<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>waspada cuaca ekstreem Arsip - Dot NEWS</title>
	<atom:link href="https://dotnews.co.id/topic/waspada-cuaca-ekstreem/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://dotnews.co.id/topic/waspada-cuaca-ekstreem/</link>
	<description>Informatif. Edukatif. Inspiratif</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Feb 2026 08:41:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://dotnews.co.id/wp-content/uploads/2025/02/cropped-Picsart_25-02-07_02-33-09-031-32x32.png</url>
	<title>waspada cuaca ekstreem Arsip - Dot NEWS</title>
	<link>https://dotnews.co.id/topic/waspada-cuaca-ekstreem/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hujan Ekstrem, Disdik Makassar Liburkan Tatap Muka 4 Hari dan Terapkan Sekolah Daring</title>
		<link>https://dotnews.co.id/hujan-ekstrem-disdik-makassar-liburkan-tatap-muka-4-hari-dan-terapkan-sekolah-daring/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2026 08:41:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=6146</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 25 Februari 2026 (Dotnews) — Pemerintah Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/hujan-ekstrem-disdik-makassar-liburkan-tatap-muka-4-hari-dan-terapkan-sekolah-daring/">Hujan Ekstrem, Disdik Makassar Liburkan Tatap Muka 4 Hari dan Terapkan Sekolah Daring</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 25 Februari 2026 (Dotnews)</strong> </em>— Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan Kota Makassar resmi meniadakan sementara pembelajaran tatap muka di seluruh jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP. Selama empat hari, 25–28 Februari 2026, kegiatan belajar mengajar diganti dengan sistem daring.</p>
<p>Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.3.5/33/Disdik/II/2026 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Achi Soleman, dan diterbitkan pada Rabu (25/2/2026).</p>
<p>Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya intensitas curah hujan tinggi di wilayah Kota Makassar. Kebijakan tersebut juga merujuk pada Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Sulawesi Selatan Nomor e.B/ME.02.04/013/KB84/II/2026 tertanggal 23 Februari 2026 yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV.</p>
<p>Dalam peringatan tersebut disebutkan bahwa kondisi cuaca berpotensi memicu genangan air, banjir, hingga gangguan keselamatan dan kesehatan warga satuan pendidikan.</p>
<p>Untuk mengantisipasi risiko tersebut, seluruh aktivitas belajar tatap muka dihentikan sementara dan dialihkan ke pembelajaran daring mulai 25 hingga 28 Februari 2026.</p>
<p>Kepala Disdik Makassar, Achi Soleman, menginstruksikan para guru tetap melaksanakan pembelajaran sesuai jadwal dengan metode yang efektif dan proporsional.</p>
<p>Sementara itu, siswa diminta mengikuti pembelajaran dari rumah secara tertib. Orang tua atau wali murid juga diminta berperan aktif mengawasi serta memastikan anak-anaknya mengikuti kegiatan belajar daring dengan baik.</p>
<p>Dinas Pendidikan berharap kebijakan ini dapat dijalankan secara disiplin oleh seluruh satuan pendidikan demi menjaga keselamatan peserta didik sekaligus memastikan proses belajar tetap berjalan di tengah potensi cuaca ekstrem.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/hujan-ekstrem-disdik-makassar-liburkan-tatap-muka-4-hari-dan-terapkan-sekolah-daring/">Hujan Ekstrem, Disdik Makassar Liburkan Tatap Muka 4 Hari dan Terapkan Sekolah Daring</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem Terjang Makassar, 102 Pohon Tumbang dalam Sebulan</title>
		<link>https://dotnews.co.id/cuaca-ekstrem-terjang-makassar-102-pohon-tumbang-dalam-sebulan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2026 04:49:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5899</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 08 Februari 2026 (Dotnews) — Cuaca ekstrem...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/cuaca-ekstrem-terjang-makassar-102-pohon-tumbang-dalam-sebulan/">Cuaca Ekstrem Terjang Makassar, 102 Pohon Tumbang dalam Sebulan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 08 Februari 2026 (Dotnews)</strong> </em>— Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Makassar sepanjang Januari 2026 memicu meningkatnya kejadian pohon tumbang di berbagai wilayah kota. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mencatat, sebanyak 102 pohon tumbang hanya dalam kurun waktu satu bulan.</p>
<p>Kepala DLH Kota Makassar, Helmy Budiman, mengungkapkan bahwa data tersebut dihimpun dari laporan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat 112 dan Aplikasi Lontara+.</p>
<p>“Sepanjang Januari 2026 tercatat 102 kejadian pohon tumbang, tersebar di hampir seluruh kecamatan di Kota Makassar,” kata Helmy, Minggu (8/2/2026).</p>
<p>Selain kejadian pohon tumbang, DLH juga menindaklanjuti 296 laporan pemangkasan pohon dan melakukan penebangan di 56 titik berdasarkan hasil kajian teknis. Tingginya angka tersebut mencerminkan meningkatnya risiko keselamatan warga akibat cuaca ekstrem.</p>
<p>Menurut Helmy, kondisi ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Makassar, terutama dalam memperkuat langkah mitigasi dan penanganan cepat di lapangan.</p>
<p>“Kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan, khususnya saat beraktivitas di ruang terbuka dan jalur lalu lintas yang rawan tertimpa pohon,” ujarnya.</p>
<p>Lonjakan kejadian pohon tumbang juga memicu meningkatnya permintaan warga untuk penebangan pohon di kawasan permukiman dan ruas jalan. Namun, Helmy menegaskan bahwa penanganan pohon tidak bisa dilakukan secara sembarangan.</p>
<p>“Setiap penebangan atau pemangkasan harus melalui kajian teknis. Kami mempertimbangkan banyak aspek, mulai dari arah rebahan pohon, keberadaan jaringan listrik dan internet, hingga potensi kerusakan bangunan di sekitarnya,” jelasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, seluruh proses penanganan pohon besar wajib diawali dengan survei lapangan dan supervisi teknis oleh petugas berwenang agar pelaksanaannya aman dan bertanggung jawab.</p>
<p>DLH Makassar menegaskan bahwa penebangan pohon di wilayah kota hanya dapat dilakukan melalui prosedur resmi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sekaligus untuk menjaga keberlanjutan fungsi ruang terbuka hijau (RTH).</p>
<p>Helmy memaparkan, proses penebangan pohon membutuhkan waktu sekitar tujuh hari kerja sejak permohonan diajukan hingga pelaksanaan di lapangan. Proses diawali dengan pengajuan surat permohonan, dilanjutkan disposisi internal, survei lapangan, penyusunan berita acara, analisis teknis, hingga penerbitan surat izin resmi oleh Kepala DLH.</p>
<p>“Setelah izin diterbitkan, barulah petugas lapangan melakukan penanganan sesuai rekomendasi teknis,” katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, Helmy mengingatkan bahwa penebangan pohon secara ilegal dilarang tegas berdasarkan Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penataan dan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau. Aturan tersebut melarang penebangan, pemindahan, maupun perusakan pohon dan taman tanpa izin resmi dari DLH.</p>
<p>DLH Makassar pun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penebangan pohon secara sepihak. Warga diminta segera melapor apabila menemukan pohon tumbang atau berpotensi membahayakan keselamatan.</p>
<p>“Silakan laporkan melalui hotline DLH Makassar di nomor 0811-4110-0777 agar dapat segera kami tindak lanjuti,” pungkasnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/cuaca-ekstrem-terjang-makassar-102-pohon-tumbang-dalam-sebulan/">Cuaca Ekstrem Terjang Makassar, 102 Pohon Tumbang dalam Sebulan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem Landa Makassar, Wali Kota Tetapkan Status Siaga dan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan</title>
		<link>https://dotnews.co.id/cuaca-ekstrem-landa-makassar-wali-kota-tetapkan-status-siaga-dan-imbau-warga-tingkatkan-kewaspadaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2026 12:30:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5690</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 21 Januari 2026 (Dotnews) – Kota Makassar...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/cuaca-ekstrem-landa-makassar-wali-kota-tetapkan-status-siaga-dan-imbau-warga-tingkatkan-kewaspadaan/">Cuaca Ekstrem Landa Makassar, Wali Kota Tetapkan Status Siaga dan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 21 Januari 2026 (Dotnews)</strong> </em>– Kota Makassar kembali dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai angin kencang dalam beberapa hari terakhir. Kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi menimbulkan berbagai dampak, mulai dari genangan banjir, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas masyarakat, khususnya di wilayah rawan dan kawasan pesisir.</p>
<p>Menyikapi situasi tersebut, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, demi menghindari risiko yang dapat mengancam keselamatan.</p>
<p>“Pemerintah Kota Makassar telah menetapkan status siaga untuk mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem yang lebih luas. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” ujar Munafri saat ditemui di Balai Kota Makassar, Rabu (21/1/2026) petang.</p>
<p>Munafri menyebutkan, intensitas hujan dan angin kencang yang terjadi saat ini tergolong berbahaya. Hal itu terlihat dari sejumlah kejadian pohon tumbang yang tidak hanya patah, tetapi juga tercabut hingga ke akar.</p>
<p>“Kondisi ini menunjukkan bahwa Makassar sedang berada dalam situasi siaga. Diperlukan kewaspadaan ekstra dari seluruh masyarakat,” katanya.</p>
<p>Ia menegaskan, warga diimbau untuk tidak memaksakan diri beraktivitas di luar rumah, terutama saat hujan deras dan angin kencang masih berlangsung. Pengguna jalan juga diminta lebih berhati-hati karena jalanan licin, jarak pandang terbatas, serta potensi pohon tumbang.</p>
<p>Pemerintah Kota Makassar, lanjut Munafri, telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di titik-titik rawan genangan, abrasi, dan lokasi yang memiliki potensi pohon tumbang.</p>
<p>Selain wilayah daratan, perhatian khusus juga diberikan kepada kawasan pesisir dan kepulauan. Munafri mengimbau nelayan dan warga yang beraktivitas di laut agar lebih berhati-hati, mengingat kondisi perairan Selat Makassar dilaporkan mengalami gelombang cukup tinggi.</p>
<p>Imbauan tersebut disampaikan seiring dengan informasi dan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan bahwa wilayah Makassar dan sekitarnya masih berpotensi diguyur hujan disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan.</p>
<p>Wali Kota juga meminta camat dan lurah untuk aktif memantau kondisi di wilayah masing-masing serta memastikan respons cepat apabila terjadi genangan banjir, pohon tumbang, atau keadaan darurat lainnya.</p>
<p>Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Pekerjaan Umum (PU), turut diminta siaga penuh guna meminimalkan risiko dan memastikan keselamatan masyarakat.</p>
<p>Pemerintah Kota Makassar terus melakukan koordinasi lintas instansi serta mengajak masyarakat untuk mengikuti informasi cuaca resmi dari BMKG dan segera melaporkan kondisi darurat di lingkungan sekitar.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/cuaca-ekstrem-landa-makassar-wali-kota-tetapkan-status-siaga-dan-imbau-warga-tingkatkan-kewaspadaan/">Cuaca Ekstrem Landa Makassar, Wali Kota Tetapkan Status Siaga dan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem Masih Berlangsung, Pemkot Makassar Klaim Dampak Banjir Menurun</title>
		<link>https://dotnews.co.id/cuaca-ekstrem-masih-berlangsung-pemkot-makassar-klaim-dampak-banjir-menurun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 11:02:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5642</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 14 Januari 2026 (Dotnews) &#8211; Banjir tahunan...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/cuaca-ekstrem-masih-berlangsung-pemkot-makassar-klaim-dampak-banjir-menurun/">Cuaca Ekstrem Masih Berlangsung, Pemkot Makassar Klaim Dampak Banjir Menurun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 14 Januari 2026 (Dotnews)</strong></em> &#8211; Banjir tahunan yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kota Makassar mulai menunjukkan tren penurunan dampak. Pemerintah Kota Makassar mencatat, dari tiga kecamatan yang selama ini menjadi langganan banjir, kali ini hanya satu wilayah yang sempat melakukan pengungsian, itupun dalam waktu singkat.</p>
<p>Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan, kondisi tersebut mencerminkan perbaikan dalam penanganan banjir, meski Kota Makassar masih berada dalam periode cuaca ekstrem.</p>
<p>Hal itu disampaikan Munafri dalam siaran pagi Jurnal Nusantara Kompas TV yang terhubung secara langsung dari Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Rabu (14/01/2026).</p>
<p>“Dari lima posko pengungsian yang sempat dibuka, saat ini tersisa dua posko dengan sekitar 50 kepala keluarga. Ini menandakan situasi sudah jauh lebih terkendali dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Munafri.</p>
<p>Menurutnya, faktor banjir di Makassar tidak bisa dilepaskan dari kondisi geografis kota. Wilayah yang rawan genangan umumnya berada di daerah cekungan serta bantaran sungai, sehingga berpotensi menahan air saat curah hujan tinggi.</p>
<p>Kondisi tersebut diperparah oleh hujan ekstrem yang berdasarkan informasi BMKG diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Februari.</p>
<p>Meski demikian, Munafri menekankan bahwa penyebab warga mengungsi bukan semata akibat ketinggian air, melainkan karena terganggunya sistem sanitasi rumah tangga.</p>
<p>Terendamnya fasilitas toilet dan saluran limbah membuat sebagian warga harus meninggalkan rumah untuk sementara waktu.</p>
<p>Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Makassar tengah menyiapkan langkah-langkah teknis berbasis kajian. Kajian diarahkan pada perbaikan sistem aliran air agar tidak terjebak di kawasan permukiman rawan banjir.</p>
<p>“Kita melakukan kajian bersama sejumlah universitas dan berkoordinasi dengan balai yang menangani sungai di Makassar, untuk menentukan alur air yang tepat dan mengurangi genangan berulang,” jelasnya.</p>
<p>Di tengah kondisi cuaca ekstrem ini , Munafri juga meningkatkan status kesiapsiagaan. Ia menghimbau seluruh perangkat daerah terkait, mulai dari BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, hingga Dinas Sosial, disiagakan untuk merespons cepat potensi bencana, termasuk menyiapkan shelter, logistik, dan kebutuhan dasar warga.</p>
<p>Munafri turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak lanjutan cuaca ekstrem, seperti angin kencang, pohon tumbang, dan gelombang tinggi di wilayah pesisir.</p>
<p>“Keselamatan warga menjadi prioritas. Pemerintah memastikan seluruh sumber daya siap digunakan jika terjadi kondisi darurat,” tegasnya.</p>
<p>Munafri berharap upaya pengendalian banjir melalui kajian ilmiah dapat segera menemukan jawaban dalam memperbaiki sistem drainase dan tata kelola air, khususnya di wilayah yang selama ini menjadi titik rawan banjir tahunan.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/cuaca-ekstrem-masih-berlangsung-pemkot-makassar-klaim-dampak-banjir-menurun/">Cuaca Ekstrem Masih Berlangsung, Pemkot Makassar Klaim Dampak Banjir Menurun</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hadapi Cuaca Ekstrem, Wali Kota Makassar Instruksikan Jajaran Siaga 24 Jam</title>
		<link>https://dotnews.co.id/hadapi-cuaca-ekstrem-wali-kota-makassar-instruksikan-jajaran-siaga-24-jam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jan 2026 07:31:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5586</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 08 Januari 2026 (Dotnews) &#8211; Di tengah...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/hadapi-cuaca-ekstrem-wali-kota-makassar-instruksikan-jajaran-siaga-24-jam/">Hadapi Cuaca Ekstrem, Wali Kota Makassar Instruksikan Jajaran Siaga 24 Jam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 08 Januari 2026 (Dotnews)</strong> </em>&#8211; Di tengah meningkatnya intensitas cuaca ekstrem, curah hujan mengguyur Kota Makassar, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin kembali menunjukkan sikap responsif dalam menjaga keselamatan warganya.</p>
<p>Mengantisipasi dampak curah hujan tinggi disertai angin kencang, Munafri mengeluarkan instruksi siaga penuh kepada seluruh jajaran pemerintah, mulai dari kepala SKPD, camat, lurah, hingga perangkat paling bawah di tingkat RT/RW.</p>
<p>Seluruh aparatur diminta siaga 24 jam dan aktif memantau kondisi wilayah masing-masing, guna memastikan potensi bencana dapat terdeteksi dan ditangani sejak dini.</p>
<p>Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran pemerintah dalam menghadapi musim angin kencang dan curah hujan tinggi yang berpotensi menimbulkan dampak langsung bagi masyarakat.</p>
<p>Appi menginstruksikan kepada jajaran SKPD, camat, lurah hingga perangkat paling bawah di tingkat RT/RW, Munafri menekankan bahwa menjaga Kota Makassar, dari berbagai potensi risiko telah menjadi maklumat bersama dan tanggung jawab kolektif seluruh elemen pemerintah.</p>
<p>&#8220;Karena ini musim cuaca ekstrem, kepala seluruh SKPD, Kadis, camat dan Lurah hingga RT/RW. Tetap siaga pantau lingkungan sekitar,&#8221; seruan Munafri, Kamis (8/1/2026).</p>
<p>Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan perlindungan maksimal bagi masyarakat, sekaligus memastikan respons cepat di tengah ancaman cuaca ekstrem yang kian tidak menentu.</p>
<p>Ia secara khusus mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk siaga penuh di tengah meningkatnya intensitas hujan. Munafri menegaskan, pemerintah tidak boleh membiarkan ada masyarakat yang terdampak langsung tanpa kehadiran dan campur tangan negara.</p>
<p>&#8220;Curah hujan tinggi ini harus kita sikapi dengan kesiapsiagaan. Saya minta semuanya jajaran standby, memastikan tidak ada masyarakat yang terdampak langsung, harus bergerak ada kehadiran Pemerintah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dengan langkah kesiapsiagaan dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Pemerintah Kota Makassar berharap dampak cuaca ekstrem dapat diminimalkan serta keselamatan warga tetap terjaga.</p>
<p>Dia juga mengingatkan seluruh jajaran bekerja secara terukur, responsif, dan komunikatif di lapangan. Oleh sebab itu, Appi memastikan bahwa Pemerintah Kota Makassar fokus, konsentrasi, kepedulian, dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah melayani masyarakat di situasi saat ini.</p>
<p>&#8220;Ini penting, saya ingatkan, fokus dan konsentrasi dalam bekerja, kepedulian dan integritas dalam bekerja. Ini akan menjadi penting bagi kita semua,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Munafri juga menyampaikan imbauan langsung kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan dan angin kencang.<br />
Ia meminta warga untuk lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas di luar rumah.</p>
<p>Khususnya di area yang banyak terdapat pohon pelindung dan pohon penghijauan di sepanjang jalan, yang berpotensi tumbang sewaktu-waktu.</p>
<p>&#8220;Kami imbau masyarkat untuk lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di sekitar pohon-pohon penghijauan di jalan, karena bisa saja tumbang akibat angin kencang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, Munafri juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai bahaya arus listrik akibat kondisi cuaca ekstrem, yang dapat menimbulkan risiko serius, terutama bagi anak-anak.</p>
<p>&#8220;Antisipasi arus listrik, ini bisa sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak kecil. Kita minta masyarakat benar-benar memperhatikan hal ini,&#8221; tutup Munafri.</p>
<p>Tak hanya di daratan, orang nomor satu Kota Makasar itu, menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar untuk aktif melakukan pemantauan terhadap warga di wilayah kepulauan.</p>
<p>Instruksi tersebut diberikan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi risiko, terutama di tengah kondisi cuaca gelombang tinggi dan angin kencang di laut.</p>
<p>&#8220;BPBD lakukan, pemantauan dilakukan di laut, untuk memastikan keselamatan warga sekaligus antisipasi, mengetahui secara cepat kondisi yang terjadi di lapangan,&#8221; imbuh mantan Bos PSM itu.</p>
<p>Munafri menegaskan, kehadiran BPBD Kota mewakili Pemerintah, sehingga dirasakan hingga ke wilayah pulau, terutama dalam situasi yang berpotensi menimbulkan dampak kebencanaan.</p>
<p>&#8220;BPBD harus aktif memantau kondisi warga di pulau-pulau, agar setiap perkembangan bisa segera direspons,&#8221; seruan Appi.</p>
<p>Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga keselamatan warga di Pulau serta meningkatkan kesiapsiagaan bencana, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah rawan dan terluar kota.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/hadapi-cuaca-ekstrem-wali-kota-makassar-instruksikan-jajaran-siaga-24-jam/">Hadapi Cuaca Ekstrem, Wali Kota Makassar Instruksikan Jajaran Siaga 24 Jam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem Ancam Perairan Makassar, BPBD Intensifkan Patroli dan Imbauan Keselamatan</title>
		<link>https://dotnews.co.id/cuaca-ekstrem-ancam-perairan-makassar-bpbd-intensifkan-patroli-dan-imbauan-keselamatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2025 19:42:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[bpbd kota makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5394</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 28 Desember 2025 (Dotnews) — Pemerintah Kota...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/cuaca-ekstrem-ancam-perairan-makassar-bpbd-intensifkan-patroli-dan-imbauan-keselamatan/">Cuaca Ekstrem Ancam Perairan Makassar, BPBD Intensifkan Patroli dan Imbauan Keselamatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 28 Desember 2025 (Dotnews)</strong></em> — Pemerintah Kota Makassar, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang diprediksi meningkat di wilayah Kota Makassar, baik di daratan maupun perairan laut.</p>
<p>Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli, menuturkan bahwa sebagai langkah antisipatif, BPBD Kota Makassar secara aktif melakukan patroli laut sekaligus menyampaikan imbauan dan peringatan dini kepada masyarakat terkait potensi cuaca ekstrem yang dapat membahayakan keselamatan.</p>
<p>&#8220;Kami lakukan juga patroli laut, siaga menyampaikan imbauan, khususnya bagi nelayan, pelaku wisata bahari, serta pengguna transportasi laut dan aktivitas wisata perairan. Dan petugas BPBD tetap siaga di pesisir,&#8221; jelas Muhammad Fadli, Minggu (28/12/2025).</p>
<p>Ia menyampaikan bahwa berdasarkan informasi cuaca terbaru, wilayah perairan selat Makassar berpotensi mengalami kondisi cuaca ekstrem yang cukup berisiko.</p>
<p>Potensi tersebut meliputi angin kencang dengan kecepatan hingga ±14 knot serta gelombang laut tinggi yang dapat mencapai ±3 meter.</p>
<p>Lanjut dia, kondisi cuaca ini sangat berbahaya dan berpotensi mengancam keselamatan jiwa serta sarana pelayaran.</p>
<p>&#8220;Oleh karena itu, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya nelayan, pelaku wisata bahari, dan pengguna jasa transportasi laut, untuk sementara waktu menghindari aktivitas di wilayah perairan,&#8221; imbuh Fadli.</p>
<p>BPBD Kota Makassar juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri untuk melaut maupun melakukan kegiatan wisata di perairan selama cuaca ekstrem berlangsung.</p>
<p>Selain itu, warga pesisir diminta untuk mengamankan perahu, kapal kecil, dan perlengkapan melaut lainnya agar terhindar dari kerusakan akibat gelombang tinggi dan angin kencang.</p>
<p>&#8220;Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca resmi dari instansi terkait serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sebagai bentuk kesiapan menghadapi kemungkinan situasi darurat, BPBD Kota Makassar telah menyiapkan dua unit perahu karet rescue standar BPBD yang siap digunakan untuk operasi penyelamatan dan evakuasi apabila dibutuhkan.</p>
<p>BPBD Kota Makassar juga membuka layanan darurat dan pengaduan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kondisi darurat akibat cuaca ekstrem.</p>
<p>Layanan tersebut dapat diakses melalui nomor darurat 112, aplikasi Lontara+, serta layanan BPBD Kota Makassar di nomor 081551121112.</p>
<p>&#8220;Pemerintah Kota Makassar mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengutamakan keselamatan, serta bersama-sama mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Diketahui, berdasarkan rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebanyak 12 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan berpotensi mengalami curah hujan tinggi dalam beberapa waktu ke depan.</p>
<p>Daerah tersebut meliputi Kabupaten Bantaeng, Barru, Bone, Bulukumba, Gowa, Jeneponto, Maros, Pangkep, Sinjai, Soppeng, Takalar, serta Kota Makassar.</p>
<p>Dari wilayah yang diprediksi terdampak, sebagian telah masuk dalam kategori waspada, siaga, hingga awas, sehingga memerlukan perhatian dan langkah antisipasi yang serius.</p>
<p>Kondisi cuaca ekstrem ini dinilai sangat rawan memicu terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti banjir bandang dan tanah longsor, terutama di daerah dengan topografi perbukitan dan kawasan aliran sungai.</p>
<p>Oleh karena itu, sejumlah daerah yang masuk status siaga patut mendapatkan kewaspadaan lebih, baik dari pemerintah daerah maupun masyarakat.</p>
<p>Kesiapsiagaan dini, koordinasi lintas sektor, serta peningkatan kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem tersebut.</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/cuaca-ekstrem-ancam-perairan-makassar-bpbd-intensifkan-patroli-dan-imbauan-keselamatan/">Cuaca Ekstrem Ancam Perairan Makassar, BPBD Intensifkan Patroli dan Imbauan Keselamatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem Mengintai Jelang Tahun Baru, Pemkot Makassar Siagakan Seluruh Jajaran</title>
		<link>https://dotnews.co.id/cuaca-ekstrem-mengintai-jelang-tahun-baru-pemkot-makassar-siagakan-seluruh-jajaran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2025 05:49:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Aliyah Mustika Ilham]]></category>
		<category><![CDATA[Munafri Arifuddin]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Makassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dotnews.co.id/?p=5385</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAKASSAR, 28 Desember 2025 (Dotnews) &#8211; Badan Meteorologi,...</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/cuaca-ekstrem-mengintai-jelang-tahun-baru-pemkot-makassar-siagakan-seluruh-jajaran/">Cuaca Ekstrem Mengintai Jelang Tahun Baru, Pemkot Makassar Siagakan Seluruh Jajaran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>MAKASSAR, 28 Desember 2025 (Dotnews)</strong></em> &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar merilis peringatan dini cuaca ekstrem menjelang pergantian Tahun Baru 2026.</p>
<p>Sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar, diperkirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, serta angin kencang dalam beberapa hari ke depan.</p>
<p>BMKG menyebutkan, potensi cuaca ekstrem tersebut diperkirakan berlangsung hingga malam pergantian tahun 2025 ke 2026.</p>
<p>Pada Sabtu (27/12/2025), cuaca di Kota Makassar sendiri terpantau sejak pagi telah diguyur hujan deras yang berlangsung hingga malam hari, sehingga meningkatkan risiko terjadinya genangan air, antisipasi banjir, serta pohon tumbang di sejumlah wilayah.</p>
<p>Menanggapi peringatan dini tersebut, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem, khususnya ancaman banjir, genangan air, dan pohon tumbang.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau untuk masyarakat memastikan saluran air atau drainase di lingkungan masing-masing berfungsi dengan baik dan tidak tersumbat di lingkungan rumah,&#8221; ujar Munafri, usia rapat paripurna di kantor Balai Kota Makassar, Sabtu (27/12), malam.</p>
<p>Orang nomor satu Kota Makassar itu juga, mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas di luar rumah.</p>
<p>&#8220;Khususnya di area yang terdapat pepohonan besar atau pohon penghijauan di sepanjang jalan yang sewaktu-waktu berpotensi tumbang akibat angin kencang,&#8221; imbuh politisi Golkar itu.</p>
<p>Selain kepada masyarakat, Wali Kota yang akrab disapa Appi itu juga mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hingga pemerintahan terbawah di tingkat kecamatan, kelurahan, serta RT dan RW untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.</p>
<p>Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak menentu memerlukan langkah antisipatif, terutama di wilayah-wilayah yang rawan tergenang air, memiliki banyak pepohonan besar, serta titik-titik rawan yang berpotensi mengganggu aktivitas dan keselamatan warga.</p>
<p>&#8220;Selain itu, masyarakat juga perlu mengantisipasi potensi gangguan arus listrik yang dapat membahayakan, terutama bagi anak-anak. Jika melihat instalasi listrik yang berisiko, segera laporkan kepada pihak terkait,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Wali Kota Makassar turut menginstruksikan kepada seluruh kepala dinas, camat, lurah, hingga RT dan RW agar secara aktif memantau kondisi wilayah masing-masing.</p>
<p>Aparat wilayah diminta turun langsung ke lapangan untuk memastikan situasi lingkungan dan kondisi masyarakat tetap aman.</p>
<p>Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dan kerja cepat dalam menghadapi setiap potensi dampak cuaca ekstrem.</p>
<p>Setiap kejadian atau potensi gangguan akibat cuaca diminta segera dilaporkan secara berjenjang untuk ditindaklanjuti secepatnya.</p>
<p>&#8220;Perlu didirikan posko siaga di setiap kecamatan dan kelurahan guna mempercepat respons apabila terjadi genangan air, banjir, pohon tumbang, atau kondisi darurat lainnya,&#8221; jelas Appi.</p>
<p>Dalam kondisi darurat, Wali Kota meminta agar seluruh perangkat daerah terkait, seperti BPBD Kota Makassar, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, serta Dinas Pemadam Kebakaran, berada dalam kondisi siaga penuh dan siap bergerak cepat sesuai tugas dan kewenangannya.</p>
<p>Selain itu, Munafri juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan membatasi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang.</p>
<p>Warga diminta untuk lebih berhati-hati saat berkendara dan selalu mengutamakan keselamatan.</p>
<p>&#8220;Keselamatan warga adalah prioritas utama. Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dekat wilayah rawan, agar tetap menjaga kesehatan dan melakukan langkah antisipasi sejak dini,&#8221; tutupnya.</p>
<p>Dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada keselamatan dan kenyamanan masyarakat, Pemerintah Kota Makassar mengajak seluruh warga untuk berperan aktif melaporkan setiap kendala atau gangguan yang terjadi di lingkungan sekitar.</p>
<p>Pelaporan yang cepat dan akurat menjadi kunci agar penanganan dapat dilakukan secara sigap, tepat sasaran, dan terkoordinasi. Sebagai wujud komitmen pelayanan publik yang responsif, Pemerintah Kota Makassar menyediakan aplikasi resmi Lontara+ sebagai kanal pengaduan masyarakat.</p>
<p>Melalui aplikasi ini, warga dapat dengan mudah menyampaikan laporan terkait genangan air, banjir, pohon tumbang, gangguan listrik, maupun potensi bahaya lainnya akibat cuaca ekstrem, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait.</p>
<p>Untuk memudahkan penanganan secara cepat dan tepat, kami mohon agar Bapak/Ibu/Saudara/i menyampaikan laporan tersebut melalui aplikasi resmi Pemkot Makassar, yaitu Lontara+.</p>
<p>Jika sudah memiliki aplikasi Lontara+, silakan langsung kirim aduan melalui fitur Layanan Pengaduan Masyarakat yang tersedia di dalamnya. Namun jika belum, silakan download aplikasinya terlebih dahulu melalui link berikut:</p>
<p>📲 Android Play Store<br />
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.makassar.superapps&#038;pcampaignid=web_share</p>
<p>📱 iOS App Store<br />
https://apps.apple.com/id/app/lontara/id6746370727</p>
<p>Setelah laporan masuk melalui Lontara+, pihak terkait akan segera menindaklanjuti. Terima kasih atas partisipasi ta’. Mari sama-sama jaga dan bangun Kota Makassar menjadi lebih baik!</p>
<p>Artikel <a href="https://dotnews.co.id/cuaca-ekstrem-mengintai-jelang-tahun-baru-pemkot-makassar-siagakan-seluruh-jajaran/">Cuaca Ekstrem Mengintai Jelang Tahun Baru, Pemkot Makassar Siagakan Seluruh Jajaran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://dotnews.co.id">Dot NEWS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
