Dotnews.co.id, Palu — Rencana kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah menjadi salah satu perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Gubernur Anwar Hafid meminta seluruh pihak mematangkan persiapan agar agenda nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 13–15 November 2026 itu berjalan lancar.
Anwar menegaskan, Sulawesi Tengah harus mempersiapkan diri secara serius sebagai tuan rumah, terlebih apabila rencana kehadiran Presiden terealisasi.
“Dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto ke Sulawesi Tengah, itu merupakan kebanggaan bagi masyarakat. Sulawesi Tengah siap menjadi tuan rumah dan kita harus mempersiapkan semuanya dengan sebaik-baiknya,” kata Anwar.
Pernyataan tersebut disampaikan saat Gubernur menghadiri rapat koordinasi persiapan Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah di Gedung Banua Kaili H. Rusdi Toana, Universitas Muhammadiyah Palu, Selasa (20/10/2026).
Dalam pertemuan itu, Anwar meminta persiapan dilakukan secara terperinci, termasuk memastikan kesiapan lokasi, kebutuhan fasilitas, jadwal kegiatan, dan susunan acara.
Ia juga mendorong agar rapat koordinasi lanjutan segera digelar untuk memantapkan berbagai kebutuhan teknis. Dengan koordinasi yang jelas, pemerintah daerah, Muhammadiyah, dan panitia diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai tugas serta tanggung jawab masing-masing.
Keseriusan persiapan tersebut ditindaklanjuti dengan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi yang direncanakan menjadi tempat pelaksanaan kegiatan. Anwar melihat kondisi lapangan dan memberikan arahan terkait fasilitas, penataan kawasan, serta aspek teknis yang perlu diperhatikan.
Bagi pemerintah provinsi, Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah bukan semata agenda organisasi, tetapi juga kesempatan bagi Sulawesi Tengah untuk menunjukkan kesiapan menyelenggarakan kegiatan berskala nasional.
Anwar menegaskan pemerintah provinsi siap memberikan dukungan fasilitas dan kebutuhan lain yang diperlukan melalui koordinasi dengan Muhammadiyah dan panitia pelaksana.
“Ini acara kita juga. Kita ingin Tanwir ini sukses karena merupakan harga diri Sulawesi Tengah,” tegasnya.
Selain menjadi momentum memperkuat hubungan pemerintah dan Muhammadiyah, kegiatan ini diharapkan mendorong kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrohman, Rektor Universitas Muhammadiyah Palu Rajindra, jajaran perangkat daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tengah, panitia pelaksana, dan pihak terkait lainnya.






