - Dot NEWS</title>
	<atom:link href="https://dotnews.co.id/topic/olah-sampah-jadi-pangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://dotnews.co.id/topic/olah-sampah-jadi-pangan/</link>
	<description>Informatif. Edukatif. Inspiratif</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Nov 2025 06:13:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-Picsart_25-02-07_02-33-09-031-32x32.png</url>
	<title>olah sampah jadi pangan Arsip - Dot NEWS</title>
	<link>https://dotnews.co.id/topic/olah-sampah-jadi-pangan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dari Sampah Jadi Pangan, Urban Farming Jadi Ekonomi Rumah Tangga Hijau di Makassar</title>
		<link>https://dotnews.co.id/dari-sampah-jadi-pangan-urban-farming-jadi-ekonomi-rumah-tangga-hijau-di-makassar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 06:13:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=4605</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 03 November 2025 (Dotnews) — Pemerintah Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/dari-sampah-jadi-pangan-urban-farming-jadi-ekonomi-rumah-tangga-hijau-di-makassar/">Dari Sampah Jadi Pangan, Urban Farming Jadi Ekonomi Rumah Tangga Hijau di Makassar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 03 November 2025 (Dotnews)</strong> </em>— Pemerintah Kota Makassar terus mendorong lahirnya inovasi berbasis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>Salah satunya melalui program Urban Farming, yang kini menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan perkotaan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga.</p>
<p>Program unggulan Pemkot, kini dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan (DP2) Kota Makassar, dengan konsep pemanfaatan lahan sempit menjadi ruang produktif.</p>
<p>Dimana, menyatukan pengelolaan sampah organik, pertanian, dan perikanan dalam satu ekosistem terpadu.</p>
<p>Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan ketahanan pangan perkotaan melalui program urban farming atau pertanian lahan sempit.</p>
<p>&#8220;Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pertanian dan Perikanan atas program unggulan ini,&#8221; hal itu disampaikan Munafri saat membuka kegiatan Urban Farming yang digelar oleh Dinas Pertanian dan Perikanan (DP2) Kota Makassar di Anjungan Pantai Losari, Senin (3/11/2025).</p>
<p>Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Makassar Hj. Melinda Aksa, Kepala DP2 Makassar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, tim ahli Pemkot, serta para Camat dan Lurah.</p>
<p>Appi menuturkan, sebagai kota besar, Makassar tidak memiliki lahan pertanian luas untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. Namun, berbagai solusi menopang pangan terus dilakukan.</p>
<p>&#8220;Karena itu, kita harus bisa memaksimalkan potensi yang ada melalui pertanian lahan sempit,&#8221; ujar Munafri.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/dari-sampah-jadi-pangan-urban-farming-jadi-ekonomi-rumah-tangga-hijau-di-makassar/">Dari Sampah Jadi Pangan, Urban Farming Jadi Ekonomi Rumah Tangga Hijau di Makassar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
