HukrimNasional

Pangdam Hasanuddin Ungkap Peluang Penerimaan 19 Ribu Prajurit TNI, Pemuda Sulsel Berpeluang Mengabdi

×

Pangdam Hasanuddin Ungkap Peluang Penerimaan 19 Ribu Prajurit TNI, Pemuda Sulsel Berpeluang Mengabdi

Sebarkan artikel ini
Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan kabar mengenai peluang penerimaan prajurit TNI dalam kegiatan Rolling Akbar dan Deklarasi Damai Kota Makassar.

Dotnews.co.id, Makassar — Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan kabar mengenai peluang penerimaan prajurit TNI dalam kegiatan Rolling Akbar dan Deklarasi Damai Kota Makassar. Ia menyebut TNI membuka pendaftaran dalam jumlah besar, sekitar 19.000 personel, sekaligus menyinggung rencana pendidikan pemuda Sulawesi Selatan di Makassar.

Pernyataan itu disampaikan Bangun Nawoko di hadapan para pemuda, aktivis, dan organisasi kepemudaan saat kegiatan bertema “Satu Jalan, Satu Tujuan untuk Sulsel Damai” di Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Kamis (29/10/2026).

Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara dapat ditempuh melalui berbagai jalur, termasuk menjadi prajurit TNI maupun anggota Polri. Ia mengingatkan bahwa pilihan tersebut harus disertai disiplin, integritas, dan komitmen menjaga persatuan.

“Hari ini saya akan mengabarkan kepada kalian semua kabar gembira. TNI membuka pendaftaran besar-besaran, kurang lebih 19.000 personel. Kami akan mendidik pemuda-pemuda Sulsel dan itu akan dididik di Makassar ini,” ungkap Bangun.

Pernyataan tersebut membuka perhatian pada peluang bagi generasi muda yang ingin mengabdikan diri melalui institusi pertahanan negara. Namun, informasi mengenai jadwal, persyaratan, kuota khusus untuk Sulawesi Selatan, dan mekanisme seleksi tetap perlu merujuk pada pengumuman resmi penerimaan TNI.

Selain menyampaikan peluang pengabdian, Pangdam mengajak pemuda agar menyalurkan energi dan keberanian mereka ke dalam kegiatan yang produktif. Ia menyoroti ancaman narkoba, geng motor, serta perkelahian antarkelompok yang dapat mengganggu keamanan dan merusak masa depan generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan dalam rangkaian deklarasi damai yang turut dihadiri Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. M. Awal Chairuddin dan berbagai elemen kepemudaan.

Menurut Pangdam, semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui aksi nyata untuk menjaga Makassar sebagai tempat yang aman bagi masyarakat, ruang belajar bagi generasi muda, dan lingkungan yang mendukung masa depan mereka.

Ia juga mendorong gerakan menjaga perdamaian dimulai dari diri sendiri, keluarga, teman, hingga lingkungan sekitar. Dengan demikian, semangat pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui profesi di bidang pertahanan dan keamanan, tetapi juga melalui kontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan Rolling Akbar dan Deklarasi Damai tersebut diharapkan memperkuat sinergi TNI, Polri, dan organisasi kepemudaan dalam mencegah kekerasan serta membangun keamanan di Sulawesi Selatan.

Bagi generasi muda, pesan yang mengemuka dalam kegiatan itu adalah pentingnya mengarahkan potensi, keberanian, dan semangat persatuan ke jalur yang produktif demi masa depan pribadi sekaligus kepentingan bangsa.