<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pembinaan umkm Arsip - Dot NEWS</title>
	<atom:link href="https://dotnews.co.id/topic/pembinaan-umkm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://dotnews.co.id/topic/pembinaan-umkm/</link>
	<description>Informatif. Edukatif. Inspiratif</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Dec 2025 15:46:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-Picsart_25-02-07_02-33-09-031-32x32.png</url>
	<title>pembinaan umkm Arsip - Dot NEWS</title>
	<link>https://dotnews.co.id/topic/pembinaan-umkm/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lestarikan Wastra Khas Daerah, Dekranasda Makassar Sukses Latih 30 Pembatik Lontara</title>
		<link>https://dotnews.co.id/lestarikan-wastra-khas-daerah-dekranasda-makassar-sukses-latih-30-pembatik-lontara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 15:46:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[dekranasda kota makassar]]></category>
		<category><![CDATA[melinda aksa]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5178</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 12 Desember 2025 (Dotnews) — Dekranasda Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/lestarikan-wastra-khas-daerah-dekranasda-makassar-sukses-latih-30-pembatik-lontara/">Lestarikan Wastra Khas Daerah, Dekranasda Makassar Sukses Latih 30 Pembatik Lontara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 12 Desember 2025 (Dotnews)</strong></em> — Dekranasda Kota Makassar sukses mencetak 30 pembatik melalui Pelatihan Batik Lontara yang digelar sebagai upaya pelestarian dan pengembangan wastra khas daerah. Kegiatan ini berlangsung pada 9–12 Desember 2025 di Baruga Anging Mammiri.</p>
<p>Pelatihan bertajuk “Tulis Lontara di Kain, Batik Bercerita, Nilai Terwariskan” ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari perajin lokal, mahasiswa fakultas seni, serta perwakilan tiap kecamatan se-Kota Makassar.</p>
<p>Selama empat hari, peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari teknik dasar desain, keterampilan membatik, pengembangan motif lontara, hingga inovasi pewarnaan modern yang lebih ramah lingkungan.</p>
<p>Para peserta dibimbing langsung oleh Nur Ahmadi, Ketua Deswita Wukisari sekaligus pembatik senior dari Kampung Batik Giriloyo. Kehadirannya menjadi daya tarik tersendiri karena ia dikenal sebagai tokoh penggerak batik desa wisata yang telah menghasilkan banyak pembatik profesional.</p>
<p>Di tangan Nur Ahmadi, peserta tidak hanya diajarkan cara membatik, tetapi juga filosofi di balik setiap motif lontara. Mereka diajak memahami bahwa batik bukan sekadar karya visual, tetapi juga wujud identitas budaya.</p>
<p>Selama pelatihan, peserta sangat antusias semangat belajar mulai dari proses mencanting, menorehkan lilin, hingga teknik pewarnaan bertingkat.</p>
<p>Salah satu peserta, Anggun, mengaku sangat bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini. Ia mengatakan bahwa pengalaman belajar langsung dari pembatik profesional sangat membuka wawasannya.</p>
<p>“Tidak sangka saya juga bisa membuat batik melalui pelatihan ini, apalagi kita diajar dengan detail. Semoga ini langkah awal untuk berkarya lagi, agar melestarikan aksara lontara,” ujar Anggun.</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa pelatihan ini membuatnya lebih percaya diri untuk mulai berkarya dan menjadikan batik lontara sebagai peluang usaha di masa depan.</p>
<p>Peserta lain, Ibu Ati, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan ini belajar langsung dari pembatik profesional seperti Nur Ahmadi adalah pengalaman yang berkesan baginya.</p>
<p>“Saya berharap pelatihan ini terus berlanjut agar semakin banyak warga Makassar yang terlibat dalam pengembangan batik lontara,” tambahnya.</p>
<p>Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Dekranasda Kota Makassar dan seluruh jajaran Dekranasda yang telah menghadirkan program bermanfaat ini.</p>
<p>Sebelumnya, pada hari pertama pembukaan, Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya besar untuk menghadirkan identitas baru bagi batik lontara.</p>
<p>“Makassar memiliki potensi besar untuk menghasilkan wastra unik yang tidak hanya indah, tetapi juga memiliki nilai budaya yang kuat,” ujarnya saat membuka pelatihan, Selasa, (8/12/2025).</p>
<p>Melinda berharap melalui pelatihan ini, kami ingin menunjukkan bahwa batik lontara juga dapat dibuat lebih modis, berkelas, dan wearable untuk berbagai kesempatan,” ujarnya.</p>
<p>Pelatihan ini juga menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat terhadap aksara Lontara yang merupakan warisan leluhur suku Makassar.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/lestarikan-wastra-khas-daerah-dekranasda-makassar-sukses-latih-30-pembatik-lontara/">Lestarikan Wastra Khas Daerah, Dekranasda Makassar Sukses Latih 30 Pembatik Lontara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kreatif, Kelompok Perempuan Olah Duri Bandeng Jadi Makanan Fresto Bergizi</title>
		<link>https://dotnews.co.id/kreatif-kelompok-perempuan-olah-duri-bandeng-jadi-makanan-fresto-bergizi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2025 10:54:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi]]></category>
		<category><![CDATA[PT Pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=3007</guid>

					<description><![CDATA[<p>PAREPARE, 24 Juli 2025 (Dotnews) — Siapa bilang...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/kreatif-kelompok-perempuan-olah-duri-bandeng-jadi-makanan-fresto-bergizi/">Kreatif, Kelompok Perempuan Olah Duri Bandeng Jadi Makanan Fresto Bergizi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PAREPARE, 24 Juli 2025 (Dotnews)</strong> — Siapa bilang seorang hanya bisa mengurus keperluan rumah tangga? Di Kelurahan Watang Bacukiki, Kota Parepare, sekelompok perempuan kini menjadikan dapur sebagai pusat inovasi pangan sekaligus jalan menuju kemandirian ekonomi keluarga.</p>
<p>Berkat dukungan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Fuel Terminal (FT) Parepare, mereka mengikuti pelatihan diversifikasi produk olahan ikan bandeng presto yang menyasar dua kelompok strategis binaan FT Parepare: Kelompok UMKM Syahban Group dan Kelompok DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting).</p>
<p>Kegiatan inovasi pangan ini melibatkan kelompok UMKM Cahaya binaan pertamina yang sudah lebih dahulu eksis dan bergerak di bidang industri oleh-oleh parepare dengan produk pilus ikan.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya UMKM Cahaya menjadi fasilitator pengajar dalam pengolahan ikan bandeng presto. hal ini tentunya juga mendorong penyebaran ilmu pengetahuan dan menjalin kolaborasi antar kelompok binaan.</p>
<p>Program ini tidak hanya mengolah ikan, tetapi juga membuka peluang usaha nyata. Ikan bandeng—komoditas laut andalan Sulawesi Selatan—dipilih karena gizinya tinggi dan mudah ditemukan.</p>
<p>Melalui teknik presto, duri bandeng yang biasanya jadi kendala justru menjadi keunggulan: lunak, aman dikonsumsi, dan cocok sebagai MPASI (Makanan Pendamping ASI) bagi bayi dan balita.</p>
<p>Pelatihan yang digelar juga membekali para peserta dengan keterampilan pengemasan, strategi pemasaran, hingga manajemen usaha skala rumah tangga. Hasilnya, produk bandeng presto akan dikelola secara kolektif oleh kelompok perempuan ini untuk dipasarkan sebagai produk lokal yang berkualitas dan bergizi.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/kreatif-kelompok-perempuan-olah-duri-bandeng-jadi-makanan-fresto-bergizi/">Kreatif, Kelompok Perempuan Olah Duri Bandeng Jadi Makanan Fresto Bergizi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
