HukrimNasional

13 Anggota Polres Sukoharjo Langgar Disiplin, Propam Temukan Rambut Tak Rapi

×

13 Anggota Polres Sukoharjo Langgar Disiplin, Propam Temukan Rambut Tak Rapi

Sebarkan artikel ini
13 Anggota Polres Sukoharjo Langgar Disiplin, Propam Temukan Rambut Tak Rapi.

Dotnews.co.id, Sukoharjo – Sebanyak 13 personel Polres Sukoharjo kedapatan melanggar aturan kedisiplinan saat menjalani pemeriksaan penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin), Kamis (15/10/2026). Pelanggaran yang ditemukan mulai dari rambut panjang dan tidak rapi hingga tidak membawa kelengkapan identitas diri saat bertugas.

Pemeriksaan yang digelar Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Sukoharjo di Markas Komando (Mako) Polres Sukoharjo itu dipimpin Kasipropam AKP Siswanto.

Petugas memeriksa sejumlah aspek, termasuk sikap tampang, kelengkapan seragam dinas atau gampol, identitas diri, serta kendaraan bermotor. Pemeriksaan juga menyasar telepon genggam personel untuk mengawasi indikasi penggunaan aplikasi judi online (judol).

Dari pemeriksaan tersebut, 13 personel dinyatakan belum memenuhi ketentuan yang berlaku. Temuan itu menjadi bahan evaluasi Propam untuk memastikan anggota Polri tetap menjaga penampilan, kelengkapan administrasi, dan perilaku selama menjalankan tugas.

Pelanggar Diberi Teguran dan Tindakan Disiplin

Personel yang kedapatan melanggar langsung mendapat pengarahan dan teguran. Anggota dengan rambut panjang atau tidak rapi diminta segera merapikan penampilannya, sedangkan mereka yang tidak membawa surat maupun identitas diri diingatkan agar melengkapi dokumen saat bertugas.

Selain teguran, petugas juga memberikan tindakan disiplin berupa sikap jongkok sebagai bagian dari pembinaan terhadap anggota yang melanggar.

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pengawasan internal untuk memastikan setiap personel mematuhi ketentuan institusi, baik dalam hal penampilan, administrasi, maupun perilaku.

Pengawasan Juga Sasar Judi Online

Tak hanya memeriksa kerapian dan kelengkapan dinas, Sipropam turut melakukan pengecekan terhadap indikasi penggunaan aplikasi judi online pada telepon genggam personel.

Langkah ini menjadi bagian dari pengawasan internal untuk mencegah anggota terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum dan menjaga integritas institusi Polri.

Melalui kegiatan Gaktibplin secara berkala, Polres Sukoharjo menekankan bahwa penegakan aturan harus dimulai dari lingkungan internal. Setiap anggota Polri dituntut menunjukkan kedisiplinan dan kepatuhan sebelum menjalankan tugas penegakan hukum di tengah masyarakat.