<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sidak sekolah Arsip - Dot NEWS</title>
	<atom:link href="https://dotnews.co.id/topic/sidak-sekolah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://dotnews.co.id/topic/sidak-sekolah/</link>
	<description>Informatif. Edukatif. Inspiratif</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Oct 2025 04:35:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-Picsart_25-02-07_02-33-09-031-32x32.png</url>
	<title>sidak sekolah Arsip - Dot NEWS</title>
	<link>https://dotnews.co.id/topic/sidak-sekolah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sidak SDN Inpres Monginsidi, Munafri Temukan Dinding Retak Hingga Kursi Belajar Kurang</title>
		<link>https://dotnews.co.id/sidak-sdn-inpres-monginsidi-munafri-temukan-dinding-retak-hingga-kursi-belajar-kurang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 04:35:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=4542</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 29 Oktober 2025 (Dotnews) &#8211; Mengawali aktivitas...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/sidak-sdn-inpres-monginsidi-munafri-temukan-dinding-retak-hingga-kursi-belajar-kurang/">Sidak SDN Inpres Monginsidi, Munafri Temukan Dinding Retak Hingga Kursi Belajar Kurang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 29 Oktober 2025 (Dotnews)</strong></em> &#8211; Mengawali aktivitas pagi dengan kerja nyata, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin kembali menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan.</p>
<p>Tanpa pemberitahuan resmi, ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SDN Inpres Monginsidi, di Kecamatan Makassar, Rabu (29/10/2025), tepat pukul 09.25 WITA.</p>
<p>Setibanya di sekolah, Munafri langsung meninjau ruang kelas di lantai satu. Dua ruang kelas pertama menjadi perhatian awalnya.</p>
<p>Ia melihat kondisi dinding yang mulai retak dan beberapa fasilitas belajar yang dinilai membutuhkan perbaikan segera.</p>
<p>&#8220;Ini kondisi sekolah yang memang butuh perhatian. Ada beberapa yang harus sangat-sangat kita perhatikan,&#8221; ujar Appi.</p>
<p>&#8220;Terlihat ada kelas yang kursinya tidak cukup sehingga siswa harus membawa sendiri, termasuk ada yang beli mi instan hanya untuk menambah lauk. Ini tidak boleh terjadi di sekolah negeri,&#8221; tambah Munafri saat berdialog.</p>
<p>Kehadiran orang nomor satu Makassar itu, sontak menyita perhatian para guru dan siswa. Bukan sekadar berkunjung.</p>
<p>Appi ingin memastikan proses pendidikan berjalan layak, mulai dari infrastruktur sekolah, kualitas pembelajaran, hingga pemenuhan gizi siswa di tingkat sekolah dasar.</p>
<p>Tanpa seremoni, Appi memasuki area sekolah dan memantau satu per satu ruang kelas serta fasilitas belajar. Kehadirannya disambut hangat para guru dan siswa.</p>
<p>Senyum ramahnya tak segan ia bagikan kepada anak-anak yang tengah serius mengikuti pelajaran. Bagi Appi, sekolah bukan sekadar bangunan Pendidikan, tetapi ruang pembentuk masa depan kota.</p>
<p>Karena itu, Pemkot ingin memastikan seluruh proses belajar mengajar berjalan nyaman, aman, dan memberi masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Makassar.</p>
<p>&#8220;Sekolah harus menjadi tempat yang melahirkan generasi cerdas, berakhlak, dan percaya diri,&#8221; demikian pesan kuat yang Munafri sampaikan.</p>
<p>Sidak ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi sarana pendidikan dasar di kota Makassar, di lantai II, sekaligus memastikan kualitas pembelajaran berjalan optimal.</p>
<p>Munafri menegaskan bahwa perhatian pemerintah kota terhadap pendidikan tidak hanya sebatas kurikulum, tetapi juga pembangunan infrastruktur sekolah.</p>
<p>&#8220;Untuk sekolah-sekolah terutama pendidikan dasar, selain kurikulum juga infrastruktur sekolah harus kita benahi. Ini investasi masa depan anak-anak kita,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Usai memantau kelas di lantai dasar, ia berjalan ke bagian belakang gedung meninjau kondisi kantin sekolah. Ia memastikan kantin menerapkan standar kebersihan dan makanan sehat untuk siswa.</p>
<p>Di lokasi ini, Munafri memeriksa ruang guru dan perpustakaan sekolah, sekaligus mengecek toilet guru dan siswa yang sudah tertata.</p>
<p>Mantan Bos PSM mengapresiasi kebersihan yang terjaga namun tetap meminta agar pemeliharaan dilakukan secara berkelanjutan.</p>
<p>Dalam salah satu kelas, Munafri juga memantau Menu Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dikonsumsi siswa. Ia mengecek langsung kelayakan lauk yang disajikan.</p>
<p>&#8220;Ini sudah cukup proteinnya atau belum? Lauknya bagaimana?,&#8221; tanya Munafri.</p>
<p>Ia juga menanyakan ketersediaan susu MBG yang ternyata hanya dibagikan sekali seminggu. Selain itu, Munafri melihat suplai air minum telah tersedia melalui galon isi ulang, sementara siswa membawa tumbler masing-masing, sebuah hal yang ia apresiasi.</p>
<p>Sebelum meninggalkan lantai Sekolah, Ketua Golkar Makassar itu, mengumpulkan para guru dan memberikan arahan khusus terkait edukasi kebersihan dan lingkungan di sekolah.</p>
<p>&#8220;Saya cuma mau tekankan satu hal. Tolong setiap kelas ada dua tempat sampah: organik dan non-organik. Ajarkan anak-anak membuang sampah secara benar. Nanti semua sekolah wajib punya Teba (Tempat Edukasi Belajar Anak) dan komposter,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Saat bersamaan juga, matanya tertuju pada tumpukan kardus bekas dan lemari rusak di bawah tangga. Ia menilai hal itu mengurangi estetika sekolah dan berpotensi menjadi sarang kuman.</p>
<p>&#8220;Sekolah harus bersih dan rapi. Ini tempat anak-anak belajar, bukan gudang,&#8221; imbuh Appi.</p>
<p>Sidak berakhir dengan komitmen pembenahan beberapa sarana sekolah secara bertahap. Munafri menegaskan bahwa pemerintah kota tidak akan menutup mata terhadap masalah pendidikan dasar.</p>
<p>&#8220;Ini tanggung jawab kita bersama. Pemerintah hadir untuk memastikan anak-anak sekolah dengan layak, nyaman, dan aman,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/sidak-sdn-inpres-monginsidi-munafri-temukan-dinding-retak-hingga-kursi-belajar-kurang/">Sidak SDN Inpres Monginsidi, Munafri Temukan Dinding Retak Hingga Kursi Belajar Kurang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
